Mau kredit rumah, tapi belum paham cara & syarat pengajuan KPR? Ini penjelasannya!

Harga rumah yang mahal dan terus mengalami kenaikan, membuat hampir sebagian besar orang kesulitan untuk membelinya secara tunai.

Untungnya, kita semakin dimudahkan dengan adanya layanan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang diberikan oleh bank atau pembiayaan perumahan (housing financing).

Baca juga: Mau Beli Rumah Lelang? Simak Dulu Untung Ruginya Ini!

Seperti apa sih sistem kredit rumah itu?

syarat pengajuan kpr - rumah123.com

Prinsip KPR adalah pihak bank maupun lembaga pembiayaan rumah membiayai terlebih dahulu pembelian rumah. Lalu, nasabah akan melakukan pembayaran balik dengan membayar cicilan setiap bulannya. Untuk bisa membeli rumah dengan sistem KPR, kamu harus memenuhi cara dan syarat pengajuan KPR terlebih dahulu.

Bagaimana cara mengajukan KPR?

Sebelum datang ke bank, pastikan dulu bahwa kamu sudah memahami cara pengajuan KPR berikut ini!

1. Tentukan rumah yang hendak dibeli

syarat pengajuan kpr - rumah123.com

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan rumah yang akan dibeli. Rumah tersebut bisa berupa rumah baru atau rumah bekas. Pastikan juga bahwa rumah tersebut memang cocok untuk kebutuhan dan harganya pun pas di kantong ya!

2. Melakukan tanda jadi dan membayar uang muka ke pengembang atau pemilik rumah

syarat pengajuan kpr - rumah123.com

Setelah menemukan rumah idaman, kamu harus membayar tanda jadi kepada pemilik rumah atau pengembang supaya rumah yang akan dibeli gak dibeli orang lain. Selain tanda jadi, kamu juga harus membayar uang muka sesuai kesepakatan dengan pemilik rumah dan developer. Bank Indonesia sendiri sudah menghapus ketentuan uang muka minimal untuk rumah pertama kepada bank.

3. Bandingkan KPR dari banyak bank

syarat pengajuan kpr - rumah123.com

Lalu, lakukan perbandingan KPR dari setiap bank. Lihat syarat pengajuan KPR, tenor yang disediakan, bunga yang ditetapkan, dan lainnya. Makin banyak kamu membandingkan, maka kamu makin tahu apa saja yang harus dipersiapkan untuk membidik salah satu bank yang akan dipilih. Supaya makin mudah, coba lakukan perbandingan KPR melalui online.

Baca juga: Mengenal Seluk Beluk Properti Syariah: Ciri Khas, Sistem KPR, Hingga Developer Syariah

4. Ajukan KPR ke pihak bank

syarat pengajuan kpr - rumah123.com

Setelah menemukan bank pemberi KPR pilihanmu, saatnya mengajukan KPR ke bank. Jika kamu membeli rumah melalui pengembang, biasanya mereka akan membantu pengajuan KPR ke bank yang sudah menjadi partnernya. Namun jika tidak, kamu akan diminta untuk mengajukan KPR sendiri.

Pastikan kamu telah memenuhi syarat pengajuan KPR berikut ini ya:

Dokumen pribadi:

- KTP dan kartu keluarga

- NPWP

- Buku nikah (jika sudah menikah)

- Slip gaji dan surat keterangan bekerja (bagi pegawai)

- Surat izin usaha, dan bukti transaksi usaha (bagi wiraswasta)

- Rekening koran tabungan 3 bulan terakhir.

Dokumen rumah yang hendak dibeli:

- Sertifikat tanah berupa salinan

- Salinan izin mendirikan bangunan (IMB)

- Surat tanda jadi dari developer/penjual rumah yang menyatakan setuju menjual rumah tersebut.

5. Proses survei dari bank

syarat pengajuan kpr - rumah123.com

Proses dari pengajuan dokumen tersebut, pihak bank akan melakukan proses survei. Survei ini akan meliputi pantauan ke tempat dimana kamu bekerja, dan pengecekan skor kredit ke SLIK OJK ,untuk memastikan kamu tidak memiliki riwayat kredit buruk.

Apabila pengajuan KPR-mu disetujui, selanjutnya adalah penilaian harga rumah. Dalam proses ini, pihak bank akan melakukan survei ke rumah terkait untuk mengestimasi harganya. Estimasi harga inilah yang nantinya menjadi panduan. Panduan ini berguna utuk menentukan plafon pinjaman yang akan diberikan bank kepada debitur.

Setelah mendapatkan pinjaman KPR, kamu pun bisa langsung memroses

Itu dia sejumlah informasi mengenai syarat dan cara pengajuan KPR. Wujudkan mimpimu dengan memanfaatkan KPR sebaik mungkin. Butuh informasi lain seputar rumah? Cek artikel-artikel Rumah123.com lainnya!

Bagikan: 2619 kali