Anuitas adalah bagian penting dari KPR

Anuitas adalah salah satu komponen penting dalam perencanaan KPR untuk keluarga. Simak selengkapnya di sini!

Dalam merencanakan pembiayaan rumah, pastinya tak hanya sekadar uang yang kamu miliki melainkan juga ada berbagai pertimbangan lainnya.

Tak hanya sekadar tenor pembiayaan jangka panjang, perhitungan suku bunga juga jadi pertimbangan penting baik bersifat tetap maupun mengalami penyesuaian.

Oleh sebab itu, perhitungan anuitas adalah salah satu bagian yang harus diketahui sehingga perencanaan kredit rumah menjadi lebih pintar dan efektif.

Apa saja yang perlu kamu ketahui tentang anuitas? Simak pembahasannya bersama-sama!

Anuitas Adalah Bagian Penting dalam Komponen Suku Bunga 

Secara harfiah, perhitungan anuitas adalah bagian penting dari perhitungan efektif di mana angsuran per bulannya bersifat tetap, sementara bunga dihitung berdasar pokok yang belum dibayar.

Dengan perhitungan tersebut, maka anuitas adalah jumlah angsuran yang dibebankan kepada peminjam akan setiap bulannya selalu sama, lalu besaran bunga pinjamannya dihitung berdasarkan pokok hutang.

Dalam proses angsuran KPR, nantinya dengan anuitas adalah bagian dari bunga KPR yang dibayarkan di awal pinjaman.

Sementara, pada akhir pinjaman kamu akan melunasi angsuran tanpa melihat besar dan kecilnya hitung KPR.

Dengan demikian, kamu akan membayar lebih untuk mengurangi pokok kredit, maka pelunasan pastinya akan lebih cepat dari masa cicilan.

Jenis Anuitas yang Perlu Kamu Ketahui 

floating rate kpr rumah

Karena berkaitan dengan struktur KPR, anuitas adalah komponen bunga yang terdiri atas beberapa jenis.

Simak jenis anuitas secara lengkap berikut ini : 

1. Anuitas Sederhana 

Anuitas sederhana adalah pembayaran atau penerimaan bunga yang terjadi di akhir periode pinjaman.

Contoh yang banyak diterapkan secara umum, adalah proses pembayaran hipotek.

2. Anuitas Jatuh Tempo 

Jenis anuitas adalah berikutnya anuitas jatuh tempo. Mekanisme anuitas ini dilakukan dari awal periode angsuran.

Contoh nyata adalah pembayaran sewa, asuransi, hingga tabungan.

3. Anuitas Tangguhan 

Mekanisme anuitas adalah ini berupa penangguhan bayarnya dalam jangka waktu tertentu dilakukan setelah beberapa periode berjalan, sehingga penerimaan bunga dan pembayarannya ditangguhkan.

4. Anuitas Langsung 

Jenis anuitas adalah ini banyak digunakan dalam melakukan proses kredit konsumtif, khususnya kepemilikan liabilitas.

Mekanisme pembayaran atau penerimaan berkala dalam waktu tertentu terjadi, atau dilakukan langsung tanpa penundaaan periode.

Keunggulan dan Kelemahan Anuitas 

Ada beberapa keunggulan dan kelemahan anuitas adalah dalam perencanaan keuangan yang dapat dijelaskan sebagai berikut : 

Keunggulan Anuitas 

1. Anuitas mempermudah nasabah dalam membayar jumlah angsuran tiap periode karena kebesaran.

2. Tidak mempengaruhi arus kas, karena jumlah cicilan selalu bersifat sama.

3. Perhitungan bunga secara jelas dan adil.

4. Tak perlu repot menghitung sisa pinjaman pokok seperti bunga efektif.

Kelemahan

1. Pembayaran bunga di awal sangat besar, jika dibandingkan dengan pembayaran pokok utang, jadi akan merasa hanya bayar bunga di awal.

2. Meski cicilan bersifat tetap, tapi pada awal angsuran hanya membayar bunga bank. Sehingga, pokok pinjaman di akhir menjadi lebih besar hingga pelunasan.

3. Perhitungan anuitas adalah tidak bisa dihitung secara teori, namun harus dihitung melalui sistem.

Cara Menghitung Anuitas adalah Bagian Penting dalam KPR 

cara menghitung kpr

Proses perhitungan anuitas adalah total angsuran yang sudah ditetapkan dikurangi oleh hasil perhitungan bunga.

Angsuran pokok yang semakin besar, nantinya bunga bank yang dibayarkan pastinya akan semakin mengecil.

Rumus Anuitas 

Berdasarkan manajemen keuangan, rumus anuitas adalah sebagai berikut : 

Bunga : SP x i x (30/360) 

Keterangan 

A. SP : Saldo pinjaman 

B. i : Suku bunga per Tahun 

C. 30 : Hari dalam satuan bulanan

D. 360 : Jumlah hari dalam setahun 

Rumus tersebut nantinya dikembangkan menjadi : 

P x i x [(1+i)xt/(1+i)t-1]

Keterangan : 

A. P : Pokok pinjaman 

B. i : Suku bunga

C. t : tahun periode kredit 

Simulasi Contoh 

Pokok pinjaman : Rp220 juta

i : 8% per tahun 

Tenor : 10 tahun 

Total angsuran yang harus dibayarkan untuk mengetahui anuitas adalah berikut ini : 

Rp220,000,000 x (8%/12) : (1-(1+(1/12) 10) = Rp2,083,390 

Besaran Angsuran Bunga setiap Bulan 

1. Angsuran bunga bulan 1 : Rp220,000,000 x 8% : 12 = Rp1,467,000

2. Angsuran bunga bulan 2 : Rp219,750,610 x 8% : 12 = Rp1,465,000

3. Angsuran bunga bulan 3 : Rp219,501,220 x 8% : 12 = Rp1,463,341

Besaran Angsuran Pokok setiap Bulan 

1. Angsuran pokok bulan 1 : Rp2,083,390 - Rp1,467,000 = Rp616,390

2. Angsuran pokok bulan 2 : Rp2,083,390 - Rp1,465,000 = Rp618,390

3. Angsuran pokok bulan 3 : Rp2,083,390 - Rp1,463,341 = Rp620,049 

Itulah beberapa hal yang perlu kamu ketahui mengenai anuitas sebagai elemen penting dalam merencanakan KPR.

Temukan informasi menarik seputar rumah idaman, selengkapnya hanya di artikel.rumah123.com.

Kamu bisa tilik hunian seperti Summarecon Mutiara Makassar, selengkapnya di Rumah123.com dan dan 99.co, yang pastinya #AdaBuatKamu!

Bagikan:
453 kali