OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Tata Cara Shalat Duduk yang Benar untuk Musafir dan Orang Sakit. Lengkap dengan Dalil!

03 Mei 2023 · 4 min read Author: Hanifah

tata cara shalat duduk dalam islam

Kamu sedang sakit atau dalam perjalanan sehingga kesulitan untuk salat dengan posisi berdiri? Yuk, pelajari tata cara shalat duduk dalam Islam berikut ini!

Allah Swt. tidak pernah memberatkan hamba-Nya untuk beribadah, terutama dalam hal salat.

Karena itu dalam ajaran Islam, seseorang boleh menjalankan salat sambil duduk, tidak harus berdiri.

Namun, tentu saja ada syarat dan ketentuan khusus mengenai siapa yang diperkenankan melakukannya.

Untuk lebih jelasnya, berikut penjelasan lengkap mengenai tata cara shalat duduk dan dalilnya!

Dalil mengenai Salat sambil Duduk

tata cara shalat duduk yang benar

Sumber: istockphoto.com

Kemudahan yang Allah Swt. berikan untuk hamba-Nya dalam beribadah berpatokan pada surat Al-Baqarah ayat 286.

Bunyi firman tersebut adalah sebagai berikut:

… لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا

Artinya: “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (Q.S. Al-Baqarah:286)

Karena itulah, bagi mereka yang kesulitan untuk salat fardu sambil berdiri, diperkenankan untuk menjalankannya sambil duduk.

Dalil utama salat sambil duduk adalah sebagai berikut:

“Aku menderita penyakit wasir, lalu aku bertanya tentang salat (dalam kondisi sakit) kepada Nabi Muhammad saw., kemudian beliau menjawab, ‘Salatlah dengan berdiri, bila tidak mampu maka dengan duduk, dan bila tidak mampu maka dengan tidur miring.” (HR. Ibnu Buraidah)

Artinya, jika kamu sedang mengalami sakit sehingga kesulitan untuk berdiri, beribadah sambil duduk atau bahkan tidur bukanlah masalah.

Selain itu, salat sambil duduk bisa dilakukan oleh mereka yang sedang berkendara jauh, sudah lanjut usia, dan lainnya.

Tata Cara Shalat Duduk yang Benar

Lantas, bagaimanakah cara menegakkan salat dalam posisi duduk?

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah berwudu terlebih dahulu sebelum memulai salat.

Apabila kondisi tidak memungkinkan untuk melakukannya dengan air, maka lakukanlah tayamum atau bersuci dengan debu.

Setelah itu, ambillah posisi duduk sambil menghadap kiblat.

Kakimu bisa dilipat seperti ketika duduk di antara dua sujud atau lurus, tergantung kemampuan.

Selanjutnya, perhatikan poin-poin tata cara shalat duduk berikut ini:

  • Posisikan tangan seperti ketika sedang menjalankan salat sambil berdiri di setiap gerakan.
  • Rukuk dengan membungkukan badan sedikit dan tangan menggantung di kanan kiri tubuh.
  • Sujud dengan tubuh yang membungkuk sedikit lebih dalam, jika posisi dudukmu menimpa kedua kaki, maka bisa sujud seperti biasa.

Sebagai catatan, hadis riwayat An-Nasai yang disahihkan oleh Ibnu Khuzaimah menjelaskan bahwa posisi duduk yang dianjurkan sebenarnya adalah bersila.

Menurut hadis tersebut, Aisyah pernah berkata sebagai berikut:

“Aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam shalat dengan duduk bersila.” (HR An-Nasai)

Bersila dalam hal ini berarti memposisikan badian dalam telapak kaki kanan di bawah kaki kiri dan telapak kaki kiri di bawah kaki kanan.

Posisi duduk ini dikenal juga sebagai mutarobbi’an dan konon dapat membantu orang sakit untuk lebih santai dan khusyuk ketika beribadah.

Bagaimana Jika Tidak Mampu Salat sambil Duduk?

tata cara shalat posisi duduk

Sumber: istockphoto.com

Informasi tambahan, ketika kamu tidak bisa salat limat waktu sambil duduk, maka lakukanlah dengan posisi tidur.

Posisi yang utama adalah tidur menyamping, tetapi jika tidak sanggup maka tidak apa-apa untuk telentang.

Kamu bisa menggerakkan kepala sedikit ke depan ketika akan rukuk dan sujud.

Lalu, menolehkan kepala ke kanan dan kiri untuk melakukan salam.

Adapun arah tubuhmu adalah sebisa mungkin menghadap ke kiblat.

Apabila kesulitan menentukan arah kiblat, menghadaplah kemanapun dengan niat kuat untuk salat menghadap kiblat karena Allah Swt.

Niscaya ibadahmu akan tetap diterima karena Rasulullah saw. pernah berfirman bahwa nilai sebuah amalan bergantung pada niatnya.

Berikut bunyi hadis tentang niat tersebut:

نِيةُ المُؤْمِنِ خَيْرٌ مِنْ عَمَلِهِ

Artinya: “Niat seorang mukmin lebih utama dari pada amalnya.” (HR Al-Baihaqi)

***

Semoga penjelasan mengenai tata cara shalat duduk ini bermanfaat untukmu, ya.

Temukan beragam informasi menarik lainnya dengan mengikuti Rumah123 di Google News, ya.

Kunjungi juga artikel.rumah123.com untuk menemukan berita ter-update seputar properti.

Pastikan juga membuka laman Rumah123.com untuk menemukan hunian impian.

Tenang saja, kami selalu #AdaBuatKamu dengan berbagai penawaran properti yang menarik!


Tag: , , , ,


IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA