Foto: Rumah123/Getty
 

Hewan di rumah emang bisa bikin suasana beda. Tapi, asal menempatkan hewan di rumah bukan sikap yang bijak. Butuh penyesuaian atau penataan ruang juga kalau ada penambahan penghuni rumah sekalipun itu cuma seekor hewan.

Nah, buat kamu yang baru mencoba memelihara hewan, beberapa poin berikut ini perlu kamu perhatikan:

Ke-1, persiapkan sebuah kandang yang tentunya kamu sesuaikan dengan desain rumahmu. Sebelumnya, tentukan dulu hewan apa yang kamu akan pelihara. Besar-kecilnya hewan menentukan desain kandang.

Ke-2, kalau kamu ingin mempunyai banyak hewan peliharaan, butuh halaman yang luas. Hal ini akan membuat hewan peliharaan bisa leluasa bermain.

Ke-3, kalau kamu ingin meletakkannya di dalam rumah, siapkan satu ruangan khusus bagi si hewan. Desain ruang ini harus sesuai dengan hewan yang kamu pelihara. Terutama dalam hal sirkulasi, agar bau hewan dan kotorannya tak menyebar ke seluruh ruangan rumah.

Ke-4, kalau di rumah ada anak kecil atau anak usia prasekolah, pilih hewan peliharaannya harus cukup pertimbangan. Punya hewan peliharaan di rumah emang bisa bantu para orangtua mengajarkan anak tentang konsep kebaikan, kasih sayang, kesabaran, dan tanggung jawab.

Ke-5, berikut ini beberapa hewan peliharaan yang biasanya dipilih untuk anak prasekolah menurut American Academy of Child and Adolescent Psychiatry (AACAP)

Ikan

Ikan bisa jadi pilihan pertama yang terbaik, terutama karena jika ditempatkan di tempat yang tepat tak akan dapat dijangkau oleh anak, dan hanya memerlukan sedikit perawatan. Namun, jenis ikan eksotik butuh peralatan khusus yang bisa bikin pengeluaran membengkak. Pertimbangkan pula bahwa ikan mudah mati.

Burung

Burung adalah teman yang menyenangkan dan bisa disimpan di tempat yang tak bisa dijangkau anak prasekolah. Namun, kandang burung perlu sering dibersihkan. Burung parkit, nuri, dan kakak tua gak cocok untuk anak-anak karena memerlukan perhatian yang besar. Juga bisa mengakibatkan luka yang serius kalau menggigit si kecil.

Marmut/Hamster

Marmut dan hamster, juga mamalia kecil lain, sering direkomendasikan untuk anak prasekolah karena bisa dipegang. Namun, seperti burung, mereka tinggal di kandang yang harus sering dibersihkan.

Foto: Rumah123/Getty
 

Anjing

Hewan mamalia ini adalah teman terbaik bagi manusia, namun binatang agresif ini kurang aman bagi anak-anak yang mungkin secara tak sengaja membuat kesal si anjing. Anjing juga butuh banyak latihan seperti lari dan jalan-jalan, juga perlu banyak perhatian. Bila orangtua memilih anjing yang bukan dari jenis ganas dan bersedia meluangkan waktu untuk mengajari anak melatih sang anjing, maka persahabatan yang erat antara anak dan anjing mungkin sekali akan terjadi.

Kucing

Kucing baik untuk anak-anak karena butuh sedikit perhatian. Namun, seperti halnya anjing, kucing tak suka diajak main kasar. Biasakanlah cuci tangan setelah main-main dengan kucing, karena kucing menebarkan kuman toksoplasma.

Kura-kura, Iguana, Ular

Sebaiknya hewan-hewan ini jangan dipelihara kalau punya anak-anak usia prasekolah, karena sifat responsifnya. Ketiga jenis binatang ini juga bisa mentransmit salmonella ke tubuh manusia.

Ke-6, Suntik Anti-rabies dibutuhkan kalau memelihara hewan tertentu. Khusus untuk marmut, iguana, kelinci, kucing, dan anjing, mintalah suntikan anti-rabies pada dokter hewan.

Bagikan: 514 kali