Biaya maintenance apartemen Sumber : Shutterstock

Biaya maintenance apartemen merupakan salah satu jenis pungutan yang harus kamu bayar apabila memilih apartemen sebagai hunian bersama keluarga.

Sebab, biaya ini kerap diasosiasikan sebagai bagian dari pengembangan sarana dan prasarana yang tersedia di dalam apartemen.

Untuk diketahui, biaya maintenance apartemen tidak hanya sekadar uang lingkungan saja, melainkan ada berbagai butiran yang perlu kamu ketahui secara mendalam.

Meski demikian, biaya tersebut bukan berarti membuat kamu rugi dalam menggunakan apartemen sebagai hunian yang aman dan nyaman.

Lantas, butiran biaya tinggal di apartemen apa saja yang harus kamu perhatikan secara detail? Simak pembahasannya bersama-sama!

Hal-hal berikut merupakan jenis biaya tinggal di apartemen yang harus kamu perhatikan 

Meski harga apartemen cenderung lebih terjangkau, ada beberapa jenis biaya maintenance apartemen yang perlu kamu ketahui sebagai berikut :  

1. IPL Apartemen 

IPL Apartemen Sumber : Google

Biaya maintenance apartemen jenis ini disesuaikan dengan luas unit apartemen, baik berbentuk studio, satu kamar dan seterusnya. 

Untuk diketahui, IPL adalah salah satu jenis biaya yang sudah tercantum dalam PPJB (Perjanjian Pengikatan Jual Beli), dengan perhitungan sederhana.

Adapun, perhitungan IPL Apartemen mempunyai rumus Rupiah x Luas per meter persegi sehingga harganya bisa ditentukan sesuai ukuran bangunan.

IPL Apartemen nantinya akan digunakan untuk pengelolaan operasional gedung, kebersihan, keamanan, asuransi maupun gaji karyawan.

Umumnya, biaya IPL apartemen mempunyai rentang antara Rp10 ribu sampai Rp50 ribu per bulan, tergantung kondisi dan fasilitas apartemen.

Selain dibebankan ke pemilik, jika kamu menyewa apartemen pun juga diharuskan untuk membayar IPL secara terpisah.

2. Biaya Sinking Fund

Sinking Fund Sumber : Google

Seperti biaya maintenance apartemen, biaya sinking fund digunakan untuk memelihara dan memperbaiki fasilitas maupun infrastruktur apartemen, baik milik bersama maupun individu. 

Jenis biaya ini merujuk pada beberapa aspek bagian, sebut saja lift, saluran air, sampah, maupun jaringan listrik

Besaran biaya sinking fund berbeda-beda, sekalipun menyesuaikan sekitar 10-15% dari biaya maintenance tergantung pada kebijakan pengelola apartemen dan fasilitas yang disediakan. 

Meskipun sedang tidak ada kerusakan yang terjadi pada fasilitas apartemen, tapi biaya ini tetap ditagihkan.

Umumnya, biaya sinking fund berkisar mulai dari Rp100 ribu sampai dengan Rp200 ribu per bulannya. 

3.  Biaya Listrik

Biaya listrik Sumber : Google

Sama seperti di sebuah rumah, biaya listrik merupakan biaya maintenance apartemen pastinya dirancang dalam bentuk yang terpisah. 

Khusus untuk penggunaan listrik, kebutuhannya sedikit berbeda dan diharuskan untuk membayar setiap bulannya. 

Tarif dasar listrik di apartemen lebih tinggi dibandingkan dengan di rumah tapak, disebabkan karena apartemen digolongkan bangunan komersial.

Umumnya, biaya listrik yang harus kamu siapkan setiap bulannya sebagai anggaran maintenance apartemen sekitar Rp500 ribu sampai dengan Rp750 ribu.

Sebagai refefrensi, penggunaan daya listrik terbesar di apartemen ada pada AC, TV dan perlengkapan gawai.  

4. Biaya Air 

Air bersih Sumber : Google

Biaya maintenance lain yang harus kamu perhatikan adalah biaya air bersih untuk kebutuhan sanitasi dan irigasi selama tinggal di apartemen. 

Perhitungan biaya air merujuk sesuai dengan operator dari Perusahaan Daerah Air Mineral, jika kamu bermukim di Jabodetabek pastinya merujuk pada Aetra, Pam Jaya, dan Palyja. 

Biaya air akan dihitung Rp x meter kubik yang digunakan sehari-hari dengan anggaran sekitar Rp100 ribu hingga Rp200 ribu per bulan.

Salah satu cara terbaik untuk menampung air bekas cucian baju bisa kamu lakukan dengan memasukkannya ke flush toilet.

 5. Biaya Parkir

Parkiran apartemen Sumber : Google

Selain biaya maintenance apartemen, biaya parkir juga harus diperhatikan sebagai butiran diluar IPL resmi, terlebih jika kamu memiliki kendaraan bermotor.

Jenis biaya parkir di apartemen tergolong sangat variatif, bisa dalam bentuk bulanan maupun tahunan, bahkan digratiskan untuk penghuni tetap, meski hanya kendaraan pertama.

Terkait dengan biaya parkir, saat ini pengelola menerapkan sistem pembayaran di muka, baik dalam bulanan maupun tahunan.

Sebagai contoh, sebuah mobil memiliki tarif mulai Rp300 ribu per bulan, dan motor Rp150 ribu per bulan.

Perhitungan lainnya, bisa dalam bentuk tahunan yakni Rp4,5 juta setahun untuk roda empat, dan Rp2 juta per tahun untuk roda dua.

Jika dibandingkan biaya parkir casual, pastinya akan jauh lebih terjangkau menggunakan sistem parkir berlangganan.

6. Biaya Renovasi dan Dekorasi 

Renovasi ulang apartemen Sumber : Google

Ada beberapa apartemen yang memberlakukan biaya maintenance dengan opsi renovasi maupun dekorasi apartemen, yang seringkali disebut fitting out.

Umumnya, banyak penghuni yang kerap mengeluhkan biaya renovasi dan dekorasi, terlebih jika apartemen yang ditempati dalam bentuk semi furnished.

Jadi, saat mereka ingin mengubah dekorasi apartemennya, harus membayarkan biaya kepada pengelola apartemen, terkait izin dan peruntukan mengubah bentuk.

Umumnya, biaya tersebut diberlakukan saat penghuni ingin mengganti warna dinding maupun menata ulang dekorasi kamar tidur.  

Jika tidak melaporkan adanya ubahan renovasi tanpa seizin pengelola, bukan tak mungkin dekorasi tersebut dibatalkan atau terkena denda dengan harga tinggi. 

Terkait dengan biaya maintenance apartemen untuk kebutuhan dekorasi, kamu pun diharuskan untuk membayar mulai Rp200 ribu sampai dengan Rp250 ribu.

7.   Laundry 

Laundry Kiloan Sumber : Google

Jika kamu tidak mempunyai mesin cuci, pastinya menggunakan jasa binatu menjadi solusi terbaik yang bisa kamu gunakan.

Oleh sebab itu, biaya laundry pun harus kamu masukkan ke dalam variabel operasional bulanan sebagai biaya tinggal di apartemen.

Perhitungan biaya laundry bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan dan kecepatan pencucian, sekalipun mencucinya dalam kurun tiga hari sampai satu minggu sekali.

Adapun, biaya laundry cukup bervariasi mulai dari Rp7 ribu per kilogram, sampai dengan Rp15 ribu per kilogram untuk satu hari selesai.

Itulah beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebagai biaya maintenance apartemen maupun biaya tinggal di apartemen beserta rincian pemeliharaannya.

Pastikan saat kamu tinggal di apartemen sudah mengetahui rincian anggaran biaya tetap bulanan yang harus dikeluarkan.

Temukan referensi hunian idaman, selengkapnya di Rumah123.

"Yuk, cari tahu rumah idaman dengan lokasi strategis di Summarecon Serpong." 

Bagikan:
8457 kali