Khasiat bawang putih untuk kesehatan sudah terbukti sejak dulu. 

Tak heran, rempah-rempah satu ini biasa digunakan sebagai bumbu utama untuk segala jenis masakan.  

khasiat bawang putih - rumah123.com Di balik khasiat bawang putih, ada pula efek sampingnya yang berbahaya - Rumah123.com

"Biarkan makanan menjadi obatmu, dan obat menjadi makananmu."

Kutipan tersebut merupakan ungkapan terkenal dari dokter Yunani kuno Hippocrates, yang sering disebut sebagai bapak kedokteran Barat.

Dokter tersebut kerap meresepkan bawang putih untuk mengobati berbagai kondisi medis.

Bahkan, penelitian modern baru-baru ini juga telah mengkonfirmasi beragam khasiat bawang putih untuk kesehatan. 

Apa saja manfaat tersebut?

7 khasiat bawang putih untuk kesehatan 

1. Meredakan flu dan demam

Dilansir dari Healthline.com, sebuah studi menemukan bahwa konsumsi dosis tinggi ekstrak bawang putih tua (2,56 gram per hari) mampu mengurangi gejala flu hingga 61%.

Hasil penelitian lain juga menemukan bahwa rata-rata lama gejala flu dan demam berkurang hingga 70%, dari 5 hari menjadi 1,5 hari setelah mengonsumsi suplemen bawang putih harian.

2. Menurunkan tekanan darah

Penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke adalah salah satu penyebab kematian terbesar di dunia.

Tekanan darah tinggi atau hipertensi kerap menjadi penyebab utama penyakit ini.

Apabila kamu memiliki tekanan darah tinggi, mulailah untuk rutin mengonsumsi bawang putih.

Sebab, menurut penelitian, bawang putih memiliki dampak yang signifikan pada pengurangan tekanan darah pada penderita hipertensi.  

Dalam satu studi, 600-1.500 mg ekstrak bawang putih tua sama efektifnya dengan obat Atenolol dalam mengurangi tekanan darah dalam 24 minggu. 

Untuk mendapatkan khasiat bawang putih ini, jumlah bawang putih yang perlu dikonsumsi setara dengan sekitar empat siung bawang putih per hari.

3. Menurunkan kadar kolesterol

Bawang putih dapat menurunkan kadar kolesterol tinggi dan juga kolesterol jahat (LDL). 

Bagi kamu yang punya kolesterol tinggi, bawang putih mampu mengurangi total kadar kolesterol dan juga kolesterol jahat sekitar 10-15%.

Namun bawang putih tidak memiliki efek untuk meningkatkan kolesterol baik (HDL).

4. Mencegah penyakit alzheimer dan demensia

Paparan  radikal bebas dapat menimbulkan reaksi oksidasi pada tubuh.

Reaksi oksidasi berkontribusi pada proses penuaan yang ditandai dengan penurunan daya ingat dan cara berpikir atau yang biasa disebut demensia dan alzheimer.

Bawang putih mengandung antioksidan yang mampu mendukung mekanisme perlindungan tubuh terhadap reaksi oksidasi.

Konsumsi bawang putih dengan dosis tinggi telah terbukti meningkatkan enzim antioksidan pada manusia.

Sehingga, secara signifikan dapat mengurangi stres oksidasi pada mereka yang memiliki tekanan darah tinggi.

Efek gabungan pada pengurangan kolesterol dan tekanan darah, serta sifat antioksidan, dapat mengurangi risiko penyakit otak umum seperti penyakit Alzheimer dan demensia.

Baca juga: Langkah-Langkah Budidaya Bawang Putih di Rumah

5. Membuat umur menjadi lebih panjang

Mengingat khasiat bawang putih adalah menurunkan risiko kesehatan seperti tekanan darah tinggi, secara tidak langsung, bawang putih bisa membantu kamu hidup lebih lama.

Fakta bahwa bawang putih dapat melawan penyakit menular juga menjadi faktor penting dalam hal ini.

Sebab, penyakit menular merupakan salah satu penyebab umum kematian, terutama pada orang tua atau orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah.

Bawang putih juga mampu melawan penyakit kronis yang menjadi penyebab kematian.  

Jadi masuk akal jika tanaman obat satu ini membuat usia menjadi lebih panjang. 

6. Mengatasi keracunan logam berat 

Kandungan timbal atau logam berat pada lingkungan sekitar manusia dapat meracuni tubuh dan berakibat fatal jika berlangsung dalam jangka panjang.

Untungnya, senyawa sulfur dalam bawang putih telah terbukti melindungi kerusakan organ dari keracunan logam berat jika dikonsumsi dalam dosis tinggi.

Sebuah studi yang dilakukan selama empat minggu pada karyawan pabrik aki mobil (mereka mendapatkan paparan timbal yang besar) menemukan bahwa bawang putih mengurangi kadar timbal dalam darah sebesar 19%. 

Konsumsi tiga siung bawang putih setiap hari bahkan agar efektif untuk mengurangi gejala keracunan timbal.

7. Membantu program diet

Kamu yang sedang melaksanakan program diet biasanya dianjurkan untuk mengurangi konsumsi gula dan garam.

Bawang putih bisa membantu makanan menjadi tetap kaya rasa sehingga makanan yang konsumsi tetap enak. 

Sebab, rasa bawang putih yang kuat juga bisa menambahkan ‘pukulan’ pada resep yang hambar.

Khasiat bawang putih memang banyak, tapi waspada juga dengan efek sampingnya

Di balik khasiatnya yang sangat banyak tersebut, bawang putih juga memiliki efek samping yang berbahaya bagi tubuh. 

Apalagi, jika orang yang mengonsumsi bawang putih memiliki kondisi tertentu.

1. Berbahaya bagi hati

Meskipun bawang putih mentah mengandung antioksidan yang baik untuk hati, asupan berlebih dapat menyebabkan keracunan hati. 

Namun, bawang putih dosis rendah (0,1 gram hingga 0,25 gram per kg berat badan) setiap hari masih terbilang aman untuk hati. 

2. Menimbulkan bau tak sedap pada tubuh

Aroma bawang putih yang kuat akan menimbulkan bau napas dan bau badan yang ta sedap. 

Apalagi bau bawang putih akan tertinggal lama di mulut walau sudah disikat sekalipun. 

Jika kamu hendak bertemu orang, sebaiknya berpikir dua kali jika kamu mau mengonsumsi bawang putih. 

3. Menyebabkan mual dan muntah

Konsumsi bawang putih dalam kondisi perut kosong dapat menyebabkan mual dan muntah.

Maka dari itu, pastikan perut sudah terisi sebelumnya.

Bagikan:
8411 kali