beli rumah tanpa riba Ilustrasi Rumah. Ada Sembilan Hal yang Perlu Diketahui Saat Kamu Ingin Beli Rumah Tanpa Riba. Kamu Bisa Membeli Rumah Secara Tunai dengan Didukung Menabung, Berbisnis, dan Berinvestasi (Foto: Rumah123.com/Freepik.com)

 

Beli rumah tanpa riba sebenarnya bisa dilakukan kok, kenapa tidak? Ada sejumlah langkah yang perlu kamu ketahui untuk mewujudkannya. 

Saat ini, banyak orang yang mulai menjauhi kredit konvensional dan juga bank konvensional. Hal ini terkait dengan riba. 

Atau ada juga yang memilih tidak ingin mengakses Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) lantaran bunganya yang tinggi. 

Namun, orang yang ingin membeli rumah tanpa riba memang tidak dipungkiri lantaran mulai memahami ajaran agama Islam yang melarang riba. 

Mereka ingin mengamalkan ajaran agama secara utuh dan menjauhi hal yang dilarang oleh agama. 

Bagi kamu yang ingin beli rumah tanpa riba, ada sejumlah langkah mudah yang bisa diterapkan sejak sekarang. 

1. Membeli Rumah Secara Tunai 

Kalau kamu tidak ingin membeli rumah dengan menggunakan kredit (KPR/KPA) dari bank konvensional, maka kamu membeli rumah secara tunai. 

Pilihan membeli rumah secara tunai atau cash mungkin bagi banyak orang sudah pasti memberatkan. 

Rumah123.com pernah bertemu dengan beberapa orang yang membeli rumah secara tunai. Kok, bisa sih? 

Kuncinya adalah menabung, memiliki beberapa pekerjaan atau pemasukan sampingan, mempunyai investasi, hingga berbisnis. 

Sebelumnya, kamu sudah memutuskan berapa jumlah dana yang ingin kamu habiskan untuk membeli rumah, Rp400 juta, Rp500 juta, atau bahkan Rp1 miliar? 

Setelah itu, kamu mulai menabung dan berinvestasi setiap bulannya agar kamu bisa membeli rumah yang kamu inginkan. 

Kalau kamu membeli rumah yang berlokasi bukan di perumahan, biasanya masih banyak yang berharga cukup terjangkau. 

Sementara jika kamu memilih membeli rumah di kompleks perumahan, perusahaan pengembang akan memberikan harga khusus untuk pembelian tunai. 

2. Membeli Rumah Secara Tunai Bertahap 

Developer memiliki sejumlah cara bayar bagi konsumennya seperti tunai, tunai bertahap, dan kredit melalui bank. 

Tunai bertahap atau cash installment bisa menjadi pilihan bagi kamu yang ingin membeli rumah tanpa riba. 

Jangka waktunya bervariasi mulai dari 12 bulan hingga 60 bulan. Hal ini tergantung kebijakan developer. 

Jika kamu masih sanggup membayar cicilan per bulan melalui skema tunai bertahap, kamu bisa memilih opsi ini. 

3. Membeli Rumah Melalui KPR Syariah 

Kamu tidak sanggup untuk membeli rumah secara tunai atau tunai bertahap plus tidak mau riba, pilihannya adalah KPR Syariah. 

Saat ini, sudah banyak bank syariah swasta atau pun bank syariah pemerintah. Kamu tinggal menentukan pilihan. 

Sesuai dengan namanya, KPR Syariah tentu membuat kamu terbebas dari riba lantaran semuanya berlandaskan syariat Islam. 

Namun, ada juga sejumlah orang yang masih menganggap KPR Syariah dan Bank Syariah belum murni syariah dan masih ada unsur riba. 

Baca juga: Tips Beli Rumah: 4 Kerugian Membeli Rumah Dekat dengan Sekolah

beli rumah tanpa riba Ilustrasi Orang Menabung. Salah Satu Langkah Membeli Rumah Tanpa Riba Adalah Menabung Setiap Bulan. Kamu Harus Disiplin Dalam Menyisihkan Pendapatan Setiap Bulan (Foto: Rumah123.com/Freepik.com)

4. Membiasakan Diri untuk Menabung 

Kalau kamu memilih untuk membeli rumah secara tunai, maka kamu harus mulai disiplin untuk menabung. 

Biasakan untuk menyisihkan minimal 30 persen dari penghasilan kamu setiap bulannya. Kalau bisa mencapai 35-40 persen tentunya lebih bagus. 

Bagi kamu yang berstatus sebagai pegawai, kamu bisa menyisihkan THR (Tunjangan Hari Raya) dan bonus. 

Kamu harus mematok target berapa lama kamu harus menabung untuk membeli rumah misalnya tujuh, delapan, atau sepuluh tahun.

5. Memiliki Perencanaan Keuangan 

Kamu juga harus melakukan perencanaan keuangan. Kamu harus membagi pengeluaran per bulan secara rinci. 

Jangan lupa untuk membuat perencanaan keuangan jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. 

Kamu harus disiplin saat menerapkan perencanaan keuangan ini. Kalau tidak disiplin, kamu bakal menemui kesulitan untuk membeli rumah. 

Rencana pembelian rumah secara tunai termasuk rencana jangka panjang dan perlu ditunjang oleh rencana jangka pendek. 

6. Memiliki Pekerjaan Sampingan 

Jika kamu ingin membeli rumah secara tunai, mau tidak mau kamu harus memiliki pekerjaan sampingan. 

Banyak pilihan pekerjaan sampingan mulai dari fotografer, penulis, supir taksi online, desainer grafis, akuntan, dan masih banyak lainnya. 

Atau pilihan kekinian lainnya adalah influencer, YouTuber, make up artist, atau apa pun yang terkait dunia internet dan media sosial. 

Saat ini, generasi milenial diuntungkan oleh teknologi. Kaum milenial bisa memiliki beberapa pekerjaan sekaligus. 

Baca juga: Tips Beli Rumah: 4 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Membeli Properti

beli rumah tanpa riba Ilustrasi Secangkir Kopi, Ketika Kamu Ingin Membeli Rumah Secara Tunai, Kamu Tidak Bisa Mengharapkan dari Tabungan. Kamu Harus Berinvestasi dan Juga Berbisnis. Bisnis Kuliner Seperti Kedai Kopi Sedang Booming Saat Ini (Foto: Rumah123.com/Freepik.com)

7. Belajar Berinvestasi di Pasar Keuangan

Saat kamu ingin membeli rumah secara tunai, kamu tidak bisa mengandalkan tabungan. Kamu harus mulai belajar berinvestasi. 

Ada sejumlah pilihan investasi di pasar keuangan yang berbasiskan syariah seperti reksadana syariah, saham syariah, dan lainnya. 

Rumah123.com pernah berbincang dengan sejumlah perencana keuangan atau financial planner mengenai membeli rumah secara tunai. 

Mereka menyatakan hal tersebut bisa dilakukan namun tidak bisa mengandalkan dari tabungan, namun harus dibantu dengan investasi. 

Imbal balik investasi memang tidak bisa diprediksi namun ada pertambahan nilai yang lebih besar dibandingkan tabungan. 

Namun, sebelum kamu memutuskan berinvestasi di pasar keuangan, ada baiknya kamu mempelajarinya dengan baik. 

8. Berinvestasi dalam Bentuk Emas Logam Mulia 

Kamu ingin berinvestasi demi membeli rumah secara tunai dan tidak ingin dipusingkan dengan mempelajari investasi pasar keuangan, ada pilihan berupa investasi emas. 

Bagi kamu yang mengikuti perkembangan harga emas belakangan ini, kamu akan melihat harga emas yang terus naik. 

Investasi emas dalam bentuk logam mulia bisa menjadi pilihan jika kamu berencana membeli rumah dalam jangka waktu lima tahun dari sekarang. 

Kenaikan harga emas mungkin hanya sekitar 10 persen per tahun, namun dalam lima tahun, nilainya sudah jauh lebih tinggi dari tabungan. 

9. Memiliki Bisnis UMKM 

Kalau kamu memiliki sedikit modal, networking, dan lainnya, kamu malah bisa memulai bisnis dalam skala UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah). 

Banyak pilihan untuk UMKM mulai dari kuliner, kerajinan, dan lainnya. Kuliner terbilang booming belakangan ini, apalagi dengan kehadiran ojek online

Jika kamu belum pernah berbisnis, kamu bisa mengambil franchise atau bermitra dengan orang lain. Ada banyak pilihan franchise terutama kuliner. 

Pendapatan dari bisnis ini bisa ditabung untuk menambah uang membeli rumah. Kamu harus menyisihkannya secara rutin.

By the way, biasakan untuk membedakan rekening pribadi dan rekening untuk berbisnis ya. Hal ini untuk mempermudah pengaturan keuangan.

Baca juga: Tips Beli Rumah: Mencari Lokasi Rumah Bebas Banjir

Baca juga: Tips Beli Rumah: 4 Cara Mencari Tahu Lingkungan Sekitar Rumah Aman

Bagikan:
4343 kali