cash bertahap (Sumber: istock)

Cash bertahap menjadi salah satu fasilitas pembayaran yang kerap ditawarkan oleh developer. Lantas, seperti apa sih caranya dan skema tersebut?

Ketika kamu ingin membeli sebuah properti hunian para pengembang akan menyediakan cara pembayaran yang beragam.

Ada tiga metode pembayaran properti yang dikenal di tanah air, yakni cash keras, KPR, dan cash bertahap.

Ketiga fasilitas cara bayar tersebut punya keunggulan dan kekurangannya masing-masing, tentunya bisa disesuaikan dengan kondisi kantong kamu.

Sebelumnya, Rumah123.com telah mengulas mengenai cash keras, serta untung ruginya bagi pembeli.

Nah, sebagai kelanjutan pembahasan lalu, saat ini Rumah123.com ingin mengulas apa itu cash bertahap.

Mengenal  Metode Pembayaran Cash Bertahap

Dilansir dari berbagai sumber, arti cash bertahap sebenarnya merupakan gabungan antara tunai dan kredit.

Jadi, bila ingin membeli perumahan cash bertahap, kamu terhitung membelinya dengan tunai.

Tetapi, dilakukan secara mencicilnya setiap bulan dalam rentang waktu tertentu sesuai kesepakatan.

Biasanya, para pengembang properti menawarkan skema pembayaran dengan periode antara 6 hingga 24 bulan, bahkan ada yang lebih lama lagi.

Tahapan Beli Rumah dengan Cash Bertahap

penandatanganan AJB rumah cash bertahap (Gambar: istock)

Untuk kamu ketahui, tahapan beli rumah atau apartemen dengan metode tunai bertahap ini tergolong mudah lo.

Penasaran dengan langkah-langkahnya? Perhatikan ulasan di bawah ini bersama-sama.

1. Bayar Booking Fee 

Setelah memilih unit huniannya, kamu diharuskan membayar uang tanda jadi alias booking fee.

Kemudian, developer akan memberikan formulir pemesanan kavling atau rumah yang harus kamu tanda tangani.

2. Menyepakati Periode Pembayaran

Periode pembayaran tunai bertahap pasti lebih singkat, bila dibandingkan dengan pembayaran dengan kredit.

Biasanya, jangka waktu pembayaran cash bertahap mulai dari 18 bulan hingga 3 tahun. Tergantung kesepakatan kamu dengan developer.

3. Waktu Pembayaran

Metode pembayaran yang dikenal pula sebagai tunai bertahap ini, juga mewajibkan kamu untuk membayar uang muka.

Untuk besaran uang muka, sesuai kesepakatan kamu dengan developer pada saat awal transaksi.

Sedangkan untuk sisa pembayarannya, akan dibagi rata sesuai dengan jangka waktu pelunasan. Penting untuk dicatat, tidak ada bunga dalam metode tunai bertahap.

4. Penandatanganan AJB

Setelah proses administrasi dan pembayaran selesai, kemudian langkah selanjutnya penandantangan Akta Jual Beli alias AJB

Penandatanganan AJB dilakukan di hadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

Untuk syarat penandatangan AJB, jangan lupa mempersiapkan kuitansi pembayaran pelunasan harga rumah, pembayaran pajak-pajak, pembayaran biaya untuk notaris dan biaya-biaya lainnya.

Keuntungan Cash Bertahap untuk Pembeli Hunian

pembeli-rumah-akan-mendapatkan-keuntungan-bila-membeli-hunian-dengan-cash-bertahap (Foto: istock)

1. Tidak Terikat Suku Bunga

Karena pembayarannya langsung ke developer, maka cicilannya tidak tergantung dengan suku bunga bank.

Kamu cukup membayar cicilan harga rumah secara tunai, sesuai dengan perjanjian tanpa harus terikat bunga yang naik turun.

2. Harga Lebih Murah

Membeli rumah dengan cara ini, maka kamu berkesempatan mendapat harga yang lebih murah.

Apalagi, kini banyak developer yang menawarkan promo hadiah dan diskon menarik untuk pembelian rumah secara tunai.

3. Lebih Efisien

Keuntungan lainnya yang bisa kamu dapat bila membeli hunian dengan cash bertahap, yakni kamu tidak perlu mengurus berbagai administrasi di bank, sehingga lebih efisien dan hemat waktu.

Kekurangan Pembayaran Properti dengan Cash Bertahap

Cara pembayaran properti ini ternyata juga punya kekurangannya lo. berikut ini di antaranya.

1. DP Lebih Besar

Karena jangka waktu pembayaran cash bertahap sangat singkat, maka kamu diwajibkan untuk menyerahkan down payment (DP) yang cukup besar.

Umumnya, developer menetapkan besaran DP 30% hingga 50%, dari harga rumah atau pun unit apartemen.

2. Waktu Pelunasan Sangat Singkat

Bila tenor cicilan KPR bisa hingga 25 tahun, namun untuk cash installment tunai bertahap terbilang lebih singkat, yakni kurang lebih 6-24 bulan.

Nah, itulah secuil informasi mengenai cash bertahap yang umum digunakan dalam pembayaran pembelian properti.

Baca juga ulasan mengenai informasi terkait pembiayaan lainnya, seperti jenis akad KPR syariah, hanya di artikel.rumah123.com.

Kalau kamu ingin cari rumah idaman, yuk telusuri berbagai rekomendasi terbaiknya di Rumah123.com.

Bagikan:
451 kali