Ilustrasi Pelaku Industri Digital (Foto: Rumah123/News.com.au)

Sinar Mas Land menjalin kerja sama dengan Citramas Group untuk membangun kawasan ekonomi digital di Nongsa, Batam. Penandatanganan kerja sama dalam bentuk joint venture ini dilakukan di Singapura pada Jumat, 22 Februari 2019.

Sinar Mas Land dikenal sebagai salah satu perusahaan pengembang terbesar di Indonesia, sementara Citramas Group merupakan perusahaan yang bergerak di bidang digital.

Komposisi kerja sama kedua perusahaan adalah sama-sama 50 persen. Kedua perusahaan akan menanamkan investasi sebesar Rp350 miliar.

Baca juga: Sinar Mas Land Rilis Cluster Terbaru Hayfield di Grand City Balikpapan

Dua perusahaan akan membangun dan mengembangkan wilayah seluas 8 hektare di kawasan Nongsa. Lokasi ini strategis karena bisa diakses dalam tempo 30 menit dari Singapura dengan menggunakan kapal ferry dan hanya berjarak 15 menit dari Bandara International Hang Nadim, Batam.

“Kami melihat pengembangan ekonomi digital sangat penting bagi Indonesia menuju era industri 4.0. Oleh karena itu, Sinar Mas Land memprioritaskan pengembangan yang sejalan dengan kemajuan teknologi,” ujar Grup CEO Sinar Mas Land, Michael Widjaja seperti dikutip dari keterangan pers yang diterima oleh Rumah123.com.

“Setelah sukses mengembangkan kota digital pintar di BSD City, kami akan menerapkan konsep ini di Nongsa untuk membangun kota digital yang mendukung ekonomi digital Indonesia serta memberikan kehidupan yang baik bagi masyarakat Batam,” lanjut Michael.

Baca juga: Sinar Mas Land Lakukan Groundbreaking The Nove Sesuai Jadwal

Sementara CEO Citramas Group, Mike Wiluan menyatakan bahwa, “Sinar Mas Land dan Citramas telah berdampingan sejak tahun 1985 dan mempunyai kepentingan yang sama untuk memajukan Batam.”

“Hari ini, saya senang bahwa perusahaan kami akan memulai visi yang saling terkait untuk berkolaborasi dalam pengembangan Nongsa Digital Park dengan memanfaatkan pertumbuhan ekonomi digital global yang berkembang pesat,” lanjut Mike.

Pengembangan kawasan Nongsa ini yang strategis ini menjadi pertimbangan kedua perusahaan. Lokasi yang dekat dengan Singapura dan ketersediaan pekerja teknologi digital dengan biaya kompetitif tentu akan menarik para pelaku industri digital.

Baca juga: Sinar Mas Land Hadirkan Pusat Kuliner di Grand Wisata Bekasi

Bagikan: 487 kali