Struktur kolom utama dan kolom praktis sangatlah esensial dalam pembuatan rumah. Tapi keduanya memiliki perbedaan yang signifikan, ini penjelasannya!

pemasangan kolom praktis Sumber: YouTube Nasukha Soewardi

Dalam merancang bangunan, baik itu rumah maupun gedung, ada banyak komponen vital yang penting dan memengaruhi pondasi akhir bangunan.

Pada dasarnya terdapat dua jenis kolom yang digunakan dalam proses pembangunan, yaitu kolom praktis dan kolom utama.

Dilansir dari Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman, kolom adalah suatu elemen struktur tekan yang berperan penting dari suatu bangunan.

Kerusakan pada suatu kolom sangat kritis dan bisa menyebabkan runtuhnya seluruh struktur.

Ibarat tubuh manusia, kolom adalah rangka yang memastikan bahwa tubuh dapat berdiri dengan kokoh.

Begitu juga pada bangunan, kolom berfungsi agar bangunan tidak mudah roboh. 

Pada sebuah bangunan, tentunya akan terdapat berbagai jenis beban.

Mulai dari beban manusia dan barang, serta beban hembusan angin dan guncangan.

Beban yang diterima bangunan dari bagian atap, akan diteruskan ke kolom.

Seluruh beban yang diterima kolom kemudian akan didistribusikan ke permukaan tanah di bawahnya.

Di artikel ini, kita akan membahas mengenai kolom utama dan kolom praktis lebih mendalam.

Tapi sebelum menjelaskan lebih rinci tentang hal tersebut, berikut sejumlah topik yang akan dibahas di artikel ini:

1. Perbedaan kolom praktis dan kolom utama

2. Apa yang dimaksud dengan kolom utama?

- Jarak antara kolom utama yang ideal

- Ukuran kolom utama

2. Apa yang dimaksud dengan kolom praktis?

- Jarak antara kolom praktis yang ideal

- Ukuran kolom praktis

Yuk kita bahas bersama-sama!

1. Perbedaan kolom utama dan kolom praktis

kolom praktis - rumah123.com

Walaupun memiliki fungsi yang kurang lebih sama, ada sejumlah perbedaan pada kolom utama dan praktis dalam proses pembangunan rumah atau gedung.

Kolom utama punya peran besar dalam menopang seluruh bagian bangunan secara vertikal.

Sedangkan praktis hanya berfungsi menahan dinding dari gaya melintang agar tidak roboh.

Kolom utama memiliki ukuran yang besar, atau pipih namun panjang, ditambah dengan pondasi yang dalam.

Sedangkan yang praktis justru tersembunyi dalam dinding dan tidak kelihatan dari luar.

Kolom utama berfungsi untuk menopang balok dan lantai bangunan. Sementara praktis hanya membantu untuk menopang balok kolom utama.

Selain itu, perbedaan antara kolom utama dan kolom praktis yang paling signifikan adalah fungsinya.

Fungsi kolom utama untuk menopang balok dan lantai bangunan, sementara fungsi kolom praktis untuk memperkuat dinding agar tetap berdiri.

2. Apa yang dimaksud dengan kolom utama?

kolom praktis - rumah123.com

Kolom terbagi menjadi dua, yaitu kolom utama dan kolom praktis.

Kolom utama adalah kolom yang fungsinya menyanggah beban utama yang berada di atasnya.

Kolom struktur utama berfungsi untuk menopang balok dan lantai bangunan.

Biasanya kolom utama terpasang dalam jarak 3,5 meter agar dimensi balok untuk menopang lantai tidak tidak begitu besar.

Jarak antara kolom utama yang ideal

Lantaran fungsi dari kolom utama adalah untuk menyangga beban utama dari benda yang ada di atasnya, sangat penting memperhatikan jarak antara kolom.

Untuk rumah tinggal, idealnya, jarak antara kolom utama adalah 3,5 meter.

Jarak ini dipertimbangkan agar dimensi balok untuk menopang lantai tidak begitu besar.

Jika jarak antara kolom utama dibuat lebih dari 3,5 meter, harus dilakukan perhitungan struktur bangunan terlebih dahulu sebelumnya.

Ukuran kolom utama

Ukuran kolom utama untuk bangunan rumah tinggal dua lantai biasanya dipakai ukuran 20/20.

Dengan tulangan pokok 8d 12 mm,  yang artinya jumlah besi beton diameter 12 mm sebanyak 8 buah.

Serta begel d8-10 cm, yang artinya begel diameter 8 dengan jarak 10 cm.

3. Apa yang dimaksud dengan kolom praktis?

kolom praktis - rumah123.com

Kolom praktis adalah tiang struktur yang bertugas untuk membantu kolom utama.

Dalam standar bangunan perumahan, biasanya jarak kolom ini berkisar antara 3 sampai 4 meter.

Rangka struktur dari kolom ini biasanya berada dalam posisi vertikal untuk menopang beban balok.

Keberadaannya berfungsi agar bangunan memiliki ketahanan yang stabil.

Kolom ini juga mampu meminimalisir risiko terjadinya keruntuhan bangunan akibat guncangan.

Jarak kolom praktis yang ideal

Mengingat fungsi kolom praktis adalah untuk membantu kolom utama dan sebagai pengikat dinding, jarak kolom praktis juga harus diperhatikan.

Jarak kolom maksimum adalah 3,5 meter, atau pada sudut-sudut pertemuan pasangan bata.

Ukuran kolom praktis

Ukuran kolom praktis yang digunakan adalah 15/15.

Dengan tulangan beton 4 d 10mm, yang artinya jumlah besi beton diameter 10 mm sebanyak 4 buah.

Dan begel d8-20 cm, yang artinya begel diameter 8 dengan jarak 20 cm.

Ukuran kolom makin ke atas boleh makin kecil, sesuai dengan beban bangunan yang didukungnya makin ke atas juga makin kecil.

Itu dia penjelasan mengenai kolom utama dan praktis, lengkap dengan perbedaannya.

Simak juga artikel lainnya seputar rumah hanya di artikel.rumah123.com!

Bagikan:
87553 kali