OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Arti UMR atau Upah Minimum Regional dan Skema Perhitungannya. Penjelasan Lengkap!

15 Desember 2022 · 3 min read Author: Nico Nadine

arti umr

Arti UMR (Upah Minimum Regional) secara umum adalah upah yang penetapannya dilakukan oleh gubernur lantas menjadi acuan pendapatan buruh di tiap-tiap wilayah.

Penetapan upah minimum ini dilakukan pemerintah dengan tujuan guna melindungi kepentingan pekerja.

Nantinya, upah tersebut berfungsi sebagai salah satu bentuk pencegahan suatu perusahaan yang hendak membayar karyawan dengan gaji yang terlampau rendah.

Berlakunya UMR dalam satu wilayah diatur dalam Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 226 Tahun 2000.

Perlu kamu ketahui, istilah UMR sudah tak berlaku dan penyebutannya kini berubah menjadi Upah Minimum Provinsi (UMP).

Akan tetapi, pengistilahan UMR telah kadung melekat di benak masyarakat sehingga terkadang masih sering dipakai.

Berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 7 Tahun 2013, UMP ini ditetapkan dan diumumkan oleh gubernur terkait setiap tanggal 1 November.

Sementara itu, UMK atau Upah Minimum Kota/Kabupaten diumumkan selambat-lambatnya tanggal 21 November per tahunnya.

Arti UMR dan Bedanya dengan UMP atau UMK

arti umr

Apa itu UMR? UMR adalah standar upah terendah di suatu daerah dan penetapan yang dilakukan oleh gubernur lantas menjadi acuan pendapatan buruh di tiap-tiap wilayah.

Perbedaan UMR dan Upah Mininum Provinsi (UMP) terletak pada sebutannya saja karena secara makna hampir serupa, yaitu acuan upah terendah di suatu provinsi.

Di luar itu, ada pula UMK atau Upah Minimum Kota/Kabupaten yang sama-sama ditetapkan oleh seorang gubernur.

Namun, dalam keputusannya perihal UMK, gubernur membutuhkan pertimbangan dari Dewan Pengupahan Provinsi dan bupati/wali kota.

Dalam artian, nominal UMK tidak boleh lebih rendah dari UMP dan apabila gubernur tidak menetapkan UMK, upah yang berlaku di kota/kabupaten mengikuti UMP.

Adapun skemanya perhitungan atau penentuan UMR, Dewan Pengupahan Provinsi terlebih dahulu menghimpun data atau informasi.

Misalnya perihal keberagaman perusahaan, jumlah perusahaan dan tenaga kerja, devisa, dan nilai tambah yang dihasilkan, kemampuan perusahaan, asosiasi perusahaan, hingga serikat pekerja masing-masing daerah.

Tidak hanya itu, penetapan UMR yang berbeda-beda tiap daerah juga didasari pada tingkat kemampuan, sifat, dan jenis pekerjaan pada tiap-tiap perusahaan.

Daftar UMP Terbaru Tahun 2023

Melansir berbagai sumber, penetapan Upah Minimum Provinsi 2023 telah diumumkan.

Lantas, provinsi mana yang tertinggi? Cek daftarnya!

Provinsi UMP
DKI Jakarta Rp4.901.798
Papua Rp3.864.696
Kep. Bangka Belitung Rp3.498.479
Sulawesi Utara Rp3.485.000
Aceh Rp3.413.666
Sumatera Selatan Rp3.404.177
Sulawesi Selatan Rp3.385.145
Papua Barat Rp3.282.000
Kep. Riau Rp3.279.194
Kalimantan Utara Rp3.251.702
Kalimantan Timur Rp3.201.396
Riau Rp3.191.662
Kalimantan Tengah Rp3.181.013
Kalimantan Selatan Rp3.149.977
Gorontalo Rp2.989.350
Maluku Utara Rp2.976.720
Jambi Rp2.943.033
Sulawesi Barat Rp2.871.794
Maluku Rp2.812.827
Sulawesi Tenggara Rp2.758.984
Sumatera Barat Rp2.742.476
Bali Rp2.713.672
Sumatera Utara Rp2.710.493
Banten Rp2.661.280
Lampung Rp2.633.384
Kalimantan Barat Rp2.608.601
Sulawesi Tengah Rp2.599.456
Bengkulu Rp2.418.280
NTB Rp2.371.407
NTT Rp2.123.994
Jawa Timur Rp2.040.244
DI Yogyakarta Rp1.981.782
Jawa Barat Rp1.986.670
Jawa Tengah Rp1.958.169

 

***

Semoga ulasan mengenai arti UMR di atas bermanfaat, ya.

Pantau terus informasi menarik lainnya hanya di artikel.rumah123.com.

Jangan lupa follow Google News Rumah123.com agar tidak ketinggalan artikel paling baru.

Sedang mencari hunian yang aman dan nyaman seperti Golden Hills?

Kunjungi saja Rumah123.com untuk mendapatkan penawaran dan promo terbaik karena kami selalu #AdaBuatKamu.


Tag: , ,


IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA