Spesifikasi Rumah Subsidi

Istilah okupansi dalam beberapa waktu belakangan sering kita dengan di layar televisi dan media sosial.

Dalam membangun sebuah bangunan atau komplek perumahan, tentunya pihak pengembang akan selalu memperhatikan kepadatan suatu bangunan demi memperhatikan kenyamanan pengunjung.

Apalagi di era pandemi seperti sekarang ini yang sangat memperhatikan social distancing sebagai protokol kesehatan yang wajib ditaati.

Hal ini menjadi perhatian utama para pengembang untuk membuat properti yang tepat dari sisi skala luas dan kapasitas.

Yuk, langsung saja kita simak ulasan lengkap mengenai istilah okupansi mulai dari pengertian hingga alasan mengapa sebuah gedung perlu memperhatikannya berikut ini.

Pengertian Okupansi

pengertian okupansi Sumber: Pixabay

Okupansi atau occupancy dalam Bahasa Inggris adalah istilah yang menggambarkan tingkat keterisian sebuah bangunan.

Sebuah bangunan atau rumah tentunya memiliki kapasitas pengunjung yang bervariasi tergantung dengan ukuran dan luasnya masing-masing.

Banyaknya pengunjung atau penghuni dalam sebuah bangunan tersebut menggambarkan tingkat okupansinya.

Istilah ini identik dengan properti seperti rumah, mal, pusat perbelanjaan, apartemen, rumah sakit hingga tempat penginapan atau hotel.

Jika kapasitas bangunan sudah melebihi dari ambang batas yang disarankan, maka bangunan tersebut masuk dalam kategori over occupancy.

Dampaknya, tingkat kenyamanan pengunjung yang masuk ke dalam gedung tersebut akan menurun atau bahkan terancam tidak mendapatkan tempat.

Okupansi dalam Dunia Properti

okupansi dalam dunia properti Sumber: Pixabay

Seperti yang sudah disebutkan di atas, istilah okupansi dapat digunakan untuk menggambarkan situasi di beberapa bentuk properti.

Berikut ini adalah beberapa diantaranya:

Okupansi dalam Lingkungan Perumahan

Jika kita ingin membeli rumah di dalam sebuah perumahan, tentunya kita ingin mendapatkan lokasi terbaik di perumahan tersebut.

Namun sayangnya, hal tersebut sering terkendala dengan tingkat keterisian perumahan yang sudah hampir penuh.

Akibatnya, kita tidak bisa memilih jenis hunian yang kita inginkan.

Meskipun demikian, tingkat okupansi perumahan yang tinggi dapat menggambarkan bahwa perumahan tersebut memiliki prospek yang baik dalam waktu jangka pendek maupun jangka panjang.

Okupansi dalam Gedung Perkantoran

Di Jakarta, terdapat banyak gedung perkantoran yang berdiri tinggi sepanjang jalan Jenderal Sudirman, Kuningan hingga Gatot Subroto.

Meskipun terlihat sangat banyak, namun pada kenyataannya tidak semua gedung tersebut diisi oleh perusahaan yang beroperasi di Tanah Air.

Pada kenyataannya, terdapat banyak gedung yang kosong.

Terutama pasca terjadinya pandemi Covid-19 di Indonesia pada tahun 2020 yang lalu.

Okupansi dalam Mal atau Pusat Perbelanjaan

Selain gedung perkantoran, mal atau pusat perbelanjaan juga menjadi salah satu tempat yang terdampak pandemi Covid-19.

Bahkan banyak pusat perbelanjaan yang menjadi sepi karena pengunjung yang jauh berkurang.

Okupansi dalam Rumah Sakit

Berbanding terbalik dengan gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan, tingkat okupansi di rumah sakit justru meningkat semenjak pandemi berlangsung.

Ini tidak lain akibat semakin banyaknya orang yang terpapar Covid-19 dan perlu mendapatkan perawatan ekstra.

Bahkan pada gelombang Covid-19 varian Delta beberapa waktu lalu, banyak pasien yang terpaksa dirawat diluar ruangan rumah sakit karena tingkat keterisian yang penuh.

Okupansi dalam Penginapan atau Hotel

Terakhir, tingkat keterisian sebuah properti juga identik dengan bidang perhotelan.

Perhotelan menjadi salah satu sektor yang paling terdampak dari adanya pandemi.

Banyak hotel yang harus gulung tikar atau bahkan memecat karyawannya karena tingkat pengunjung yang terus berkurang.

Mengapa Sebuah Bangunan Perlu Memperhatikan Okupansi?

Okupansi adalah Sumber: Pixabay

Sebuah bangunan dibangun dengan kemampuan dan kapasitas tertentu yang penting diketahui.

Apabila tidak diperhatikan oleh pengelola gedung, bangunan ini berisiko akan mengalami kerusakan atau bahkan bencana.

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa banguna  perlu meperhatikan tingkat keterisiannya.

1) Supaya pengunjung yang datang merasa nyaman dan aman.

2) Meminimalisir penyebaran penyakit.

3) Memberikan ruang gerak yang cukup.

4) Memberikan udara yang cukup untuk para pengunjung

Nah, itulah ulasan lengkap mengenai okupansi yang bisa kamu ketahui.

Semoga artikel di atas bisa memberikan informasi dan bermanfaat buat kamu, ya!

Jika kamu sedang mencari rumah, apartemen, tanah atau yang lainnya di marketplace properti tepercaya dan aman, bisa mengunjungi laman Rumah123.com dan 99.co untuk mendapatkan penawaran terbaik seperti di Puri Harmoni Residence Deli Serdang.

Buka lembaran baru dan wujudkan impianmu, kami selalu #AdaBuatKamu.

Jangan sampai ketinggalan untuk mendapatkan berita dan tips terbaru mengenai dunia properti dalam negeri serta mancanegara di artikel Rumah123.com.

Bagikan:
587 kali