Pembelian rumah halal melalui developer properti syariah kini cukup digandrungi. Tapi sebelum kamu membeli, pastikan dulu untuk memahami 5 hal ini ya!

Banyaknya penduduk Muslim di Indonesia, ditambah dengan kesadaran masyarakat akan ekonomi syariah, membuat properti berbasis syariah semakin digandrungi beberapa tahun belakangan ini. Awalnya, sejumlah bank berbasis syariah seperti Bank Muamalat, Bank Mandiri Syariah, Bank BNI Syariah, yang sudah menjawab permintaan masyarakat tersebut.

Belakangan ini, terdapat alternatif baru untuk membeli rumah yang sesuai syariat Islam. Yaitu melalui developer properti syariah sebagai pengembang khusus.

Beli Properti Tanpa Riba, Tanpa BI Checking, Tanpa Bank, Tanpa Denda. Sering mendengar iklan dengan bunyi tersebut? Promosi semacam ini memang banyak dilakukan oleh developer properti syariah. Memangnya bisa ya beli rumah dengan skema seperti itu?

Apa promosi tersebut hanya iming-iming belaka? Eits, jangan salah. Ternyata memang begitu metode pembelian rumah lewat developer properti syariah. Apakah kamu salah satu yang tertarik? Jangan buru-buru membeli, pelajari dulu 5 hal ini.

Tidak melibatkan campur tangan bank

developer properti syariah - rumah123.com

Seperti bunyi iklan di atas, salah satu ciri khas dari developer syariah adalah tidak adanya campur tangan bank. Lalu bagaimana cara kerjanya? Apakah konsumen hanya bisa membelinya secara lunas dan tak bisa mencicilnya?

Ternyata, semua transaksi jual beli rumah melalui developer syariah terdapat pada kesepakatan perjanjian yang telah tertulis pada Surat Pemesanan Pembelian Rumah (SPPR) yang berisi tenor, angsuran per bulan, dan margin yang diambil oleh pihak developer.

Ketentuan yang tertuang di dalamnya tentu telah disepakati oleh kedua belah pihak, dan ditandatangani dengan materai. Sebenarnya, skema yang digunakan dari pembelian rumah ini masuk ke dalam akad murabahah. Bedanya, skema ini benar-benar tidak melibatkan perbankan, baik untuk urusan KPR maupun urusan pembangunan.

Baca juga: KPR Syariah Bisa Jadi Lebih Menguntungkan, Mau Tau Kenapa?

Tidak terdapat proses BI Checking

Karena tidak melibatkan bank, maka proses penilaian kelayakan konsumen di BI Checking juga tidak menjadi suatu keharusan. Setelah tenor, besaran cicilan, dan margin disepakati, konsumen hanya perlu berurusan dengan pihak developer serta notaris yang ditunjuk.

Tidak ada sita menyita atau denda ketika terjadi kredit macet

developer properti syariah - rumah123.com

Bagaimana jika kamu mengalami kredit macet dan tidak bisa membayar cicilan di tengah jalan? Tenang, berbeda dengan pembelian rumah secara konvensional yang melibatkan bank, developer syariah tidak akan menyita rumah milikmu, melainkan mencari win-win solution alias kesepakatan terbaik untuk kamu dan mereka.

Begitu juga jika kamu telat dalam membayar cicilan. Tidak ada denda yang dikenakan oleh pihak developer. Yang penting kamu memiliki itikad baik untuk membayar cicilan yang menunggak tersebut.

Baca juga: KPR Syariah dengan KPR Konvensional, Mana Cicilannya yang Lebih Murah?

Penyerahan kunci lebih lama hingga tahunan

developer properti syariah - rumah123.com

Lantaran tidak melibatkan bank, penyerahan kunci rumah yang dibeli lewat developer syariah biasanya cenderung lebih lama dibandingkan pembelian rumah konvensional. Sebab, pembangunan rumah akan sangat tergantung pada ketersediaan dana angsuran dari konsumen. Jadi, semakin lancar kamu membayar angsuran, akan semakin cepat juga kamu bisa mendapatkan kunci rumah.

Contoh simulasi cicilan pada developer properti syariah

developer properti syariah - rumah123.com

Masih belum mendapat gambaran akan simulasi pembelian rumah di developer syariah? Berikut simulasi cicilannya:

Kamu membeli rumah seharga Rp 750 juta dengan tenor 10 tahun dan margin 5% per tahun.

Cicilan per bulan: Rp 750.000.000 : 120 bulan = Rp6.250.000

Margin per tahun: 5% x Rp 750.000.000 : 12 bulan = Rp3.125.000

Margin per bulan: Rp3.125.000 : 12 bulan = Rp260.000

Total cicilan per bulan: Rp6.250.000 + Rp260.000 = Rp6.510.000

Jadi, total cicilan bulanan yang harus kamu bayar adalah Rp6.510.000

Nah itu dia sejumlah hal yang harus kamu ketahui soal developer syariah. Apabila sudah semakin yakin untuk membeli rumah melalui mereka, maka langkah selanjutnya adalah merencanakan keuangannya. Tips-tips soal pembelian rumah bisa kamu dapatkan di artikel Rumah123.com lainnya!

Bagikan: 4646 kali