OK
logo rumah123
logo rumah123
Iklankan Properti
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Macam-Macam Sudut Pandang Cerpen dan Contohnya yang Benar

20 Nopember 2023 · 5 min read Author: Ilham Budhiman

sudut pandang cerpen

Sudut pandang cerpen merupakan cara pandang atau posisi pengarang dalam menyampaikan atau menceritakan kisah dalam cerpen yang memegang peranan penting dalam menentukan bagaimana cerita disajikan dan bagaimana pembaca memahami karakter dan peristiwa dalam cerita.

Menurut buku Menggagas Sebuah Cerpen oleh E. Heri, cerpen adalah tulisan pendek yang dibuat maksimal 20.000 karakter dan terdiri dari empat buah unsur yaitu tempat, waktu, tokoh, dan peristiwa.

Dalam buku Mengenali dan Menuliskan Ide Menjadi Cerpen oleh I Wayan Kerti, cerpen termasuk ke dalam jenis karya sastra fiksi prosa baru.

Nah, sebelum membuatnya, kamu harus tahu bahwa ada sudut pandang dalam cerpen.

Hal tersebut terdiri dari sudut pandang orang pertama, kedua, dan ketiga.

Berikut penjelasannya, Property People.

Apa Itu Sudut Pandang Cerpen?

Menurut Modul Pembelajaran SMA Bahasa Indonesia oleh Sumiati, sudut pandang cerpen adalah strategi yang digunakan pengarang untuk menyampaikan ceritanya baik sebagai orang pertama, kedua, ketiga.

Bahkan, ada pula para penulis cerpen yang menggunakan sudut pandang orang yang berada di luar cerita.

Lantas, apa saja macam macam sudut pandang dalam karya sastra cerpen?

Berikut penjelasan dan contohnya yang bisa kamu jadikan referensi seperti melansir karya tulis berjudul Sudut Pandang sebagai Unsur Fiksi Karya Sastra oleh Julfahnur serta sumber lainnya.

Macam-Macam Sudut Pandang Cerpen

1. Sudut Pandang Orang Pertama

sudut pandang cerpen

Sumber: Buku Menuju Cerpenis Andal Panduan Praktis Menulis Cerpen bagi Pemula

Sudut pandang orang pertama adalah sudut pandang dalam cerpen yang menggunakan kata ganti “aku” atau “saya” sebagai narator.

Biasanya, pengarang menempatkan dirinya sebagai tokoh utama atau pengamat dalam cerita sehingga pembaca hanya mengetahui peristiwa dan tokoh melalui sudut pandang narator.

Dalam sudut pandang persona pertama, kata ganti “aku” adalah tokoh yang berkisah, mengisahkan, kesadaran dirinya sendiri, mengisahkan peristiwa dan tindakan, yang diketahui, dilihat, didengar, dialami, dirasakan, serta sikapnya terhadap orang (tokoh) lain kepada pembaca.

Adapun sudut pandang orang pertama dapat dibedakan dalam dua golongan yaitu tokoh utama dan tokoh tambahan atau berlaku sebagai saksi.

2. Sudut Pandang Orang Ketiga

Sudut pandang cerpen adalah sudut pandang orang ketiga yang menggunakan kata ganti “dia” sebagai narator.

Nah, sudut pandang orang ketiga ini yaitu seseorang yang berada di luar cerita.

Selain “dia”, menampilkan tokoh-tokoh cerita dengan menyebut nama atau kata gantinya “ia” atau “mereka”.

Sudut pandang yang satu ini terbagi menjadi sudut pandang orang ketiga serba tahu dan sudut pandang orang ketiga terbatas.

Sudut pandang orang ketiga serba tahu menggunakan kata ganti “dia” atau “mereka” sebagai narator.

Pengarang memiliki pengetahuan tanpa batas tentang pikiran, perasaan, dan motif semua tokoh dalam cerita.

Sudut pandang orang ketiga terbatas menggunakan kata ganti “dia” atau “mereka” sebagai narator, namun pengarang melukiskan apa yang dilihat, didengar, dialami, dipikir, dan dirasakan oleh tokoh cerita, namun terbatas hanya pada seorang tokoh saja sehingga disebut juga sebagai pengamat.

3. Sudut Pandang Campuran

sudut pandang dalam cerpen

Sudut pandang campuran adalah sudut pandang dalam cerpen yang menggabungkan beberapa jenis sudut pandang, misalnya, sudut pandang orang pertama dan orang ketiga.

Contoh penggunaan sudut pandang campuran di dalam cerpen yaitu dengan teknik “dia maha tahu” dan “dia sebagai pengamat”, sudut pandang pertama dengan teknik “aku sebagai tokoh utama” dan “aku sebagai tokoh tambahan atau sebagai saksi”.

Selain itu, dapat juga berupa campuran antara sudut pandang pertama dan ketiga antara “aku” “dia”, bahkan kadang-kadang diselingi kata persona kedua “kau”.

4. Sudut Pandang Orang Kedua

Sudut pandang orang kedua biasanya jarang ditemukan dalam cerpen atau novel karena umumnya menggunakan sudut pandang ketiga dan sudut pandang pertama.

Namun, faktanya, sudut pandang kedua ada dalam berbagai cerita fiksi cerpen meskipun dipakai sebagai selingan dengan kata ganti “kau”.

Artinya, sudut pandang orang kedua dengan kata ganti “kau” merupakan cara pengisahan yang mempergunakan “kau” sebagai variasi cara memandang oleh tokoh aku dan dia.

Contoh Sudut Pandang dalam Cerpen

1. Contoh Sudut Pandang Orang Pertama

“Aku berdiri di tepi pantai bersama angin yang menerpa rambutku yang panjang dan hitam. Terlihat ombak menghantam tubuhku secara perlahan-lahan. Dalam deru ombak itu, aku menarik napas dalam-dalam. Udara dingin terasa di kulit sehingga aku merasakan ketenangan. Aku memejamkan mata dan mendengarkan suara ombak, merasakan kekuatan alam di sekelilingku.”

2. Contoh Sudut pandang Orang Ketiga Serba Tahu

“Pria tua itu duduk di bangku taman. Bola matanya yang hitam mengikuti arah anak-anak yang bermain di dekatnya. Wajahnya yang berkerut terpapar cuaca panas siang itu, tetapi harapannya sedingin perasaannya. Pada momen itu, dia telah melihat banyak hal dalam hidupnya. Dia tahu bahwa hidup sangatlah berharga. Dia memandang anak-anak dengan senyuman, menikmati kepolosan dan kegembiraan mereka,”

3. Contoh Sudut Pandang Orang Kedua

“Kau bangun di antara sinar matahari pagi yang menembus celah-celah tirai kamarmu. Kicau burung yang bermelodi indah seakan membujukmu untuk keluar dari kamar tidur. Saat kau keluar dari tempat tidurmu yang nyaman, kau berjinjit melintasi lantai kayu, telapak kakimu merasakan kesejukan udara pagi. Aroma kopi yang tercium dari dapur seakan menggoda untuk memulai harimu.”

4. Contoh Sudut Pandang Orang Ketiga Terbatas

“Gadis kecil itu duduk sendirian di ayunan, matanya tertuju pada langit yang berubah dari biru menjadi ungu. Rambut hitamnya yang panjang berkibar tertiup angin, wajahnya tenang dan penuh keingintahuan. Dia tersesat di dunianya sendiri, dunia sihir dan imajinasi. Dia memejamkan mata dan membiarkan dirinya dibawa ke tempat di mana segalanya mungkin terjadi.”

***

Semoga artikel mengenai sudut pandang cerpen dan contohnya tersebut bermanfaat, Property People.

Temukan informasi menarik lainnya di artikel.rumah123.com.

Ikuti juga Google News Rumah123 untuk mendapatkan berita terkini yang inspiratif.

Dapatkan kemudahan memiliki hunian di www.rumah123.com yang selalu #AdaBuatKamu.

Referensi:

  • Heri, E. 2019. Menggagas Sebuah Cerpen. ALPRIN
  • Kerti, Wayan I. 2020. Mengenali dan Menuliskan Ide Menjadi Cerpen. Surya Dewata
  • Supeni, Murdiati. 2021. Menuju Cerpenis Andal Panduan Praktis Menulis Cerpen bagi Pemula. Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia
  • Sumiati. 2020. Modul Pembelajaran SMA Bahasa Indonesia Kelas XI. Kemendikbud

Tag: , ,


Ilham Budhiman

Lulusan Sastra Daerah Unpad yang pernah berkarier sebagai wartawan sejak 2017 dengan fokus liputan properti, infrastruktur, hukum, logistik, dan transportasi. Saat ini, fokus sebagai penulis artikel di 99 Group.
Selengkapnya