peralihan hak atas tanah

Bagi pemilik rumah dan tanah, saatnya mulai memahami bentuk peralihan hak atas tanah, tentunya agar kamu tidak lagi awam mengenai hal tersebut. 

Rumah123.com sempat membahas mengenai hak atas tanah dalam sebuah artikel beberapa waktu lalu. 

Saat ini, artikel akan mengulas mengenai peralihan hak atas tanah mulai dari definisi dan juga jenisnya. 

Bagi kamu yang ingin berinvestasi properti, tentunya harus mulai mengenal dan memahami berbagai hal terkait properti. 

Kamu bisa mulai mengenal mengenai hukum pertanahan mulai dari hak atas tanah hingga hal lainnya. 

Jangan sepelekan lo, kalau kamu mau berinvestasi tetapi tidak mengenal jenis sertifikat dan lainnya, kamu berpotensi dirugikan. 

Banyak orang yang tertipu oleh mafia tanah lantaran tidak mengerti soal hukum pertanahan, jangan sampai hal ini terjadi dengan kamu. 

Situs properti Rumah123.com akan menjelaskan mengenai peralihan hak atas tanah yang berlaku. 

Rumah123.com mengutip dari sejumlah sumber terutama laman yang membahas mengenai hukum. 

peralihan hak atas tanah

Mengenal Peralihan Hak Atas Tanah 

Pengertian peralihan hak atas tanah adalah berpindahnya hak atas tanah dari pemegang hak yang lama kepada pemegang hak yang baru. 

Perpindahan hak tersebut tentunya sesuai peraturan perundangan yang berlaku seperti UU Pokok Agraria.

Cara peralihan hak atas tanah ada dua yaitu beralih dan dialihkan, ingat ya kalau hal ini berbeda. 

Beralih adalah perpindahan hak atas tanah tanpa adanya perbuatan hukum, contohnya melalui hak waris. 

Sementara dialihkan adalah perpindahan hak atas tanah melewati perbuatan hukum oleh pemilik, contohnya melalui jual beli atau perjanjian jual beli tanah.

Ada sejumlah peraturan perundangan yang mengatur hal ini yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 Tentang Pendaftaran Tanah.

PP ini menggantikan peraturan sebelumnya yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1961 Tentang Pendaftaran Tanah.

Pasal 37 ayat 1 PP No 24 Tahun 1997 menerangkan mengenai akta yang dibuat oleh PPAT (pejabat pembuat akta tanah) dalam peralihan hak atas tanah. 

Inilah peran PPAT dalam peralihan hak atas tanah, ia yang membuat akta yang menerangkan peralihan hak atas tanah. 

Pemindahan hak atas atas tanah dan hak milik atas satuan rumah susun melalui jual beli, tukar menukar, hibah, dan lainnya dibuktikan oleh akta yang dibuat oleh PPAT. 

Sementara peralihan hak atas tanah melalui hak waris diatur dalam Pasal 36 peraturan yang sama. 

Ulasan ini sekaligus menjawab apa yang dimaksud dengan peralihan hak atas tanah atau pertanyaan tentang peralihan hak atas tanah.

Kamu juga bisa jelaskan apa yang dimaksud dengan peralihan hak atas tanah setelah memahaminya. 

peralihan hak atas tanah

Bentuk Peralihan Hak Atas Tanah 

Ada bentuk-bentuk peralihan hak atas tanah dalam praktik pertanahan, hal ini perlu diketahui lantaran ada beberapa perbedaan. 

Rumah123.com akan menjelaskan semua ini secara singkat, ulasan lebih lengkap akan dibahas dalam artikelnya. 

1. Peralihan Hak Atas Tanah Melalui Waris 

Peralihan hak atas tanah ini terjadi dari orang yang telah meninggal kepada orang yang telah ditunjuk atau sudah ditunjuk oleh pengadilan. 

2. Peralihan Hak Atas Tanah Melalui Hibah 

Hibah adalah suatu perjanjian yang menyatakan orang yang memberikan hibah secara cuma-cuma dan tidak bisa ditarik lagi. 

Peralihan ini harus dibuktikan oleh akta yang dibuat oleh PPAT yang berwenang menurut peraturan perundangan yang berlaku. 

3. Peralihan Hak Atas Tanah Melalui Lelang 

Lelang adalah setiap penjualan barang di muka umum dengan cara penawaran harga secara lisan atau tertulis.

By the way, lelang terbagi dua, lelang dalam rangka putusan pengadilan dan lelang terhadap barang yang dikuasai pemerintah, perseorangan, atau badan hukum. 

4. Peralihan Hak Atas Tanah Melalui Jual Beli 

Peralihan ini terjadi dengan adanya perjanjian antara dua pihak, satu pihak menyerahkan hak atas tanah. 

Sementara pihak yang lain yang menerima hak tersebut dengan membayar harga yang telah disepakati. 

Peralihan hak atas tanah melalui jual beli atau pengalihan hak atas tanah dan bangunan ini berdasarkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB).

peralihan hak atas tanah

Mempelajari Peralihan Hak Atas Tanah Lebih Lanjut

Sebenarnya, banyak pertanyaan mengenai peralihan hak atas tanah seperti jelaskan proses peralihan hak atas tanah atau siapa yang dapat menerima peralihan hak atas tanah.

Begitu juga mengenai apa saja prosedur peralihan hak atas tanah atau perbuatan hukum yang termasuk dalam peralihan hak atas tanah, hingga peralihan hak pakai.

Kalau kamu masih penasaran ingin mencari tahu prosedur peralihan hak atas tanah, kamu bisa mencarinya lebih lanjut. 

Banyak jurnal peralihan hak atas tanah, skripsi peralihan hak atas tanah, atau makalah peralihan hak atas tanah. 

Atau kamu juga bisa mengakses sejumlah laman internet yang terkait hukum, biasanya ada pembahasan mengenai hukum pertanahan. 

Rumah123.com akan membahas peralihan atas tanah ini lebih lanjut dalam artikel lainnya, jadi tunggu saja update-nya. 

Situs properti Rumah123.com selalu menyajikan artikel dan tips mengenai hukum pertanahan di Indonesia. 

Bagi kamu yang masih mencari rumah tapak di Jakarta Timur, Azalea Residence pastinya menjadi pilihan terbaik.

Bagikan:
894 kali