rumah warisan

Dua agen properti ini memiliki kisah berbeda, salah satunya soal rumah warisan, namun mempunyai kesamaan yaitu keuntungan dari digital marketing.

Ada kalanya seorang broker properti harus menemui situasi unik dalam setiap perjalanan kariernya. 

Contohnya saja, ketika diminta klien untuk menjual rumah warisan yang kena sengketa, biasanya memang terbilang rumit.

Kisah unik dalam menjual rumah warisan ini ternyata dialami oleh seorang agen properti senior bernama Ferra Jong yang juga Principal Prop2go API.

Beberapa waktu lalu, situs properti Rumah123.com berkesempatan untuk menemui wanita yang  akrab disapa Ferra tersebut.

Kamu juga bisa menyaksikan wawancara broker properti tersebut, dengan mengakses akun YouTube milik Rumah123.com pada segmen #123Pro-Tips.

Jual Rumah Warisan dengan Bantuan Teknologi

Ferra tidak menyangka terjun ke dunia properti yang terbilang spesial dan membawa kesan tersendiri pada perjalanan kariernya.

Ia bercerita, suatu waktu dirinya mendapatkan listing rumah berstatus harta waris yang belum terjual selama 10 tahun lamanya.

Ternyata, rumah warisan tersebut susah dijual lantaran menjadi objek sengketa antara para ahli warisnya.

Harta warisan sering kali mendatangkan berkah dan kebaikan, tetapi juga bisa mendatangkan sengketa yang tidak kunjung usai.

“Saya pernah dapat listingan dengan ahli waris yang banyak, sampai 14 orang. Rumah itu lama tidak terjual selama 10 tahun, karena masih konflik keluarga,” kata Ferra.

Singkat cerita, setelah melalui serangkaian usaha yang dilakukannya, Ferra Jong berhasil menjual aset properti warisan tersebut.

Menariknya dia mengatakan, bila rumah warisan itu mampu terjual dengan bantuan teknologi, dalam hal ini platform digital marketing properti.

“Saya pasarkan di Rumah123.com. Ternyata, tidak lama ada orang yang tertarik, dan kemudian membeli rumah waris itu dengan cepat,” ujarnya.

Melihat hal tersebut, Ferra berpendapat bahwa memasang iklan di marketplace properti dapat membantu menjangkau lebih banyak calon pembeli.

Apalagi dia mengakui bila beragam fitur yang dimiliki website properti dapat mempermudah para agen untuk memasarkan properti jualannya.

Seperti halnya, kehadiran fitur premiere listing dan feature listing yang dimiliki oleh Rumah123.com.

“Kedua fitur itu membantu iklan listingan saya bisa berada di atas pada halaman pencarian Google, sehingga mudah diakses oleh calon pembeli,” ujarnya.

Baru Tiga Bulan Jadi Agen Sudahi Berhasil Dapat Cuan 

Sebagai informasi, Ferra Jong mengawali kariernya di bidang properti sejak sembilan tahun lalu. 

Dia merasa tertarik dan ingin merasakan pengalaman serta ilmu yang baru, sehingga ia memutuskan menjadi broker.

Ketika usia perjalanan karier baru seumur jagung, Ferra sudah merasakan manisnya keberhasilan menjual properti.

“Awal-awal 3 bulan pertama terjun menjadi agen properti, tiba-tiba saya bisa closing dan mendapatkan cuan,” kata Ferra.

Sejak saat itu, dia kian semangat untuk belajar dan menekuni profesi sebagai seorang broker properti. 

Kini, langkahnya semakin maju dengan memilih untuk membuka kantor agen properti miliknya sendiri.

Dalam praktiknya, Ferra Jong berfokus untuk menangani properti-properti yang dijual di area sekitar barat dan utara Jakarta.

“Properti ini kan luas ya. Maka, kalau mau hasilnya bagus, kita harus konsisten dan fokus," kata Ferra saat memberikan tips.

digital marketing Rumah123.com

Tidak Hanya Rumah Warisan, Broker Properti Ini Berhasil Jual 20 Unit Properti Dalam Sebulan

Kisah sukses selanjutnya juga datang dari seorang broker bernama Torang Sinaga, Principal Sadama Property.

Redaksi Rumah123.com juga sempat bertemu dengan Torang, yang berhasil menjual 20 unit properti hanya dalam waktu satu bulan saja.

“Saya sempat 9 bulan belum bisa jualan. Tetapi, saya tidak menyerah karena melihat ada potensi yang bagus,” ujarnya.

“Saya pelajari dan tekuni terus. Hingga akhirnya, pada bulan ke-10 saya langsung menjual 20 unit properti,” kata Torang melanjutkan.

Sama halnya dengan agen sebelumnya, sosok broker properti ini juga memanfaatkan fitur-fitur yang tersedia di digital marketing.

“Saya menggunakan premiere listing dan feature listing di Rumah123.com, karena sangat cepat mendapat respon dari konsumen” ujarnya.

Dengan memanfaatkan fitur itu, semakin mempermudah dia dan tim dalam memasarkan properti di area Karawaci dan Serpong, Tangerang.

Torang sudah bekerja menjadi agen properti selama enam tahun, ia sempat belajar di  salah satu kantor agen di Gading Serpong, Tangerang.

“Latar belakang saya sebenarnya seorang motivator. Namun di sisi lain, saya suka dengan dunia marketing,” ujarnya.

Namun, seiring dengan kemampuan dan pengetahuannya di bidang marketing, ia berani membuka kantor broker sendiri.

"Kita harus berpikir tidak hanya uang, namun juga harus memajukan untuk diri sendiri dan orang lain," ujarnya lagi.

Nah, itulah kisah broker yang sukses menjual rumah warisan sengketa serta bisa memasarkan 20 unit properti, dengan bantuan digital marketing.

Baca juga cerita unik dari agen properti sukses lainnya, hanya di artikel.rumah123.com, karena kami #AdabuatKamu.

Kalau ingin cari rumah impian yang strategis, yuk temukan rekomendasi terbaiknya di Rumah123.com.

Bagikan:
449 kali