OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Ayat tentang Isra Miraj dalam Al-Qur'an (Arab, Latin, dan Artinya)

15 Januari 2024 · 3 min read Author: Ilham Budhiman · Editor: M. Iqbal

ayat tentang isra miraj

ayat tentang isra miraj | sumber: shutterstock.com

Ayat tentang Isra Miraj menjelaskan mengenai peristiwa Nabi Muhammad saw. yang tertuang di sejumlah surat Al-Qur’an. Berikut bacaan ayat, terjemahan, dan artinya.

Menurut buku Hidup Bersama Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam oleh Daeng Naja, Isra Miraj adalah salah satu peristiwa penting dalam ajaran agama Islam.

Peristiwa tersebut menunjukkan kebesaran Allah Swt. yang dijelaskan dalam beberapa surat di Al-Qur’an.

Selain bukti kekuasaan Allah, hikmah Isra Miraj di antaranya menunjukkan keutamaan Nabi Muhammad saw. dibandingkan nabi-nabi lainnya, menguji keimanan umat Islam, dan fondasi keteguhan tauhid bagi kaum muslim.

Peringatan Isra Miraj terjadi pada tanggal 27 Rajab dalam kalender Islam.

Simak pengertian Isra Miraj dan ayat-ayat yang menjelaskan peristiwa tersebut di bawah ini.

Apa Itu Isra Miraj?

ayat isra miraj

Sumber: Freepik/pikisuperstar

Menurut buku Kisah Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad saw. oleh Syofyan Hadi, Isra Mikraj (Isra Miraj) adalah perjalanan Nabi Muhammad saw. dari Masjid al-Haram di Makkah hingga masjid al-Aqsa di Palestina dan terus naik menghadap Tuhan hingga batas terjauh yang bisa dicapai makhluk, yaitu Sidratul Muntaha.

Isra Miraj menjadi peristiwa sejarah yang sangat penting dan agung dalam perjalanan risalah Nabi Muhammad saw..

Kisah perjalanan Isra Miraj dijelaskan dalam berbagai hadis dan ayat Al-Qur’an.

Mengutip buku Kisah Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad Saw dan sumber lainnya, inilah ayat Isra Miraj dan artinya.

Ayat tentang Isra Miraj

ayat tentang isra miraj

Sumber: Buku Kisah Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad saw. oleh Syofyan Hadi

1. Al-Isra Ayat 1

سُبْحَٰنَ ٱلَّذِىٓ أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِۦ لَيْلًا مِّنَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ إِلَى ٱلْمَسْجِدِ ٱلْأَقْصَا ٱلَّذِى بَٰرَكْنَا حَوْلَهُۥ لِنُرِيَهُۥ مِنْ ءَايَٰتِنَآ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ

“Sub-ḫânalladzî asrâ bi‘abdihî lailam minal-masjidil-ḫarâmi ilal-masjidil-aqshalladzî bâraknâ ḫaulahû linuriyahû min âyâtinâ, innahû huwas-samî‘ul-bashîr.”

Artinya:

“Mahasuci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.”

2. Al-Najm Ayat 13-18

وَلَقَدْ رَءَاهُ نَزْلَةً أُخْرَىٰ

wa laqad ra`āhu nazlatan ukhrā

13. Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain,

عِندَ سِدْرَةِ ٱلْمُنتَهَىٰ

‘inda sidratil-muntahā

14. (yaitu) di Sidratul Muntaha.

عِندَهَا جَنَّةُ ٱلْمَأْوَىٰٓ

‘indahā jannatul-ma`wā

15. Di dekatnya ada surga tempat tinggal,

إِذْ يَغْشَى ٱلسِّدْرَةَ مَا يَغْشَىٰ

iż yagsyas-sidrata mā yagsyā

16. (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratilmuntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya.

مَا زَاغَ ٱلْبَصَرُ وَمَا طَغَىٰ

mā zāgal-baṣaru wa mā ṭagā

17. Penglihatannya (Muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya.

لَقَدْ رَأَىٰ مِنْ ءَايَٰتِ رَبِّهِ ٱلْكُبْرَىٰٓ

laqad ra`ā min āyāti rabbihil-kubrā

18. Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar.

Perbedaan Ayat tentang Isra Miraj

Kisah perjalanan Isra Miraj dijelaskan Allah Swt. pada dua surat berbeda dalam Al-Qur’an.

Pertama, surat al-Isra ayat 1 yang menjelaskan kisah perjalanan Isra (perjalanan bumi) yang dialami Nabi Muhammad saw..

Sementara itu, kisah Miraj (naik ke langit) disebutkan Allah Swt. dalam surat al-Najm ayat 13-18.

Menurut buku Kisah Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad saw., disebutkannya kisah Isra Miraj secara terpisah ini seakan memberikan isyarat bahwa kedua bentuk perjalanan tersebut merupakan perjalanan untuk tujuan berbeda.

Namun demikian, keduanya tetap memiliki substansi yang sama yaitu memperlihatkan kepada Nabi Muhammad saw. mengenai tanda kebesaran Allah Swt. baik di langit dan bumi.

Artinya, Isra adalah perjalanan yang merupakan mukjizat dan tidak satu pun manusia di bumi yang mampu melakukannya, sedangkan Miraj adalah suatu mukjizat yang penduduk langit pun tidak akan mampu melaksanakannya.

Perjalanan Isra Miraj Nabi Muhammad untuk bertemu Allah Swt. menjadi bukti nyata kedudukan Nabi sebagai kekasih Allah.

***

Semoga ulasannya bermanfaat, Property People.

Baca artikel islami menarik lainnya hanya di artikel.rumah123.com.

Ikuti juga Google News Rumah123 untuk mendapatkan berita tips atau properti terkini.

Tak lupa, kini cari rumah dengan mudah bisa melalui Rumah123.com karena kami #AdaBuatKamu.

Cek sekarang juga, yuk!


Tag: , ,


Ilham Budhiman

Lulusan Sastra Daerah Unpad yang pernah berkarier sebagai wartawan sejak 2017 dengan fokus liputan properti, infrastruktur, hukum, logistik, dan transportasi. Saat ini, fokus sebagai penulis artikel di 99 Group.
Selengkapnya