ayam pheasant

Sudah tahu tentang ayam pheasant atau ayam pegar? Ayam hias yang cantik ini ternyata bisa berharga hingga Rp25 juta sepasang, kok bisa mahal ya. 

Ayam pheasant memang belum lama dibudidayakan di Indonesia, namun ayam hias ini sudah menarik perhatian para pencinta hewan, 

Situs berita online Republika.co.id pernah melansir mengenai peternakan ayam pheasant atau ayam pegar. 

Ada peternakan ayam hias ini di kawasan Margoagung, Seyegan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Peternakan ini memiliki sejumlah koleksi seperti golden pheasant, yellow pheasant, silver pheasant hingga lady amherst pheasant.

Harga ayam hias ini di pasaran berkisar antara Rp6 juta hingga Rp25 juta per pasang, hmmm lumayan mahal kan?

Ayam pheasant merupakan jenis ayam yang unik dan langka, habitat aslinya di China dan Tibet. 

Sepintas, ayam ini lebih mirip burung jika dibandingkan dengan ayam jenis petelur atau ayam potong. 

Ayam pegar ini memiliki bulu yang indah sehingga menarik perhatian, apalagi warnanya cukup mencolok. 

Sejumlah peternakan sudah mulai membudidayakan ayam pheasant ini, beberapa di antaranya ada di Yogyakarta. 

Kalau kamu tertarik untuk membeli atau mencari tahu informasinya, kamu bisa datang ke kota pelajar ini. 

ayam pheasant

Ayam Pheasant Bisa Ditaruh di Kandang Berukuran Sedang 

Jika kamu berencana untuk memelihara ayam pheasant atau ayam pegar ini, langsung beli sepasang ayam.

Setelah itu, jangan lupa untuk menyiapkan kandang dengan ukuran 2x2x2,5 meter (panjang, lebar, tinggi). 

Ayam ini biasa hidup di alam liar dengan suhu yang sejuk dan penuh dengan pepohonan, jadi rancang kandang yang mirip dengan habitatnya. 

Tempat tinggal ayam ini harus separuh tertutup dan juga separuh terbuka sehingga matahari bisa masuk dan air hujan pun demikian. 

Ayam pheasant lebih merasa nyaman untuk tinggal di kandang yang seperti ini karena tidak terlalu kering dan lembab. 

Makanan Ayam Pheasant Ternyata Mudah 

Untuk makan, ayam pheasant bisa diberikan berupa pakan ternak yang biasa dijual bebas di toko. 

Kamu juga bisa menambahkan butiran jagung dan beras merah sebagai campuran dari pakan ternak. 

Untuk meningkatkan metabolisme ayam, coba berikan irisan daun sawi dan kecambah sebanyak tiga kali dalam satu pekan. 

Jangan lupa untuk memberikan pakan alami ayam seperti jangkrik atau ulat setidaknya satu pekan sekali. 

ayam pheasant

Musim Kawin Ayam Pheasant Jelang Musim Hujan 

Pemilik ayam harus mengetahui kalau musim kawin ayam pheasant ini terjadi pada September atau November, saat musim hujan. 

Ayam betina akan bertelur sebanyak 12 hingga 15 butir, setelah itu seluruh telur akan dimasukkan ke inkubator. 

Mau tahu kenapa telur ayam pegar ini dimasukkan ke dalam inkubator? Ternyata, ayam betina tidak mau mengeraminya. 

Ayam pegar ini memang hanya kawin satu kali dalam satu tahun, sehingga tidak heran kalau harganya memang mahal. 

Setelah menetas, anak ayam pheasant ini sudah bisa mencari makan seperti anak ayam pada umumnya.

Prospek Ayam Pheasant Ternyata Bagus 

Para peternak ayam pheasant menyatakan harga ayam hias ini memang stabil dari tahun ke tahun. 

Situs Merdeka.com melansir bahwa seorang peternak bernama Anggit Mas Arifuddin bisa meraih omset hingga Rp120 juta per tahun dari menjual ayam pheasant

Harga anak ayam Ringneck Pheasant berumur satu bulan berkisar antara Rp200 ribu hingga Rp500 ribu. 

Untuk anak ayam pheasant jenis Ringneck Pheasant ini memang bisa dijual saat masih anakan. 

Sedangkan untuk jenis lainnya, biasanya dijual pada pada usia enam bulan, tentunya sudah berukuran besar. 

Ayam jenis Golden Pheasant bisa dijual Rp5,5 juta sepasang, Yellow Pheasant dijual dengan harga Rp6-7 juta sepasang. 

Sedangkan untuk jenis Lady Amherst malah bisa dijual dengan harga Rp9-9,5 juta sepasang, sementara jenis lainnya bisa dijual lebih mahal lagi. 

Jadi tidak salah kan kalau ayam pheasant ini bisa berharga sampai Rp25 juta, anak ayam saja sudah berharga Rp9,5 juta. 

Kamu tertarik untuk memelihara ayam pheasant ini atau malah ingin memiliki peternakan ayamnya? 

Situs properti Rumah123.com selalu menyajikan artikel-artikel menarik mengenai cara memelihara dan merawat hewan di rumah.

Baca juga: 9 Cara Merawat Hamster di Rumah | Hewan Peliharaan Bisa Tumbuh Sehat 

Bagikan:
1749 kali