Besar Tarif LRT Rp12 Ribu dengan Subsidi Pemerintah (Foto: Rumah123/Kompas.com)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyatakan tarif untuk LRT (Light Rapid Transit) Jabodebek sebesar Rp12 ribu. Tarif ini dihitung berdasarkan tarif keekonomian dan subsidi yang bakal diberikan oleh pemerintah. Tarifnya nggak mahal kan buat generasi milenial.

Jika menghitung tarif berdasarkan tingkat keekonomian maka tarif mencapai Rp30 ribu. Tetapi, pemerintah berencana memberikan subsidi tarif LRT senilai Rp18 ribu per tiket.

Tarif LRT ini pun telah dihitung berdasarkan survei kemampuan membayar (willingness to pay) masyarakat. Riset ini dilakukan untuk mengetahui batas biaya tertinggi yang mau dikeluarkan oleh masyarakat untuk menggunakan satu barang atau jasa tertentu.

Baca juga: Hmm, Kira-kira Berapa Ya Tarif MRT dan LRT

“Jadi pemerintah itu melihat sebetulnya masyarakat mampu Rp12 ribu, sehingga ditetapkan sejak awal bahwa itu Rp12 ribu,” ujar Kepala Divisi LRT Jabodebek KAI, John Roberto seperti dilansir oleh CNN Indonesia.

Nantinya, satu rangkaian LRT terdiri dari enam gerbong. Dalam satu kali perjalanan, LRT diharapkan bisa mengangkut 750-1.200 penumpang dalam satu kali perjalanan.

Saat ini, LRT yang sudah siap beroperasi adalah rute Kelapa Gading-Velodrome yang memiliki panjang 5,8 kilometer. Fase 1 ini memiliki enam stasiun pemberhentian.

Baca juga: LRT Bakal Beroperasi Pada Akhir Februari, Jadi Pengen Buru-buru Naik Nih

Kalau melihat tarif LRT yang hanya Rp12.000 ini tentunya tidak memberatkan lantaran sudah ada subsidi dari pemerintah. Tarif bakal terasa lebih murah jika jaringan LRT Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi sudah terhubung.

Bayangkan kamu hanya mengeluarkan uang tidak banyak, tetapi sudah bisa sampai ke tempat beraktivitas. Sisanya bisa kamu tabung untuk uang muka beli properti dan kemudian membayar cicilannya.

Dari sekarang, cari hunian yang dekat dengan transportasi massal. Ada rencana pemerintah ingin mengintegrasikan LRT, MRT (Mass Rapid Transit/Moda Raya Terpadu), kereta listrik commuter line.

Baca juga: Sering Macet Panjang, Pembangunan LRT dan Kereta Cepat Disetop Sementara

Bagikan: 3242 kali