Jika kamu berniat untuk membuat halaman di rumah, kira-kira rumput taman mana yang cocok untuk melengkapinya? Ini dia pilihan-pilihannya!

rumput taman - rumah123.com

Apa jadinya sebuah taman tanpa rumput?

Bagaikan kepala yang tidak ditumbuhi rambut. 

Bagaikan sayur yang tak ditambahi garam.

Ada yang kurang.

Selain berfungsi sebagai penutup tanah, rumput juga mampu mempercantik taman lantaran tekstur, bentuk, dan warnanya.

Intinya, rumput memiliki fungsi yang sangat esensial dalam sebuah taman.

Terdapat banyak rumput yang biasa digunakan di halaman.

Tapi, bukan berarti semua jenis rumput cocok untuk ditanam di hunianmu.

Kamu harus menyesuaikannya terlebih dahulu dengan kondisi lingkunganmu.

Sebab, setiap rumput juga punya cara perawatan yang berbeda.

Jenis jenis rumput taman, mana yang paling cocok untuk hunianmu?

Nah, jika kamu berniat untuk membuat halaman di hunianmu, kira-kira rumput mana yang cocok untuk melengkapinya?

Yuk, simak selengkapnya di artikel ini!

Rumput Bermuda

rumput taman bermuda Sumber: Indograss

Di Indonesia, rumput ini cukup populer digunakan sebagai rumput  golf.

Lantaran sangat tahan terhadap kondisi kering dan panas, banyak yang menyebut bahwa rumput ini berasal dari sabana Afrika.

Selain bermanfaat sebagai pelengkap estetika halaman, rumput ini juga bisa dijadikan pakan untuk kura-kura.

Apabila daerah rumahmu memiliki curah hujan tinggi, maka sangat direkomendasikan untuk memilih rumput Bermuda.

Sebab, rumput dengan nama latin Cynodon Dactylon ini bisa tumbuh dengan cepat dan lebat dalam cuaca seperti itu. 

Baca juga: 5 Inspirasi Taman Kecil Depan Rumah untuk Lahan Terbatas

Rumput Gajah Mini

rumput gajah mini Sumber: Tokopedia

Bagi kamu yang berencana untuk membangun taman minimalis, rumput satu ini sangat direkomendasikan untukmu.

Bentuk dari rumput gajah sangatlah unik.

Daunnya tidak tumbuh ke atas, melainkan menyamping.

Tekstur daunnya juga tak tinggi, sehingga kamu tak perlu sering-sering memangkasnya.

Warnanya pun lebih hijau dibandingkan rumput pada umumnya.

Tidak seperti rumput Bermuda yang cocok untuk ditanam di lokasi yang curah hujannya tinggi, rumput gajah mini justru cocok di cuaca manapun.

Baca juga: 9 Jenis Tanaman Buah dalam Pot yang Cepat Panen

Rumput Gajah Mini Putih

rumput gajah putih Sumber: Shopee.co.id

Gajah Mini Putih juga dikenal dengan nama Gajah Mini Varigata.

Ukurannya mirip-mirip dengan rumput Gajah Mini biasa, hanya motifnya saja yang sedikit berbeda.

Terdapat garis putih pada setiap bagian rumput, sehingga namanya pun menjadi Gajah Mini Putih.

Perawatannya tak beda jauh dengan perawatan Gajah Mini biasa.

Hanya saja, karena memiliki motif unik, harganya cenderung lebih mahal.

Rumput Gajah Besar

rumput gajah besar Sumber: Rumput Vetiver

Seperti namanya, rumput Gajah Besar meman masih berada dalam satu jenis rumput yang sama seperti rumput Gajah Mini.

Hanya saja, ukurannya lebih besar sehingga rumput satu ini lebih sering ditemukan di lapangan bola maupun di rumah berukuran besar.

Perawatannya sangat mudah, bahkan kamu tak perlu menyiraminya sering-sering.

Cocok banget nih untuk kamu yang mau punya lahan segar tapi tak punya banyak waktu!

Rumput Peking

rumput peking Sumber: Shopee.co.id

Rumput Peking memiliki bentuk yang mirip dengan rumput Jepang.

Perbedaannya, rumput Peking cenderung lebih kurus, runcing, dan rapi.

Jarak antar rumput lebih besar ketimbang rumput Jepang.

Rumput satu ini mudah untuk tumbuh lebat.

Bagian bawahnya juga mudah menguning karena jarang terkena sinar matahari.

Umumnya, rumput Peking ditanam di bagian taman yang jarang diinjak dilalui orang.

Rumput Swiss

rumput swiss Sumber: Tokopedia

Dibandingkan dengan semua jenis rumput taman yang telah disebutkan di atas, rumput Swiss memiliki tekstur yang paling halus.

Tak hanya itu, bentuknya pun rapi dan indah.

Namun, untuk mendapatkan hasil maksimal, rumput ini juga membutuhkan perawatan ekstra.

Kamu harus rutin memotongnya agar kelembapan rumput terjaga betul.

Untuk mencegah tumbuhnya rumput liat yang berbahaya, kamu juga perlu memberinya pupuk urea.

Selain itu, harganya juga cukup mahal.

Tapi jangan khawatir, seluruh usaha dan uang yang dikeluarkan akan terbayarkan dengan penampilan rumput Swiss yang sangat cantik!

Rumput Manila

rumput manila Sumber: Blog Rumput

Punya anak yang hobi earthing?

Tak ada salahnya untuk mempertimbangkan rumput satu ini.

Rumput yang berasal dari Filipina ini dikenal sangat bagus kualitasnya.

Daunnya runcing namun tak sakit di kulit, warnanya hijau pekat, dan elastisitasnya pun tinggi.

Bahkan rumput jenis ini digunakan di Stadion Gelora Bung Karno.

Namun, siap-siap mengeluarkan kocek lebih jika kamu mau memasang rumput Manila di rumah.

Sebab harga rumput untuk taman ini mencapai Rp80.000-Ro90.000 per meter persegi!

Rumput Jepang

rumput taman jepang Sumber: Shopee.co.id

Rumput Jepang memiliki tekstur kasar, bentuk yang meruncing tajam, dan tekstur yang kasar.

Inilah yang membuat rumput Jepang banyak dipilih untuk halaman rumah.

Namun jika halaman tersebut sering dipakai untuk duduk-duduk, rumput satu ini tidak direkomendasikan.

Sebab, permukaan kulitmu bisa terasa sakit seperti tertusuk jarum.

Walaupun ada unsur Jepang-nya, bukan berarti rumput satu ini berasal dari Jepang ya.

Orang Indonesia menyebutnya demikian agar mudah diingat saja.  

Rumput Manila Vs Jepang, lebih oke mana?

Rumput Manila dan rumput Jepang merupakan jenis rumput yang kerap dipilih untuk hunian.

Jika keduanya dibandingkan, mana yang harus dipilih?

Semua kembali lagi ke kebutuhan masing-masing.

Yang pasti, apabila kamu mau menggunakan area taman untuk duduk-duduk, maka rumput Manila lebih direkomendasikan.

Namun jika kamu mementingkan bujet, maka rumput Jepang bisa jadi opsi yang lebih baik.

Bagaimana?

Sudah memutuskan mau menggunakan jenis rumput taman yang mana?

Jangan lupa untuk menyimak artikel lainnya seputar taman hanya di artikel.rumah123.com!

Bagikan:
19415 kali