Listrik token prabayar memang dinilai lebih menguntungkan bagi sebagian orang. Berencana untuk beralih ke sana? Yuk, ketahui dulu biaya pasang listrik prabayar.

biaya pasang listrik - rumah123.com

Listrik prabayar atau listrik token merupakan jenis listrik baru yang PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Listrik dengan sistem prabayar memiliki skema pembayaran yang mirip dengan pengisian pulsa nomor handphone. Kalau mau listrik menyala, kamu harus isi voucher listrik terlebih dahulu. Skema pembayaran pada jenis listrik ini memang menawarkan beberapa kelebihan dibandingkan dengan listrik pascabayar.

Pemakaian listrik jadi lebih terkontrol, dan tidak ada pemutusan sambungan listrik karena telat bayar. Inilah yang menyebabkan banyak orang yang beralih ke listrik pintar prabayar. Bagi kamu yang mau beralih ke listrik prabayar, ketahui dulu yuk syarat dan biaya pasang listrik-nya!

Baca juga: Pasang AC 1/2 PK atau 1 PK, Sesuaikan Dulu dengan Daya Listrik dan Luas Ruangan!

Syarat Pasang Listrik Token Prabayar

Pengajuan pemasangan listrik token prabayar, bisa kamu lakukan dengan langkah-langkah ini:

1. Pertama-tama, siapkan dulu dokumen-dokumen berikut ini:

- Fotokopi KTP, atau identitas lainnya seperti KTP atau SIM

- Denah lokasi rumah untuk memudahkan petugas saat survei lapangan

- Surat layak operasi (SLO)

- Struk pembayaran biaya penyambungan

- Materai Rp 6.000 dua lembar

2. Setelah menyiapkan dokumen tersebut, pemohon harus mendaftar via website www.pln.co.id atau lewat Contact Center PLN 123 serta menginformasikan optional rekening listrik tetangga terdekat agar memudahkan saat proses survei.

Baca juga: Lebih Murah Mana, Pakai Listrik Prabayar atau Pascabayar?

Biaya Pasang Listrik Token Prabayar

Seperti yang dilansir Detik.com, biaya pasang listrik PLN memiliki cara hitung yang berbeda. Biaya sambungan listrik tergantung dengan daya yang akan digunakan. Semakin besar dayanya, semakin besar biaya sambungan listrik itu.

Untuk biaya pasang listrik prabayar, setidaknya ada dua komponen yang mesti dibayarkan pelanggan. Biaya tersebut yaitu biaya penyambungan listrik sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 33 Tahun 2014.

Dalam regulasi tersebut, biaya sambung daya 450 VA sebesar Rp 421 ribu, 900 VA sebesar Rp 843 ribu, dan 1.300 VA sebesar Rp 1,21 juta. Konsumen juga dibebankan biaya sertifikat layak operasi (SLO) yang berbeda-beda. Biaya SLO untuk daya 450 VA sebesar Rp 40 ribu, daya 900 VA Rp 60 ribu, dan daya 1.300 VA sebesar Rp 95 ribu.

Dengan begitu, setidaknya pelanggan harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 461 ribu untuk memasang listrik 450 VA token prabayar. Angka itu berasal dari penjumlahan biaya penyambungan dan SLO. Lalu, Rp 903 ribu untuk daya 900 VA.

Itu dia syarat yang harus dipenuhi, dan biaya pasang listrik token prabayar yang harus dipersiapkan Tapi sebelum beralih, pastikan dulu untuk pahami kekurangan dan kelebihannya ya.

Bagikan: 3616 kali