tembok retak rambut

Tidak usah khawatir jika ada tembok retak rambut. Ada sejumlah cara mudah untuk memperbaiki dan mengatasi tembok retak rambut. 

Jika kamu melihat ada tembok retak rambut, sebenarnya hal ini ya biasa saja dan wajar terjadi pada bangunan. 

Setelah beberapa lama, kamu akan menemukan retak rambut pada dinding, jadi kamu tidak perlu khawatir. 

Bangunan akan mengalami penyusutan apalagi setelah beberapa tahun sehingga mengalami keretakan. 

Namun, bisa juga tembok retak rambut ini terjadi dalam waktu yang tidak terlalu lama setelah pengerjaan dinding. 

Ada sejumlah hal yang mengakibatkan retak rambut non struktural yakni ketika proses pengerjaan plesteran campuran semen, pasir, dan tidak sesuai perbandingan. 

Penyebab lainnya adalah pasir dengan kadar organik yang tinggi, pemasangan bata yang belum kering atau terlalu kering. 

Atau aplikasi plester dan cat pada cuaca yang terlalu panas terik menjadi sederetan penyebab retak rambut. 

Saat terjadi tembok retak rambut atau cat dinding retak sebenarnya memang wajar, rumah masih berdiri kokoh dan tembok masih bagus. 

Hanya saja, hal ini memang mengganggu secara estetika, kok ada bagian tembok yang retak meski kecil. 

Apalagi jika jumlah tembok retak rambut cukup banyak sehingga membuat pemilik rumah malu kalau tamu memerhatikan. 

Jika kamu berencana menjualnya, pembeli bisa meminta pengurangan harga karena masalah ini. 

Mengenali Ciri-Ciri Tembok Retak Rambut 

tembok retak rambut

Masalah dinding retak rambut ini bisa terlihat dari lapisan plester atau acian pada dinding yang tidak bisa mengikuti proses pemuaian dan penyusutan. 

Biasanya, retak rambut tidak menembus dinding, besar retakan hanya kurang 1 milimeter dan kedalaman hanya pada lapisan plester. 

Arah dan pola retakan biasanya memang tidak beraturan, besarnya bisa seluas telapak tangan orang dewasa. 

Masalah retak rambut ini bisa terjadi pada dinding batako, batu bata merah, dan juga dinding bata ringan. 

Penyebab Tembok Retak Rambut 

tembok retak rambut

Hal yang menyebabkan tembok retak rambut adalah plester dan acian dinding yang kurang bagus saat membangun atau renovasi. 

Pemilihan material untuk plester atau acian yang salah, bisa juga mengaduk bahan dengan cara yang salah. 

Jika campuran bahan untuk acian bermutu rendah seperti semen terlalu sedikit atau pasir mengandung tanah. 

Komposisi material yang kurang baik bisa berpengaruh pada kualitas dinding yang dibuat nantinya. 

Setelah adukan acian mengering, dinding akan mengalami penyusutan volume dan kemudian terjadi retak rambut. 

Penyebab lainnya adalah tidak memerhatikan karakter material, ketika mulai mengaci, dinding plester belum terlalu kering. 

Kalau dinding plester tidak dibasahi terlebih dahulu, maka acian sulit menempel dengan sempurna pada plesteran. 

Cara Mengatasi Tembok Retak Rambut 

tembok retak rambut

Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk memperbaiki retak rambut di dinding rumah kamu. 

1. Mengelupas Lapisan Cat 

Langkah pertama adalah mengelupas lapisan cat dinding yang memiliki tembok retak rambut hingga bersih. 

Jika retak rambut sudah terlalu lebar dan dalam, kamu harus mengelupas hingga lapisan plester. 

2. Merapikan Permukaan Dinding 

Tahap selanjutnya adalah merapikan dan membersihkan permukaan yang akan diperbaiki dari debu dan kotoran yang ada. 

Kamu bisa menyiramnya atau menyemprotnya dengan air agar permukaan dinding tidak terlalu kering. 

3. Melapisi Dinding dengan Material Baru 

Setelah itu, kamu melapisi bagian yang sudah dikupas dengan material baru untuk menutup bagian tersebut. 

Jangan lupa untuk meratakan dan merapikan bagian tersebut agar retak rambut tidak terlihat lagi. 

Jika retak rambut memang kecil, kamu bisa menggunakan penutup dinding karena tembok retak rambut tidak parah. 

Baca juga: 7 Penyebab Cat Dinding Mengelupas | Dinding Kotor Jadi Salah Satu Penyebabnya

4. Meratakan Permukaan Dinding 

Kamu bisa meratakan permukaan dinding dengan menggunakan amplas hingga halus dan rata secara sempurna. 

Hal ini dilakukan untuk melapisi bagian ini dengan cat dinding, jangan lupa untuk memilih cat dinding yang bagus. 

5. Mengecat Dinding 

Saat mengecat tembok, jangan lupa untuk melakukan pengecatan dasar untuk dinding, hal ini tidak boleh dilupakan. 

Setelah itu, kamu bisa mengecat dinding sesuai dengan cat warna kesukaan atau menyesuaikan dengan cat dinding semula.

Situs properti Rumah123.com selalu menghadirkan artikel-artikel menarik mengenai tips renovasi rumah.

Bagikan:
6219 kali