Membuat RAB rumah 2 lantai merupakan tahapan awal yang harus dilakukan ketika kamu hendak membangun hunian bertingkat. Seperti ini caranya!

rencana anggaran biaya Sumber: Unsplash

Hampir semua orang pastinya memiliki rumah impian.

Tidak sedikit pula yang menginginkan rumah 2 lantai yang berukuran besar. 

Ketika kamu hendak mewujudkan mimpi tersebut menjadi kenyataan, hal yang utama untuk dilakukan adalah membuat perhitungannya.

Bukan hanya memperhitungkan luas tanah saja, tapi juga dari perhitungan finansialnya.

Dengan begitu, pembangunan rumah bisa terencana dengan baik dan kondisi keuanganmu pun tetap aman terkendali.

Salah satu cara yang sangat tepat untuk membangun rumah impian adalah dengan merencanakan RAB rumah 2 lantai sebagai persiapan awal.

Lantas, bagaimana tahapannya untuk membuat rencana anggaran biaya rumah 2 lantai? Yuk cari tahu!

Menghitung estimasi biaya berdasarkan perkiraan dari kontraktor

Cara menghitung biaya pembangunan rumah 2 lantai bisa dilakukan dengan mengetahui info perhitungan kasar secara umum. 

Info tersebut dapat diperoleh dari banyak sumber, misalnya mulai dari teman maupun kontraktor yang disewa tenaganya. 

Ada juga yang berpendapat jika estimasi RAB dihitung berdasarkan luas bangunan dengan rincian sebagai berikut: 

- Luas bangunan 100 m² mulai Rp350 juta hingga Rp450 juta

- Luas bangunan 100 m² - 300 m² mulai Rp350 juta hingga Rp1,2 miliar

- Luas bangunan 301 m² sekitar Rp1,2 miliar.

Estimasi tersebut tidak sepenuhnya bisa menjadi patokan yang pasti.

Namun harus diingat bahwa semakin luas tanah yang akan dibangun, biaya yang dikeluarkan juga semakin tinggi. 

Apabila kamu akan menggunakan jasa kontraktor dan arsitek rumah, ada baiknya jika dikomunikasikan dulu dari segi ukuran maupun jenis rumah 2 lantai sesuai kebutuhan dan preferensi. 

Menghitung anggaran berdasarkan harga satuan material

Selain melakukan perhitungan berdasarkan rekomendasi dari orang lain, kamu pun bisa menghitungnya dengan harga satuan. 

Perhitungan ini tidak hanya sekadar estimasi saja, melainkan juga perhitungan berdasarkan kebutuhan material bangunan rumah. 

Untuk itu, berikut ini adalah tahapan dan rinciannya:

- Membuat daftar material bangunan yang akan digunakan

- Menghitung daftar upah tenaga kerja yang akan digunakan

- Membuat rincian material yang dibutuhkan berdasarkan luas bangunan yang akan dibangun

- Membuat alur kerja pembangunan rumah 2 lantai

- Membuat perhitungan jumlah harga material secara menyeluruh

Setelah menerima data dan melakukan perhitungan sesuai kriteria di atas, maka tahap selanjutnya adalah membuat rincian pekerjaan.

Mulai dari bawah hingga atas seperti struktur, pondasi, dinding, lantai 1 dan 2, rangka atap, instalasi air, listrik dan plafon. 

Adapun, jika kamu sudah mengetahui harga satuannya maka tinggal dikalikan dengan jumlah material yang dibutuhkan untuk bangun rumah.

Dengan demikian, kamu bisa memperoleh anggaran atau refrensi dalam memperkirakan uang yang harus dikeluarkan.

Membuat perhitungan kasar dari harga per meter persegi bangunan

Selain kedua metode tersebut, cara lain yang bisa kamu pertimbangkan adalah melakukan perhitungan kasar dari harga per meter persegi saat membangun rumah.

Sebagai contoh, anggaran yang kamu butuhkan dalam membangun rumah adalah Rp6 juta per m².

Lalu, kamu memutuskan untuk membangun rumah tipe 54 berukuran 54m² untuk lantai 1, dan 43m² untuk lantai 2, sehingga total luas bangunan menjadi 97m². 

Setelah itu, luas bangunan tersebut tinggal dikalikan Rp6 juta, kemudian didapatkan hasil Rp582 juta. 

Hasil perhitungan tersebut adalah estimasi biaya yang harus kamu keluarkan dalam pembangunan rumah.

Kamu pun juga bisa menambah biaya lain bila dibutuhkan, termasuk biaya overtime maupun dana darurat.

Apabila ukuran rumah yang kamu akan bangun lebih kecil, maka biaya yang dikeluarkan pasti lebih rendah.

Contoh simulasi rencana anggaran biaya (RAB)

Setelah mengetahui tiga jenis perhitungan dalam membangun rumah, maka penjelasan ini akan lebih mendetail.

Ini dia contoh rencana anggaran biaya (RAB) yang lengkap dan jelas untuk membantu kamu dalam membangun rumah.

Berikut ini merupakan contoh RAB sederhana yang dapat membantu kamu untuk mengetahui estimasi bangunan rumah 2 lantai.

Uraian pekerjaan 

Persiapan pekerjaan

1. Pengukuran dan pemasangan bouwplank kayu: Rp  645.000

- Papan cor: Rp115.000

- Kaso: Rp150.000

- Paku: Rp25.000

2. Pekerjaan pembongkaran dan buang puing: Rp2.240.000

3. Direksikit; Rp450.000,

Total biayaRp3.625.000

Pekerjaan pondasi 

1. Pekerjaan bobok lantai dan gali pondasi: Rp510.000

2. Pemasangan pondasi batu kali: Rp550.000

3. Batu kali: Rp1.950.000

4. Perlengkapan pemasangan batu kali: Rp600000

5. Pekerjaan pasang cakar ayam 60x40: Rp1.075000

6.  Cakar ayam 60x40: Rp550.000

7. Perlengkapan pemasangan cakar ayam: Rp1.375000

Total biayaRp6.610.000

Pekerjaan Struktur Beton

1. Pekerjaan sloof pondasi beton :Rp985.000

2. Besi 11 inci: Rp700.000

3. Perlengkapan alat pasang beton; Rp1.130.000

Total biaya: Rp2.815.000

1. Pekerjaan pasang beton lantai 2: Rp1.250.000

2. Perlengkapan alat pasang beton lantai 2: Rp6.000.000

Total biaya: Rp7.250.000

1. Pekerjaan beton kolom struktur utama: Rp1.840.000

2. Perlengkapan beton kolom struktur utama:Rp2.875.000

Total biaya: Rp4.715.000

1. Pekerjaan beton sloof gantung: Rp795.000

2. Perlengkapan beton sloof gantung: Rp1190.000

Total biaya: Rp1.985.000

1. Pekerjaan ring balok sloof kolom atas: Rp1.260.000

2. Perlengkapan ring balok sloof kolom atas: Rp1.820.000

Total biaya: Rp3.080.000

1. Pekerjaan sloof pagar lantai 2: Rp375.000

2. Perlengkapan sloof pagar lantai 2: Rp765.000

Total biaya: Rp1.140.000

Pekerjaan Pasang Bata Dinding

1. Pekerjaan pasangan ½ bata Ad. 1PC: 4PS: Rp4.450.000

2. Perlengkapan pasang bata dinding: Rp6.070.000

Total biaya: Rp 10.520,000

1. Pekerjaan plesteran bata. 1PS : 4PS: Rp5.200000 2. Perlengkapan pasang: Rp2.410.000

Total biaya: Rp7.610.000

1. Pekerjaan acian bata dinding: Rp4.300.000 2. Semen:Rp1.200.000

Total biaya: Rp5.500.000

Pekerjaan Dinding Railing Atap

1. Pekerjaan pasang dinding railing atap: Rp2.400.000 2. Perlengkapan pasang dinding railing atap: Rp2.350.000

Total biaya: Rp4.750.000

Pekerjaan Plafon Lantai 1 

1. Pasang plafon dan list gypsum: Rp1.250.000 2. Perlengkapan pasang plafon lantai 1Rp1.580.000

Total biaya: Rp2.830.000

Pekerjaan Keramik Lantai dan Dinding

1. Pasang keramik lantai dan dinding: Rp 3,120,000 2. Perlengkapan pasang  keramik lantai & dinding: Rp5.250.000

Total biaya: Rp 8.370.000

Pekerjaan Kusen & Pintu Jendela

1. Pekerjaan pemasangan kusen dan jendela: Rp1.750.000 2. Perlengkapan kusen & pintu jendela: Rp3.300.000   Total biaya: Rp5.150.000

Pekerjaan & pengecatan dinding plafon 

1. Pekerjaan pemasangan & pengecatan plafond: Rp2.800.000 2. Perlengkapan pengecatan dinding plafon: Rp2.800.000 Total biaya: Rp5.000.000

Pekerjaan instalasi listrik 

1. Pekerjaan pemasangan listrik: Rp1.285.000 2. Pekerjaan Grounding kabel panel:Rp150.000 Total biaya: Rp1.430.000

Instalasi pada Bagian Sanitasi 

1. Pekerjaan pemasangan sanitasi: Rp7.150.000 2. Pekerjaan pemasangan septic tank rumah: Rp1.652.000     Total biaya: Rp8.802.000

Pekerjaan Lain

1. Instalasi kanopi dengan atap polikarbonat: Rp4.750.000 2. Pembuatan tangga putar: Rp 2.250.000 Total biaya: Rp7.000.000

Total Biaya Keseluruhan: Rp98.182.000

Melalui simulasi RAB tersebut, setidaknya kamu sudah memiliki gambaran mengenai besaran biaya yang harus disiapkan kala ingin membangun rumah impian.

Dengan demikian, memiliki rumah impian akan jadi kenyataan bukan sekadar angan-angan. 

Untuk mengetahui informasi seputar properti dan tips menarik mengenai rumah,  simak terus di artikel.rumah123.com!

Bagikan:
10096 kali