Saat musim hujan telah tiba, penampungan air hujan sederhana jadi satu alat yang bisa kamu bikin di rumah. 

Dengan membuat penampungan air hujan sederhana di rumah, kamu jadi bisa menyimpan air hujan untuk kebutuhan lainnya. 

Misalnya untuk menyiram tanaman atau mencuci motor/mobil di rumah. 

Kamu bisa mengumpulkan dan menyimpan air hujan ke dalam media waduk atau tangki. 

Namun, ada beberapa metode sederhana yang dapat membantu kamu memiliki penyimpanan air yang banyak.

Yuk pelajari tips membuat penampungan air hujan sederhana di rumah berikut ini:

5 Tips Membuat Penampungan Air Sederhana di Rumah

1. Gunakan Teknik Biopori

Tips penampungan air hujan yang pertama adalah dengan membuat lubang biopori di tiap sudut rumah.

Untuk membuat biopori pun cukup mudah, yaitu dengan membuat lubang-lubang yang diisi dengan dedaunan kering sehingga bisa menjadi daerah serapan. 

Biopori ini akan menyimpan air saat hujan turun karena langsung terserap ke dalam lubang-lubang biopori sehingga tidak menimbulkan genangan bahkan banjir.

Dalam memilih area atau lahan yang dijadikan biopori, sebenarnya tidak ada ketentuan khusus.

Namun, sebaiknya di sekitar area yang sering terdapat genangan air saat hujan, tempatkan beberapa lubang biopori.

Selain itu, tempatkan pula lubang biopori pada area yang datar di sudut – sudut rumah.

Pastikan kondisi tanahnya cukup stabil, sehingga bisa menampung air hujan dalam jumlah yang banyak.

2. Sediakan Bak Khusus Penampungan Air

penampungan air hujan

Selain membuat biopori, kamu juga bisa menyediakan bak khusus penampungan air hujan.

Dengan begitu, air hujan bisa kamu manfaatkan sebagai air penyiram tanaman. Mencuci mobil. Hingga kebutuhan rumah tangga lainnya. 

Sebaiknya  air hujan diendapkan terlebih dahulu atau disaring dengan filter khusus agar tetap terjaga kebersihannya.

3. Hindari Penggunaan Semen

Tips paling sederhana untuk membuat penampungan air hujan di rumah adalah dengan membuat area di sekitar rumah tidak tertutup oleh semen.

Penutup dari semen bisa mengurangi tanah dalam menyerap air hujan.

Dengan demikian, air akan lebih cepat terserap dan genangan air bisa dihindari.

4. Pasang Rainwater Utilization System

Rainwater Utilization System Engineering for Change

Rainwater utilization system tidak hanya bisa diterapkan di rumah, tetapi pada semua bangunan.

Sebab, sistem ini dapat mengolah air hujan melalui serangkaian tahap mulai dari menampung dengan tandon air, dan dialirkan melalui pipa khusus.

Kemudian, simpan dalam bak lain untuk dimanfaatkan ketika musim kemarau. 

Biasanya, selalu terdapat filter di setiap tahapannya, sehingga air cukup aman untuk dikonsumsi.

Filter – filter ini mesti dicek dan dibersihkan secara berkala untuk menjaga kualitas air hasil tampungan.

5. Kelola Air Hujan Secara Bersama

Jika kamu kesulitan membuat penampungan air terlalu sulit dilakukan sendiri, maka kamu bisa bekerja sama dengan tetangga. 

Caranya dengan membuat sistem atau mekanisme penampungan air hujan yang komunal.

Carilah lahan yang cukup luas di tengah-tengah rumah kalian dan pastikan area tersebut cukup terbuka.

Jika memungkinkan, pasanglah jalur pipa hingga ke rumah-rumah agar air yang ditampung bisa dialirkan dan dimanfaatkan dengan baik. 

Itulah beberapa tips membuat penampungan air hujan sederhana di rumah yang bisa kamu praktikkan. 

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk dapatkan artikel menarik lainnya seputar properti. 

Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti Cendana Homes hanya di Rumah123.com.

Bagikan:
851 kali