kamus properti

Dalam dunia bisnis properti, terdapat berbagai macam istilah yang sering digunakan untuk menjelaskan suatu produk atan kondisi tertentu.

Bagi orang yang sudah berkecimpung di dunia yang satu ini mungkin tidak akan menemukan masalah dalam mengartikan istilah tersebut.

Sebaliknya, bagi orang awam yang baru pernah terjun ke dunia bisnis properti pasti akan mengalami hambatan untuk memahami istilah-istilah tertentu.

Tapi jangan khawatir, sebab kami sudah mengumpulkan beberapa istilah dalam dunia bisnis properti yang umum digunakan beserta pengertiannya berikut ini.

Istilah-istilah dalam dunia bisnis properti yang umum digunakan

1. Agen properti

Agen properti adalah pihak perantara antara pihak pembeli dengan pihak pengembang proeprti. Selain jadi perantara, agen properti juga membantu pembeli untuk mengurus berbagai kebutuhan lainnya.

2. Agunan

Agunan adalah jaminan aset yang dimiliki oleh peminjam modal kepada pihak pemberi modal.

3. AJB

Akta Jual-Beli adalah surat keterangan yang menunjukan bahwa unit properti sudah pindah tangan dari satu pihak ke pihak lain

4. Amortisasi

Amortisasi adalah pengurangan nilai utang melalui metode pembayaran periodik dalam kurun waktu tertentu dengan nominal tetap.

5. Anchor tenant

Anchor tenant adalah pihak yang menyewakan propertinya untuk digunakan pihak penyewa.

6. Bea Balik Nama

Bea Balik Nama adalah biaya yang perlu dikeluarkan untuk mengubah nama pemilik properti.

7. BP Tapera

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat adalah lembaga yang membantu masyarakat mengelola keuangannya untuk memiliki rumah mandiri.

8. BPHTB

Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan adalah pajak yang dibebankan kepada pembeli properti.

9. Broker

Broker adalah penghubung antara pembeli dengan penjual properti

10. Capital Gain

Capital Gain adalah margin keuntungan dari aktivitas jual-beli properti.

11. Cluster

Cluster adalah sebuah tempat tinggal terpadu dengan sistem keamanan satu pintu. Salah satu ciri cluster adalah rumah-rumah pada suatu tempat tinggal memiliki bentuk serta konsep yang sama.

12. Cut and fill

Cut and fill adalah proses yang umum digunakan oleh pihak kontraktor atau ahli untuk meratakan tanah.

13. Developer

Developer adalah pihak pengembang yang mendirikan properti dalam suatu kawasan.

14. Down Payment (DP)

Down Payment atau uang muka adalah biaya tanda jadi suatu transaksi bisnis properti.

15. FLPP

Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan adalah program yang dicetuskan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) guna mendapatkan KPR dengan bunga rendah.

16. Fix rate

Fix rate adalah bunga kredit yang bersifat tetap dalam periode waktu tertentu

17. Floating rate

Floating rate adalah bunga kredit bersifat fluktuatif dalam periode waktu tertentu

18. Groundbreaking

Groundbreaking adalah peletakan batu sebagai simbol proses peresmian sebuah proyek akan segera dibangun.

19. HGB

Hak Guna Bangunan ialah sertifikat yang diberikan oleh pemerintah kepada perusahaan untuk mengelola sebuah lahan untuk dikelola oleh developer atau pengembang.

20. HGU

Hak Guna Usaha  merupakan hak yang diberikan kepada perusahaan untuk melakukan kegiatan tertentu di atas tanah milik negara.

21. HPL

HPL merupakan hak untuk mengelola tanah atau lahan yang dimiliki oleh negara. Pemilik hak juga dapat menyerahkan kepada pihak ketiga untuk bersama-sama mengolah lahan.

22. IMB

Izin Mendirikan Bangunan adalah sebuah landasan bagi individu atau kelompok untuk menjalankan proses pembangunan properti.

23. IPB

Izin Penggunaan Bangunan adalah sebuah landasan yang diberikan kepada perorangan atau kelompok setelah pembangunan properti selesai berdasarkan IMB.

24. KDB

Koefisien Dasar Bangunan merupakan persentase perbandingan antara luas seluruh lahan yang bisa dibangun dengan lahan yang tersedia.

25. KLB

Koefisien Lantai Bangunan merupakan persentase perbandingan antara luas lantai yang bisa dibangun dengan luas lahan yang tersedia.

26. KMB

Kelayakan Menggunakan Bangunanatau baisa juga disebut sebagai Sertifikat Laik Fungsi (SLF) adalah izin yang diberikan oleh Pemda kepada sebuah bangunan yang baru selesai dibangun.

27. KPA

Kredit Pemilikan Apartemen adalah fasilitas pinjaman yang diberikan oleh bank kepada nasabah untuk memiliki sebuah apartemen.

28. KPR

Kredit Pemilikan Rumah adalah fasilitas pinjaman yang diberikan oleh bank kepada nasabah untuk memiliki sebuah rumah.

29. Loan to Value (LTV)

Loan to Value adalah perbandingan antara nilai kredit terhadap nilai jaminan pada saat awal pemberian kredit.

30. NJOP

Nilai Jual Objek Pajak adalah nominal harga sebuah properti.

31. Notaris

Notaris adalah pejabat umum yang memiliki kewenangan untuk membuat akta dan hal lainnya

32. NPWP

Nomor Pokok Wajib Pajak adalah nomor yang diberikan kepada wajib pajak oleh negara sebagai sarana dalam administrasi perpajakan.

33. Okupansi

Okupansi adalah tingkat keterisian suatu properti atau hunian.

34. PBB

Pajak Bumi dan Bangunan adalah nilai pajak yang harus dibayarkan kepada negara atas properti yang dimiliki.

35. PPAT

Pejabat Pembuat Akta Tanah merupakan pejabat umum yang diberikan kewenangan untuk membuat atau mengurus akta-akta atau surat secara sah.

36. PPJB

Perjanjian Pengikatan Jual-Beli adalah perjanjian tanda jadi transaksi properti antara pembeli dan penjual.

37. PPN

Pajak Pertambahan Nilai ialah pajak yang dibebankan oleh pemerintah atas sebuah transaksi jual beli.

38. RAB

Rencana Anggaran Biaya adalah detail perhitungan ongkos yang dibutuhkan untuk sebuah proyek pembangunan.

39. Refinancing

Refinancing adalah upaya yang dilakukan oleh sebuah pihak guna mengatur ulang pembiayaan KPR yang sudah berjalan melalui sistem penghitungan ulang properti yang sudah dibeli.

40. Serah terima (Akad)

Proses pemberian sertifikat rumah kepada pembeli rumah.

41. SHGB

Sertifikat Hak Guna Bangunan adalah dokumen pernyataan untuk mengolah sebuah lahan yang diberikan oleh pemerintah atau satu pihak kepada pengelola hingga kurun waktu 30 tahun atau lebih.

42. SHM

Sertifikat Hak Milik adalah surat yang sah untuk menunjukan kepemilikan properti suatu individu atau kelompok.

43. SIPPT

Surat Izin Penunjukan Penggunaan Tanah adalah izin dari Pemerintah Provinsi atas penggunaan lahan bagi bangunan dengan kepemilikan luas tanah 5.000 m2 atau lebih.

44. Site plan

Site plan adalah sebuah denah atau cetak biru mengenai sebuah proyek pembangunan properti.

45. SIUP

Surat Izin Usaha Perdagangan adalah surat yang diberikan oleh pemerintah daerah kepada pelaku usaha untuk menjalankan bisnis.

46. SOHO

Small Office Home Office adalah bagnunan yang menggabungkan fungsi tempat tinggal dengan area niaga atau perkantoran.

47. SPOP

Surat Pemberitahuan Objek Pajak adalah berkas bagi wajib pajak untuk mendaftarkan objek pajak yang akan dipakai sebagai dasar untuk menghitung PBB.

48. SPPT

Surat Pemberitahuan Pajak Terutang adalah surat keputusan kepala Kantor Pelayanan Pajak  mengenai pajak terutang yang harus dibayar dalam suatu periode tertentu.

49. Tenor

Tenor adalah batas waktu pelunasan yang diberikan oleh pemberi modal kepada peminjam modal.

50. Yield

Yield adalah keuntungan yang dihitung berdasarkan nilai sewa properti setiap periode dibandingkan dengan nominal beli properti tersebut.

Nah sedikit informasi mengenai istilah-istilah umum dalam dunia bisnis properti.

Jika kamu sedang mencari rumah, apartemen, tanah atau yang lainnya di marketplace properti terpercaya dan aman, bisa mengunjungi laman Rumah123.com untuk mendapatkan penawaran terbaik.

Bagikan:
406 kali