keramik dinding

Keramik dinding bisa menjadi pilihan untuk menutup tembok. Ada sejumlah kelebihan dan kekurangan dari keramik dinding ini, yuk cari tahu. 

Pilihan paling umum saat melapis bagian tembok adalah dengan mengaplikasikan cat tembok, ini yang paling mudah. 

Kalau kamu melihat dinding rumah sendiri, rumah orang, dan lainnya, pastinya kamu akan melihat aplikasi cat dinding. 

Berbagai macam warna cat dinding diaplikasikan di tembok rumah baik untuk interior ataupun eksterior. 

Pilihan lain untuk menutup tembok adalah wallpaper yang memiliki berbagai warna dan motif menarik. 

Alternatif lainnya adalah membuat mural, hanya saja jika membuat mural tentunya memang mahal kecuali bisa membuatnya sendiri. 

Sebenarnya, keramik juga bisa menjadi pilihan untuk menutup dinding, banyak yang memilih keramik dinding ketimbang cat. 

Keramik dinding bisa memberikan aksen cantik pada tembok rumah, apalagi motifnya semakin beragam. 

Biasanya sih, orang memasang keramik dinding pada kamar mandi, dapur, tempat berwudhu, atau area menaruh mesin cuci. 

Perlu diingat ya, kalau keramik dinding pastinya berbeda dengan keramik lantai dari berbagai segi. 

Situs properti Rumah123.com akan mengulas mengenai kelebihan keramik dinding dan kekurangan keramik dinding. 

Tidak ketinggalan, Rumah123.com akan menjelaskan perbedaan keramik dinding dengan keramik lantai. 

Baca juga: 5 Alasan Menggunakan Keramik Kamar Mandi Anti Slip

keramik dinding

Kelebihan Keramik Dinding 

1. Lebih Tahan Lama 

Keramik dibuat dengan melalui proses pembakaran hingga temperatur lebih dari 1.200 derajat celcius. 

Proses ini membuat keramik menjadi material yang tidak mudah rusak dan tahan lama jika dibandingkan cat atau wallpaper

Wallpaper bisa robek kalau terkena benda yang tajam, sementara cat akan mengelupas setelah sekian lama.

2. Lebih Mudah Dibersihkan 

Cara membersihkan keramik dinding relatif mudah, sama halnya dengan membersihkan keramik lantai. 

Kamu hanya perlu menggunakan air, pembersih lantai atau sabun pembersih lainnya untuk menghilangkan noda. 

3. Motif Bervariasi 

Kalau menginginkan aksen menarik dari keramik dinding, ada berbagai macam bentuk, motif, dan warna. 

Kamu hanya perlu menyesuaikan dengan kebutuhan dan selera, selaraskan dengan desain interior rumah. 

4. Menjadi Aksen Desain Interior 

Jika kamu memasang dinding keramik seperti tegel kunci, tentunya bisa menjadi aksen menarik di rumah. 

Apalagi keramik dinding ini bisa dipesan sesuai keinginan sehingga memang tidak ada motif yang sama.

5. Tembok Tidak Perlu Diperhalus dengan Aci 

Saat ingin memasang keramik dinding, tembok tidak perlu diperhalus lagi dengan lapisan aci atau semen. 

Nah, hal ini tentu saja menghemat penggunaan semen sekaligus bisa memangkas anggaran pengeluaran. 

Baca juga: 4 Cara Membersihkan Keramik Dinding Dapur

keramik dinding

Kekurangan Dinding Keramik 

1. Harga Lebih Mahal 

Harga keramik dinding per meter persegi berkisar dari puluhan ribu hingga ratusan ribu tentunya tergantung kualitas. 

Jika ingin mengaplikasikan pada dinding yang cukup luas, maka biayanya bisa lebih mahal dua tiga kali lipat jika dibandingkan memasang wallpaper atau aplikasi cat. 

2. Kalau Pesan Perlu Waktu yang Lama 

Jika kamu ingin memesan keramik dinding pada produsen tegel tertentu alias tidak membeli di supermarket bangunan, maka kamu harus sabar. 

Biasanya pemesanan keramik dinding ke produsen langsung bisa memakan waktu dua tiga bulan. 

Hal ini tentu menghambat proses pembangunan rumah ataupun renovasi bagian dinding karena menunggu material. 

3. Pemasangan Memerlukan Keahlian Khusus 

Untuk memasang keramik dinding tentunya membutuhkan tukang bangunan yang berpengalaman. 

Pemasangan yang tegak lurus dari lantai ini membutuhkan ketelitian dan keahlian agar keramik dinding bisa terpasang lurus dan rata. 

Apalagi jika memasang keramik dinding berbentuk mosaik yang tentunya memerlukan keahlian lebih baik lagi. 

Pemasangan yang tidak baik, mungkin bisa membuat tembok lembab setelah dipasang keramik, apalagi jika ada rembesan dari dak atau tembok. 

Baca juga: 6 Tips Memilih Lantai Keramik Motif Kayu

keramik dinding

Perbedaan Keramik Dinding dan Keramik Lantai 

Keramik dinding dan keramik lantai tentunya memiliki perbedaan lantaran fungsinya memang berbeda. 

Untuk keramik lantai lebih bisa menahan berat karena memang diinjak, sementara keramik dinding lebih untuk dekorasi. 

Warna, tekstur, hingga motif dari keramik dinding biasanya lebih bervariasi jika dibandingkan dengan keramik lantai. 

Keramik dinding biasanya lebih licin dan lebih mudah dibersihkan, sementara keramik lantai memang lebih kasar. 

Alasan keramik lantai lebih kasar adalah agar orang tidak mudah terpeleset saat berjalan di atasnya. 

Ketebalan keramik lantai biasanya lebih tebal karena menahan beban orang, sementara keramik dinding lebih tipis. 

Ukuran keramik lantai juga biasanya lebar karena memang untuk menutup lantai, sementara keramik dinding memang kecil. 

Perbedaan lainnya adalah bagian belakang keramik, keramik lantai biasanya berwarna kemerahan. 

Sementara untuk keramik dinding, bagian belakang atau bawahnya berwarna putih atau krem. Inilah perbedaan keduanya. 

Laman properti Rumah123.com akan selalu menghadirkan artikel-artikel menarik mengenai desain interior dan arsitektur.

Baca juga: 7 Pilihan Material Meja Dapur | Dari Marmer, Granit, Kayu, Hingga Keramik

Bagikan:
20373 kali