Kamu mau menjual rumah dan dihadapkan pada pilihan: menjual rumah sendiri atau menggunakan agen properti.

agen properti - rumah123.com

Jika memakai agen properti, sebenarnya banyak keuntungan yang didapatkan lho. Saat ingin menjual rumah, pastinya kamu ingin melakukan sendiri. Kamu bakal berpikir, “Ngapain ngeluarin 2% dari harga rumah buat bayar agen properti!”

Rata-rata komisi agen properti dari kantor broker biasanya sekitar 2% dari harga jual. Kalau rumah kamu berharga Rp1 miliar, maka kamu harus mengeluarkan Rp20 juta.

Baca juga: Tips Jual Rumah: Salah Pilih Warna Bisa Membuat Pembeli Tidak Tertarik

Hmm, lumayan juga ya komisi ya. Mungkin kamu berpikir, dari pada bayar broker, mendingan uangnya buat beli iPhone Xs Max terbaru yang harganya mencapai Rp16 juta.

Walaupun biayanya cukup besar, menggunakan agen properti punya banyak keuntungan!

Namun, sebenarnya banyak keuntungan memakai jasa agen properti lho. Situs properti Australia, Realestate.com.au memaparkan enam keuntungan menggunakan broker.

Pertama, menghemat waktu dan tenaga

Kamu mau meluangkan waktu memasarkan, melakukan riset harga, bertemu pembeli, dan lainnya?

Baca juga:  Agen Properti Zaman Now Wajib Gunakan Digital Marketing

Kedua, berpengalaman

Agen memiliki pengalaman dalam jual beli rumah. Mereka sudah mengelola banyak transaksi jual beli.

Ketiga, selalu punya waktu

Agen bakal meluangkan waktu saat pembeli datang. Sebaliknya, kamu bakal sibuk dengan urusan kantor. Truz kapan rumah terjual?

Keempat, mengetahui harga pasar

Broker mengetahui berapa harga rumah. Harga hunian di sebuah kawasan yang sama bisa berbeda lho.

Baca juga:  Rilis Buku, Eddie Muljawan Ingin Agen Properti Punya Standar Kerja

Kelima, bisa bernegosiasi dengan pembeli

Sebagai mediator, agen  bisa menyelaraskan keinginan pembeli dan penjual.

Keenam, paham pemasaran. Jangan meremehkan pemasaran

Agen  memiliki jaringan pembeli dan penjual sehingga memudahkan dalam menjual rumah.

Nah, kalau ada banyak keuntungan menggunakan jasa agen properti, ngapain susah-susah untuk menghabiskan waktu dan tenaga untuk menjual rumah. Kamu bisa fokus pada pekerjaan kantor atau bisnis, kecuali kamu memang ingin jadi agen properti.

Baca juga:  Tips Jual Rumah: Kalau Fotonya Jelek, Mana Mau Pembeli Datang

Bagikan: 2358 kali