Atap rumah ada banyak jenisnya. Agar bisa berfungsi maksimal, ketahui dulu panduan dalam menentukan kemiringan atap berikut ini. Jangan asal pasang!

kemiringan atap

Fungsi atap sebagai penutup bangunan harus dibuat dengan presisi dengan material yang tepat serta sudut kemiringan yang ideal. 

Tujuannya tentu supaya atap dapat berfungsi dengan baik untuk melindungi rumah dari sengatan panas matahari dan derasnya hujan.

Atap yang tidak dirancang dengan sudut kemiringan yang tepat bisa berisiko untuk roboh dan rapuh. 

Tingkat kemiringan atap juga akan memengaruhi fungsi penahan air ketika hujan turun agar dapat mengalir dengan lancar sehingga rumah dapat terhindar dari bocor dan air yang merembes. 

Terlebih di daerah beriklim tropis seperti Indonesia yang memiliki curah hujan tinggi, bahkan di beberapa daerah yang tak jarang diterpa angin kencang. 

Sudut kemiringan atap untuk berbagai jenis material

Menentukan sudut kemiringan atap tidak boleh sembarangan dan harus disesuaikan dengan faktor bangunan serta material pembuat atap itu sendiri. 

Berikut ini kami sajikan detail panduan sudut kemiringan ideal untuk berbagai jenis atap: 

Atap aspal 

Material dasar berupa pasir dan aspal memberikan elastisitas tinggi pada jenis atap ini.

Oleh karena itu, jenis atap ini dapat dibentuk dengan mudah dengan sudut kemiringan ideal di atas 30 sampai maksimal 90 derajat. 

Atap beton 

Masuk pada kategori atap dengan bobot cukup berat serta punya daya tahan kuat.

Lantaran bersifat berat dan kuat, material dasar beton dapat dirancang dengan rentang kemiringan 30 sampai 35 derajat. 

Untuk modifikasi yang konstruksi yang berbeda, kemiringan atap minimal adalah 1% dari panjang bentang.  

Contohnya:

Panjang bentang 10 m (1000 cm) maka pada sisi ujung tertinggi adalah T = 0,1 m (10 cm) dan bidang terendah adalah T= 0 m (0 cm).

Atap seng/asbes

Pilihan atap favorit sejuta rumah Nusantara yang mudah dipasang ini tergolong cukup tahan bocor dan aman di kantong. 

Soal sudut kemiringan adalah minimal di atas 15 sampai maksimal 25 derajat.

Pastikan untuk tidak membuat kemiringan terlalu curam.

Sebab, bentuk lembaran permukaan atap mudah menangkap angin sehingga rentan terlepas ketika diterpa angin kencang dan hujan.  

Atap keramik 

Material keramik juga umum dipakai sebagai bahan dasar pembuatan atap.

Sifat keramik efektif untuk menyerap panas sehingga hunian bisa tetap sejuk. 

Maka tidak heran kalau atap keramik cukup terkenal sebagai pilihan berbagai jenis bangunan.

Idealnya, atap keramik dirancang dengan kemiringan cukup tajam yaitu minimal 30 derajat. 

Atap metal 

Diperkenalkan pertama kali di awal tahun 2000-an, atap yang juga disebut “Multiroof” sesuai dengan merek pertama yang memasarkannya. 

Pemasangannya yang praktis menjadi nilai jual utama serta harga yang terjangkau untuk berbagai kalangan.

Sudut kemiringan jenis atap metal adalah minimal 25 sampai maksimal 35 derajat.  

Baca juga: Daftar Harga Bahan Bangunan Terbaru 2020, Jangan Sampai Tertipu!

Atap polycarbonate

Kontras dengan jenis atap lainnya yang cenderung dirancang dengan sudut kemiringan cukup landai, atap polycarbonate memiliki standar ideal dengan minimal di atas 2 derajat. 

Jadi persentase minimalnya adalah 1,5% dari ukuran panjang bentang. 

Contohnya:

Atap polycarbonate jenis kanopi carport dengan panjang 6 m (600 cm).

Artinya, bidang tertinggi pada sisinya adalah T = 9 cm dan sisi paling rendah yaitu T = 0 cm. 

Atap kaca

Khusus properti yang memakai bahan dasar kaca sebagai penutup atap, pastikan sudut kemiringannya sesuai. 

Standar sudut yang ideal untuk jenis atap kaca minimal 2 derajat dengan maksimal kemiringan 90 derajat. 

Atap dak 

Khusus atap dak pada bangunan dengan desain flat roof, dapat dibuat dengan kemiringan 0 derajat selama konstruksi dikerjakan dengan tepat. 

Namun, derajat kemiringan tersebut bisa disesuaikan dengan desain rumah yang diinginkan.

Atau sebagai upaya meningkatkan elevasi agar air dapat mengalir ke saluran drainase ketika hujan. 

Atap spandek 

Pilihan atap modern yang terbuat dari campuran alumunium, seng, dan silikon ini memang sedang naik daun. 

Daya tahannya yang tinggi serta proses pemasangan yang mudah menjadi nilai lebih yang disukai oleh banyak penggunanya. 

Jika kamu akan memakai atap spandek untuk hunian, pastikan kemiringannya dibuat minimal 5 derajat hingga maksimal 60 derajat.

Itu dia tadi berbagai jenis atap serta sudut ideal yang dapat kamu jadikan patokan saat merenovasi atau membuat rumah.

Pahami lebih dalam lagi seputar material bangunan untuk hunianmu dengan membaca terus artikel.rumah123.com!
Bagikan:
3536 kali