AC bocor bukan hanya membuat kamu tidak nyaman, tapi juga bisa membahayakan penghuni rumah. Segera atasi dengan cara mudah ini. 

ac bocor

Jika ditelaah dengan baik, harus diakui penggunaan AC merupakan hal yang sangat vital untuk masyarakat Indonesia.

Sebab, musim kemarau yang cukup panjang ini menjadikan pendinginan udara sebagai elemen penting dalam listrik rumah.

Tak hanya sekadar penting, umumnya AC merupakan salah satu penyumbang biaya listrik terbesar selain penggunaan komputer, mesin cuci dan setrika. 

Jika AC di rumah kamu sudah berumur, pastinya gejala AC bocor kerap ditemukan dan dirasakan langsung bagi penghuni rumah. 

Lantas, seperti apa karakteristik AC bocor tersebut? Simak pembahasannya berikut ini.

Penyebab AC bocor yang seringkali terjadi

Walau tidak terasa, namun kebocoran AC bisa menjadi bumerang selama masa working from home (WFH), terlebih penggunaan AC bisa digunakan sepanjang hari.

Oleh sebab itu, kamu pun harus tau apa saja penyebab ac bocor di rumah berikut ini. 

- Pipa AC yang sudah terlalu tua dan berumur

Seperti umumnya produk elektronik, AC pun juga memiliki umur ekonomis maupun usia pakai.

Tak hanya sekadar pendingin dan kompresornya saja, namun juga elemen pendukung termasuk pipa AC.

Jika kamu sangat jarang merawat AC maupun servis AC, maka hal ini akan sangat mudah untuk terlihat, sehingga resistensi terhadap kebocoran pun bisa terjadi. 

Oleh sebab itu, tahap pertama dalam identifikasi ac bocor adalah mengetahui pipa AC terlebih dahulu.

- Air AC yang menetes perlahan 

Merembesnya air AC secara perlahan merupakan bagian dari proses kerja AC. 

Secara normal, AC bekerja untuk menghilangkan kelembapan pada ruang tersebut dengan merata. 

Kelembapan tersebut umumnya nanti akan mengembun lalu mengalir turun melewati saluran bawah AC. 

Umumnya, akan selalu ada momentum jika air AC keluar dari mesin AC atau kompresor AC. 

Jika kamu melihat atau menemukan ada air AC yang keluar saat menyala, maka kemungkinan AC tersebut sedang melakukan proses kondensasi. 

Hal tersebut pun sebenarnya normal sehingga kamu nggak perlu khawatir berlebih. 

Namun harus diingat jika air AC yang keluar terlalu banyak maka hal ini adalah indikasi adanya kebocoran AC. 

- Kemiringan AC yang kurang tepat saat proses pemasangan 

AC sebaiknya dipasang agak miring ke arah luar bagian belakang rumah. 

Ini akan menyebabkan air lebih mudah mengalir pada saluran pembuangan AC di rumah.

Apabila kemiringan AC tidak benar atau berada di posisi yang salah, maka hal ini bisa menyebabkan air bisa merembes dan menetes keluar.

Bukan tidak mungkin air tersebut bisa menggenangi ruangan yang berdekatan dengan AC. 

- Pertumbuhan jamur dan debu yang menumpuk 

Salah satu penyebab AC bocor adalah kotoran dan debu yang menempel pada AC maupun kompresor AC. 

Tersumbatnya saluran pembuangan AC ini pun akan memaksa air mencari jalur dan lubang lainnya dalam AC untuk keluar. 

Hal ini pun akan memicu mudahnya kebocoran AC karena keluar dari jalur titik normal. 

Selain itu, pertumbuhan jamur dan penumpukan debu pada mesin AC bukan suatu yang bisa diremehkan. 

Apabila AC tidak dibersihkan dengan benar, maka jamur dan kotoran pun lebih mudah untuk menyebar. 

Hal tersebut akan menimbulkan efek domino bahkan dapat mengganggu sistem pernafasan tubuh. 

Tak ayal jika kotoran dan debu pada AC pun kerap menjadi sesuatu hal yang amat sensitif. 

Baca juga: 7 AC Portable di Bawah Rp1 Juta, Super Dingin dan Anti Boros Listrik!

Cara mengatasi AC bocor yang mudah dilakukan

Jika AC rumah telah mengalami kebocoran, maka hal tersebut harus ditanggulangi dan diperbaiki secara cepat.

Hal ini bukan hanya supaya AC berfungsi dengan normal, namun bertujuan untuk menjaga kesehatan AC dari bahaya racun.

Adapun, cara mengatasi dan mencegah AC bocor di rumah bisa kamu lakukan sebagai berikut. 

1. Ganti selang AC yang sudah bocor 

Apabila AC rumah sudah berumur, setidaknya lebih dari lima tahun maka hal terbesar yang sangat penting untuk kamu lakukan adalah mengganti selang AC terlebih dahulu.

Sebab, selang AC merupakan proses pertukaran dan pendinginan AC yang sangat vital, sehingga hal ini berkaitan langsung terhadap fungsi AC yang sebenarnya. 

Pada proses ini sebaiknya kamu gunakan teknisi AC yang andal, mengingat ganti selang AC bukan perkara yang mudah.

2. Servis AC secara berkala jika diperlukan 

Untuk mencegah kebocoran AC yang membahayakan, kamu pun bisa melakukan servis AC secara berkala, setidaknya satu bulan sekali.

Servis AC ini meliputi pembersihan kotoran-kotoran baik di AC dalam maupun kompressor luaran. 

Tak hanya sekadar pembersihan, kamu pun bisa meminta bantuan teknisi untuk mengatur saluran buang AC agar tidak menumpuk. 

3. Cuci AC secara sederhana

Tahapan kecil yang bisa kamu lakukan adalah membersihkan debu-debu pada saringan sebagai bagian penting dari mencegah kebocoran AC. 

Kamu pun cukup membersihkannya dengan sederhana, namun harus dilakukan secara teliti agar udara AC terlihat bersih. 

Baca juga: 9 Cara Membersihkan AC Sendiri dengan Benar | Mudah & Hemat Biaya!

Jika AC bocor, perlukah freon AC ditambahkan?

Kebocoran AC kerap dikaitkan dengan freon AC yang sudah banyak berkurang fungsinya. 

Lantas, apakah AC yang bocor tersebut harus ditambahkan freonnya supaya kembali dingin? Jawabannya Ya!

Sebab, kebocoran AC akan tak hanya berdampak pada tetesan air saja, namun juga bisa membuat kerja AC menjadi lebih ekstra, bahkan AC pun bisa menjadi panas.

Oleh sebab itu jika AC tersebut sudah bocor, kamu pun juga harus menambahkan freon kembali ketika dalam proses servis. 

Umumnya, proses penambahan freon AC dilakukan setelah pembersihan sisi dalam dan luaran AC. 

Dapat disimpulkan jika AC rumah yang bocor tergolong sangat membahayakan penghuni rumah, terlebih AC sudah menjadi kebutuhan primer selama masa working from home (WFH).

Meski demikian, kamu pun bisa mencegah bahaya kebocoran AC tersebut dengan cukup mudah.

Yuk, cari tahu tips dan trik menarik seputar rumah hanya di artikel.rumah123.com selengkapnya.

Bagikan:
4552 kali