Struktur tanah di Indonesia sangat dipengaruhi oleh geografis dan iklim. Simak hal yang harus kamu tahu di sini selengkapnya. 

struktur tanah

Struktur tanah merupakan salah satu bagian terpenting dalam bangunan rumah, sekalipun saat kamu ingin bercocok tanam.

Pasalnya, unsur organik yang baik untuk kebutuhan manusia, maupun tumbuhan adalah hal penting.

Ada beberapa unsur tanah yang baik untuk kehidupan dan ekosistem manusia maupun tumbuhan, khususnya mineral dan udara.

Jika hal ini tidak terjadi, maka oksigen yang dihasilkan justru akan berkurang, sekalipun kehidupan manusia maupun tumbuhan dan hewan bisa saja berakhir.

Oleh sebab itu, melestarikan kualitas  tanah menjadi hal yang penting untuk dilakukan bersama.

Lantas, seperti apa cara penting dalam menjaga struktur tanah? Simak pembahasannya bersama-sama!

Apa itu tekstur dan struktur tanah? 

Sebelum mengetahui lebih dalam, pastinya banyak orang yang bertanya-tanya mengenai tekstur dan struktur tanah.

Secara umum,  dua hal ini sifatnya serupa tapi tidak sama.

Pasalnya, struktur tanah dapat diartikan sebagai bagian dari pasir, tanah liat, dan juga debu yang terbentuk secara alamiah, serta dibatasi oleh tingkatan serta sifat-sifat yang berbeda.

Karakteristik sangat ditentukan oleh iklim geografis pada suatu wilayah, baik dataran rendah, dekat laut maupun dataran tinggi.

Sebagai contoh, struktur dan karakteristik tanah di dataran tinggi berstruktur remah, sementara di daerah yang rendah cenderung menyerupai prisma.

Sementara, tekstur tanah bisa dilihat secara kasat mata dan mudah untuk dirasakan oleh tangan, baik dari aspek kelembutan maupun tingkat kasar.

Adapun, tekstur tanah merujuk pada klasifikasi dan faktor kualitatif dari sebuah lahan pada suatu wilayah.

Tekstur sebidang tanah tampak jelas dan bisa kamu rasakan di lapangan, sekalipun dalam suatu laboratorium pertanahan.

Selain itu, baik tekstur maupun struktur tanah juga harus memperhatikan unsur hara, mengingat ada bagian tanah yang pastinya layak untuk digunakan dalam bercocok tanam.

Baca Juga: 7 Jenis Tanaman Sukulen Terpopuler dan Cara Mudah Merawatnya di Rumah

Mengenal jenis-jenis struktur dan tekstur tanah 

Ada beberapa jenis struktur dan tekstur tanah yang perlu kamu ketahui, khususnya untuk kamu yang ingin membeli rumah dalam bentuk tanah.

Untuk itu, simak beberapa detailnya melalui deskripsi berikut ini selengkapnya. 

1. Lempeng (Platy):

Struktur dalam bentuk sumbu vertikal yang lebih pendek dibandingkan struktur horizontalnya.

2. Prismatik (Prismatic):

Kondisi struktur vertikal lebih panjang dari sumbu horizontal, dan sisi atas yang berbentuk tidak membulat.

3. Tiang (Columnar):

Sumbu vertikal lebih panjang dari sumbu horizontal, namun sisi atas terlihat sedikit membulat.

4. Gumpal bersudut (Angular Blocky):

Sumbu vertikal dan horizontal sama sisi, namun tanah membentuk struktur yang sedikit tajam.

5. Gumpal membulat (Subangular Blocky):

Kondisi sumbu yang sama dengan gumpal bersudut, hanya saja struktur tanah membentuk sisi membulat.

6. Butiran (Granular):

Membulat dengan banyak sisi dengan gumpal tidak berpori.

7. Remah (Grumb):

Struktur membulat dengan banyak sisi yang berpori.

Selain mengetahui struktur tanah, kamu pun juga harus mengetahui tekstur tanah dengan deskripsi berikut.

Tekstur halus atau kasar beliat: Tanah tersebut memiliki 37,5% kandungan di dalamnya, baik berdebu atau liat berpasir. 

Adapun, tekstur tanah tersebut merujuk layaknya seperti tanah liat dengan porous kecil, dan tanah dengan unsur debu cenderung memiliki porous yang sedang.

Tanah bertekstur sedang atau bergelembung terdiri dari beberapa aspek antara lain : 

1. Bertekstur sedang : Berdebu, berpasir halus, dengan sedikit debu

2. Tekstur sedikit kasar : mempunyai karakter lempung berpasir.

3. Sedang dan agak halus : Dilengkapi oleh tekstur liat berdebu dan berpasir.

Tanah berpasir atau bertekstur kasar : Komposisi tanah merujuk 70% secara menyeluruh, dengan tekstur pasir yang memiliki pasir lempung.

Mengenai struktur dan fungsi tanah khususnya dalam bentuk bangunan rumah maupun properti

Tak hanya sekadar mengetahui karakter saja, fungsi tekstur dan struktur tanah secara umum juga merujuk pada dua hal, khususnya irigasi dan unsur hara dalam bercocok tanam.

Adapun, ukuran partikel tanah bisa jadi faktor penentu luas permukaan tanah, sekalipun reaksi dan fisik kimia di dalamnya.

Tanah dengan karakteristik maupun tekstur yang halus memiliki luas permukaan minimal, sehingga sulit menahan dan meyerap air dan berbagai kandungan kimia di dalam tanah.

Sementara, tekstur tanah yang memiliki luas permukaan maksimal cenderung memiliki karakteristik unsur hara yang lebih baik dan subur.

Oleh sebab itu, struktur tanah sangat dipengaruhi ketersediaan air, infiltrasi, dan sistem pemupukan tanah.

Baca Juga: 13 Contoh Taman Dalam Rumah yang Sukses Bikin Hunian Sempit jadi Asri

Demikian beberapa hal yang perlu kamu tahu dalam menjaga ekosistem tanah yang baik pada sebuah lahan.

Yuk, cari tahu inspirasi menarik seputar hunian idaman selengkapnya di artikel.rumah123.com selengkapnya. 

"Sedang mencari lokasi gudang di Makassar? Kamu bisa cek Titanium Smart Warehouse di sini selengkapnya."

Bagikan:
2037 kali