mrt sepeda- rumah123.com Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Akan Menyediakan Tempat Parkir Sepeda di Sejumlah Stasiun MRT Jakarta Fase I Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (Foto: Rumah123/Getty Images)

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana untuk menyediakan lahan parkir sepeda di stasiun-stasiun MRT Jakarta. Yuk, jadikan sepeda sebagai sarana transportasi.

Situs berita online Kompas.com melansir pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal menyediakan tempat parkir sepeda di stasiun-stasiun MRT (Mass Rapid Transit/Moda Raya Terpadu) Jakarta fase I Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia.

“Sekarang stasiun-stasiun MRT di pintu masuk dan keluarnya akan disediakan parkir sepeda. Jadi teman-teman yang menggunakan kendaraan umum bisa menggunakan sepeda,” kata Anies.

Baca juga: 17 Jalur Sepeda di Jakarta Akan Diuji Coba, Yuk Naik Sepeda

Sebenarnya, Pemprov DKI Jakarta juga berencana menyediakan lahan parkir pada halte Transjakarta. Warga diharapkan bisa mulai menggunakan sepeda sebagai moda transportasi.

Anies menargetkan kalau penyediaan tempat parkir sepeda bakal dilaksanakan sebelum akhir 2019. Nantinya, semakin banyak warga yang beralih dari kendaraan pribadi untuk menggunakan sepeda dan juga transportasi massal seperti MRT dan juga BRT (Bus Rapid Transit) Transjakarta.

Lahan Parkir Sepeda Dibangun Pada Stasiun Layang MRT

Direktur PT MRT Jakarta William Sabandar menyatakan bahwa pihaknya sudah mulai menyiapkan lahan parkir sepeda di stasiun MRT yang mempunyai jalur layang. PT MRT Jakarta merupakan operator MRT Jakarta.

“Jadi mulai dari Lebak Bulus kemudian Fatmawati kemudian Cipete tadi juga sudah ada di Haji Nawi sampai ke Blok M,” ujar William.

“Prosesnya memang sekarang ini sedang dilaksanakan, kalau hari ini yang kelihatan di Lebak Bulus kemudian di Cipete, Haji Nawi,” lanjutnya.

Baca juga: Jakarta Akan Bangun Jalur Khusus Sepeda Sepanjang 65 Kilometer

MRT memiliki sejumlah stasiun layang seperti Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M BCA, dan ASEAN. Sisanya merupakan stasiun bawah tanah seperti Senayan, Istora Mandiri, Bendungan Hilir, Setiabudi Astra, Dukuh Atas BNI, dan Bundaran Hotel Indonesia.

Sementara Stasiun Lebak Bulus Grab menjadi stasiun sekaligus depo. Stasiun ini juga merupakan stasiun layang.

Belanda Memiliki Lahan Parkir Terbesar di Stasiun Kereta

Langkah Pemprov DKI Jakarta untuk membuat tempat parkir di stasiun MRT dan halte Transjakarta patut diapresiasi. Hal ini seharusnya menjadi langkah awal untuk menyediakan lahan parkir sepeda yang lebih banyak di stasiun atau halte.

Situs berita online asal Belanda Dutchnews.nl melansir bahwa Stasiun Kereta Utrecht di Belanda baru saja membuka tempat parkir bawah tanah terbesar untuk sepeda pada pertengahan Agustus 2019. Lahan parkir ini bisa memuat 12.656 sepeda.

Fase pertama lahan parkir ini selesai dibangun pada 2017 lalu. Saat itu, jumlah sepeda yang bisa diparkir mencapai 6.000.

Baca juga: Asyik, Koridor Khusus Jalur Sepeda di Jakarta Akan Diperbanyak

Lahan parkir ini mengalahkan rekor tempat parkir sepeda terbesar di Tokyo, Jepang. Sebelumnya, rekornya hanya 9.400 sepeda.

Para pengendara sepeda bisa memarkir sepeda secara gratis untuk 24 jam pertama. Untuk hari berikutnya, pengendara hanya perlu membayar 1,25 euro (Rp19 ribu) per hari, dengan nilai tukar Rp15 ribuan. Para pengendara sepeda hanya perlu mengikuti tanda elektronik untuk mencari lahan parkir yang kosong.

Belanda memang menjadi salah satu negara dengan warga yang suka bersepeda. Sebanyak 36 persen warga Belanda menggunakan sepeda sebagai sarana transportasi sehari-hari. Persentasenya bisa lebih besar kalau di kota kecil.

Baca juga: Bermimpi Indonesia Punya Jalur Sepeda Seperti Ini

Bagikan: 751 kali