unsur-intrinsik-cerpen

Karya sastra seperti novel, dongeng, dan cerita pendek atau cerpen memiliki unsur pembentuk dan pembangunnya. Salah satunya adalah unsur intrinsik cerpen.

Selain unsur intrinsik, ada juga unsur ekstrinsik yang perlu untuk dipahami saat hendak membuat sebuah karya sastra seperti cerpen.

Cerpen sendiri merupakan cerita pendek yang memiliki kesan tunggal sehingga umumnya hanya dipusatkan pada satu tokoh dalam satu cerita.

Cerpen juga disebut sebagai salah satu prosa atau karangan fiksi yang isinya hanya berfokus pada satu permasalahan atau konflik.

Lantas, seperti apa unsur intrinsik dan ekstrinsik cerpen?

Untuk lebih memahaminya, simak penjelasannya di bawah ini yang dilansir dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Mengenal Unsur Intrinsik Cerpen

Unsur intrinsik merupakan unsur-unsur yang dapat membangun dalam cerpen sehingga unsur ini sangat penting dan tidak boleh dilewatkan dalam karya sastra.

Adapun komponen-komponennya adalah sebagai berikut:

Tema

unsur-intrinsik foto: pexels.com/Judit Peter

Tema merupakan ide dasar cerita yang melatarbelakangi keseluruhan isi cerpen.

Adapun tema sendiri memiliki sifat umum.

Oleh karena itu, tema banyak diambil dari lingkungan sekitar, kisah pribadi seseorang, sejarah, dan lain-lain.

Namun dalam cerpen, biasanya tema jarang dituliskan secara tersurat oleh pengarangnya.

Tokoh

Selanjutnya adalah tokoh yang merupakan orang yang berperan dalam cerita.

Penokohan sendiri adalah teknik atau cara pengarang dalam menggambarkan dan mengembangkan karakter tokoh dalam cerita.

Penokohan tokoh dalam cerita biasanya terbagi menjadi tiga karakter, yakni protagonis (baik), antagonis (kurang baik/buruk), dan tritagonis (netral).

Latar atau Setting

Latar atau setting dalam cerpen juga sangat diperlukan. Adapun latar meliputi tempat, waktu, dan peristiwa.

Hal ini perlu digunakan untuk memperkuat keyakinan pembaca terhadap jalanya suatu cerita.

Latar dalam suatu cerita bisa bersifat faktual, maupun imajinatif.

Alur atau Plot

menulis-cerpen foto: pexels.com/Tirachard Kumtanom

Alur adalah jalan pola pengembangan atau rangkaian peristiwa yang terjadi dalam cerita.

Dengan adanya alur cerita akan menjadi kesatuan yang utuh.

Pola pengembangan cerita suatu cerpen haruslah menarik sehingga pembaca dapat terdorong untuk membaca cerita sampai akhir.

Gaya Bahasa

Penggunaan gaya bahasa adalah cara mengungkapkan perasaan atau pikiran dengan tujuan memberikan efek pada para pembacanya.

Gaya bahasa atau majas juga digunakan salam menciptakan suatu nada, dan suasana persuasif, serta dialog agar mampu memperlihatkan interaksi sekaligus hubungan antartokoh.

Banyak sekali macam-macam majas yang dapat digunakan.

Contohnya adalah majas metafora, alegori, hiperbola, personifikasi, dan lain sebagainya.

Sudut Pandang

Cerpen juga harus menggunakan sudut pandang.

Sudut pandang adalah ciri khas atau strategi yang digunakan oleh pengarang dalam menyampaikan cerita.

Sudut pandang terdiri dari orang pertama, kedua, dan ketiga.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan, pengarang juga menggunakan sudut pandang orang yang berada di luar cerita.

Amanat

Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan pengarang kepada pembacanya. Umumnya, amanat dalam cerpen bersifat tersirat.

Sebagai contoh, tema cerita tentang perjuangan pahlawan akan berisi amanat tentang menumbuhkan sifat pantang menyerah, dan semangat mempertahankan kemerdekaan.

Mengenal Unsur Ekstrinsik

unsur-ekstrinsik-cerpen foto: pexels.com/Todoran Bogdan

Unsur ekstrinsik adalah unsur yang berada di luar cerpen, meliputi norma yang berlaku di masyarakat untuk memenuhi hidupnya.

Hal ini menjadi bagian penting bagi pengarang, dalam membuat suatu cerita.

Berikut adalah komponen unsur ekstrinsik cerpen:

Latar Belakang Penulis

Komponen pertama dari unsur ekstrinsik cerpen adalah latar belakang penulis.

Latar belakang penulis merupakan riwayat hidup penulis atau pengarang cerita tersebut, misalnya psikologis, dan aliran sastranya.

Latar Belakang Masyarakat

Berikutnya adalah latar belakang masyarakat.

Latar belakang masyarakat merupakan pandangan ideologi suatu masyarakat pada negara, seperti kondisi politik, kondisi ekonomi, dan kondisi sosial.

Nilai

Unsur ekstrinsik berikutnya adalah nilai.

Nilai yang dimaksud adalah nilai yang merupakan unsur ekstrinsik.

Adapun nilai tersebut meliputi nilai moral, nilai agama, nilai sosial, dan nilai budaya.

***

Itulah penjelasan mengenai unsur intrinsik cerpen dan perbedaannya dengan unsur ekstrinsik.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat, ya!

Jangan lupa, kunjungi artikel rumah123.com dan temukan artikel menarik lainnya.

Dapatkan kemudahan mencari hunian impian seperti di Roseville Soho Suite hanya di Rumah123.com, karena kami selalu #AdaBuatKamu.

Bagikan:
316 kali