Saat renovasi rumah, kebutuhan keramik lantai rumah pun harus kamu perhatikan secara efektif dan efisien. Simak tahapan perhitungannya di sini selengkapnya.

keramik lantai

Dalam proses pembangunan maupun tahapan renovasi rumah, tahapan finishing dengan keramik lantai merupakan salah satu elemen wajib yang harus diperhatikan penghuni rumah. 

Tak hanya sekadar faktor estetika saja, faktor fungsi keramik lantai pun menjadi perhatian penting bagi penghuni rumah saat berjalan dengan telanjang kaki. 

Suasana dan aura positif pada keramik pun menjadi inspirasi menarik khususnya bagi penghuni rumah, terlebih bisa disesuaikan polanya.

Oleh sebab itu, ada banyak faktor penting dalam memenuhi kebutuhan keramik secara mudah dan efektif. 

Lantas, seperti apa tahapan dalam memilih lantai keramik? Simak pembahasannya berikut ini.  

Bagaimana cara menghitung ukuran keramik lantai? 

Meski ukuran selalu berkaitan dengan matematis, namun kamu tak perlu khawatir dalam menghitung ukuran keramik lantai. 

Sebab, perhitungan kebutuhan keramik tergolong sangat mudah dan bisa diaplikasikan oleh siapapun.

Adapun, cara perhitungan ukuran keramik lantai dideskripsikan sebagai berikut. 

1. Hitung luas lantai yang akan dilapisi oleh keramik 

Sebagai contoh, panjang 4 meter dan lebar 4 meter. Karena satuan luas rumusnya adalah panjang dikali lebar, maka keduanya harus dikalikan terlebih dulu.

Artinya, luas lantai yang akan dilapisi oleh keramik tersebut sebesar 16m2. 

2. Menghitung luas keramik dalam satu dus besar

Tahap selanjutnya adalah menghitung kebutuhan keramik dengan menghitung luas keramik.

Adapun, keramik memiliki ukuran yang bervariasi mulai dari 20x20, 30x30 dan sebagainya. 

Setelah itu, satuan isi dalam keramik juga variatif, misalnya satu dus berisi 11 keping, 25 keping maupun 35 keping. 

Cara perhitungan keramik yang benar adalah mengkonversikan satuan centimeter menjadi meter pada ukuran keramik lalu dibagi dengan 100.

Kemudian, kalikan dengan jumlah keping yang terdapat di dalam dus keramik.

Baca juga: 5 Jenis Keramik Lantai Kamar Mandi Anti Licin, Dijamin Aman Buat Lansia!

3. Kalikan luas lantai dengan luas keramik 

Tahapan akhir, cara hitung kebutuhan keramik terakhir adalah mengalikan dua hasil perhitungan sebelumnya. 

Hasil ini akan menunjukkan kebutuhan keramik dalam satu dus, dengan analisa sebagai berikut. 

Contoh

Diketahui panjang dan lebar sebuah lantai adalah 4m x 4m.

Kemudian keramik yang digunakan adalah 35cm x 35cm dengan isi 20 keping per dus.

Maka, perhitungan jumlah keramik yang dibutuhkan sebagai berikut

Luas lantai : 4m x 4m = 16m2

Konversikan ukuran menjadi 0,35 x 0,35 

Maka,  0,35 x 0,35 x 20 keping = 2,45m2 

Jadi, kebutuhan keramik yang dibutuhkan adalah 16m2 x 2,45m2 = 40 dus keramik.

Membedakan keramik lantai kamar mandi dengan kebutuhan keramik lantai lainnya

wastafel kamar mandi - rumah123.com

Pemilihan keramik lantai adalah hal yang sangat penting untuk mengisi kebutuhan tata ruang rumah, tak terkecuali kamar mandi.

Hal yang paling penting dalam memilih lantai keramik kamar mandi bisa kamu perhatikan mulai dari tekstur pemilihan lantainya terlebih dahulu.

Sebab, tekstur lantai ini sangat sensitif, mengingat kamar mandi mudah sekali tergenang oleh air. 

Untuk memudahkan tamu atau penghuni rumah ke kamar mandi, sebaiknya gunakan keramik lantai yang bersifat timbul namun memiliki tekstur yang keset.

Tujuannya supaya kamar mandi tersebut tidak mudah licin dan aman dipijak oleh semua orang.

Dapat disimpulkan jika keramik lantai merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan saat proses renovasi rumah.

Tak hanya melulu sekadar estetika, fungsi dan kepraktisan pun harus diperhatikan dengan baik supaya tidak mencelakai penghuni rumah.

Memilih jenis keramik lantai yang akan digunakan

Sebelum kamu memasang keramik lantai, hal pertama yang harus kamu perhatikan adalah pemilihan jenisnya terlebih dahulu.

Tujuan pemilihan jenis keramik juga sangat memperhatikan faktor keselamatan penghuni rumah.

Sebab, ada beberapa keramik lantai dengan permukaan yang cukup kasar dan akan membahayakan penghuni rumah saat berjalan apabila licin atau tergores luka. 

Adapun, beberapa jenis lantai keramik berikut ini bisa menjadi inspirasi yang menarik. 

Keramik biasa 

pembersih lantai kamar mandi - rumah123.com

Ini merupakan jenis keramik yang paling umum diaplikasikan pada rumah maupun ruang tamu hingga tata ruang lainnya. 

Ukurannya pun beragam, mulai dari 20x20cm, hingga 80x80 cm.

Jenis keramik ini menyajikan warna yang umum seperti putih, hitam dan sebagainya yang baik untuk penghuni rumah.

Mengingat teksturnya yang licin, ada baiknya penggunaan keramik biasa ini harus kamu perhatikan jika kamu tinggal bersama kakek dan nenek kamu. 

Jenis keramik kuadrat 

Keramik persegi tanpa glasir ini terbuat dari tanah liat yang memberi nuansa sejuk pada rumah. 

Umumnya, keramik kuadrat memiliki inspirasi warna merah, krem, dan coklat. 

Keramik homogeneous tile 

keramik lantai Sumber: Hafary

Jenis keramik ini merupakan salah satu produksi pabrik dengan ukuran yang cukup besar. 

Umumnya, keramik ini kerap digunakan pada rumah-rumah minimalis yang unik hingga saat ini. 

Bentuk teksturnya cenderung mirip marmer dan granit, namun memiliki harga yang sangat ekonomis. 

Keramik teraso 

Lain halnya dengan keramik teraso.

Motif dan desain keramik ini sangat cocok untuk rumah etnik atau rumah klasik dengan inspirasi mewah dan unik.

Keramik ini sangat cocok diaplikasikan pada semua bagian rumah.

Keramik pavers unglazed 

keramik lantai Sumber: Australian Paving Centre Mt Barker

Nama beken dari jenis keramik lainnya ini adalah saltillo. 

Mengingat, keramik ini terbuat dari tangan maka ukurannya pun tak sama bahkan cenderung berbeda. 

Umumnya, keramik ini digunakan pada teras maupun dapur rumah.

Yang harus kamu perhatikan saat memilih lantai keramik 

Setelah mengetahui jenis keramik yang akan kamu gunakan, sesuai dengan tata ruang, tahap selanjutnya adalah mengetahui hal apa saja yang harus diperhatikan saat memilih lantai keramik.

Adapun, beberapa hal yang harus kamu perhatikan dapat dideskripsikan sebagai berikut. 

Sesuaikan dengan inspirasi ruangan 

Keramik lantai akan menghasilkan inspirasi dan dekorasi rumah secara terselubung. 

Oleh sebab itu, pastikan inspirasi lantai keramik yang kamu pilih sudah sesuai dan mendukung tema keseluruhan rumah. 

Makna dari keramik tersebut pun bisa dikaitkan juga dengan cat maupun warna keseluruhan tembok rumah.

Kamu pun bisa memadukan inspirasi unik supaya keramik tersebut memiliki suasana yang hidup.

Sebagai contoh, nuansa monokrom bisa dipadukan dengan warna abu ataupun inspirasi cat merah kontras dengan merah maroon yang menyatu.

Pilih sesuai dengan kebutuhan

Setelah menyesuaikan keselarasan inspirasi ruangan dan pemilihan warna keramik, pastikan tekstur keramik yang kamu pilih tersebut nyaman untuk dipijak.

Hal ini cukup sensitif, sebab pemilihan keramik yang tepat tidak hanya membuat ruangan menjadi estetis namun juga sarat akan fungsi yang baik. 

Pastikan jika kamu sudah memiliki anak balita atau batita hindari penggunaan keramik licin yang membahayakan mereka. 

Harga keramik lantai selalu berbanding dengan kualitas dan ukuran

Jika kamu sudah memiliki pertimbangan yang sangat kuat, pastikan kamu sudah merencanakan biaya yang akan kamu keluarkan untuk membeli keramik.

Dalam pembelian keramik, sangat disarankan untuk mempertimbangkan faktor harga dan kualitas yang berimbang.

Sebab, material keramik bersifat jangka panjang dan menunjang produktivitas penghuni rumah. 

Ada dua faktor utama dalam menentukan harga keramik, yakni kualitas dan ukuran. 

Semakin tinggi harganya, artinya ukuran keramiknya pun semakin besar dan berkualitas baik. 

Umumnya, sebuah keramik memiliki harga antara Rp30 ribu sampai dengan Rp300 ribu tergantung ukuran maupun kualitasnya.

Yuk, cari tahu inspirasi dan tips menarik seputar proses renovasi rumah selengkapnya hanya di artikel.rumah123.com.

Bagikan:
5013 kali