Ilustrasi Co-Living Space, Hunian Kekinian untuk Generasi Milenial (Foto: Rumah123/Dezeen)

Tren co-living semakin mendunia. Saat ini, co-living sudah mulai dikenal di Indonesia. Sebenarnya apa sih co-living ini?

Co-living merupakan konsep hunian di mana para penghuni berbagi sejumlah fasilitas bersama seperti kamar mandi, dapur, dan ruang tamu serta fasilitas lainnya.

Konsep ini semakin populer lantaran banyak faktor seperti mahalnya harga properti, masalah keuangan, dan juga gaya hidup komunal.

Baca juga: Rumah Mikro Bakal Tren, Seperti Apa Sih Ya

Generasi milenial memang suka untuk berkumpul. Tidak mengherankan kalau kaum milenial sudah familiar dengan co-living.

“Co-living ini sebenarnya sudah ada. Itu sebenarnya kos-kosan,” ujar Senior Associate Director Capital Markets & Investment Services Colliers Indonesia, Aldi Garibaldi kepada Rumah123.com.

“Cuma memang bawa skala internasional. Orang bayar kos Rp2 juta. Bagaimana kalau ada tambahan fasilitas dan harus membayar tambahan Rp500 ribu. Kalau konsumen ditawarkan, ya mau,” lanjut Aldi.

Baca juga: Seperti Inilah Hunian Eco-Living Harapan Kaum Urban!

Buat yang pernah tinggal di rumah kos, apalagi pada era jadul, pasti tahu kalau penghuni kos akan berbagi fasilitas seperti kamar mandi, dapur, dan ruang menonton televisi yang merupakan ruang komunal. Penghuni memiliki ruang privat yaitu kamar tidur.

Hanya saja seperti yang diutarakan oleh Aldi, dulu memang masih sebatas rumah kos. Sementara co-living memang lebih kekinian. Fasilitasnya pun bisa lebih lengkap dan pastinya lebih kekinian.

Nah, buat kamu generasi milenial yang masih mencari hunian, kenapa nggak mulai melirik co-living. Cocok banget buat kamu lho.

Baca juga: Co-Living Bisa Jadi Solusi Hunian Murah untuk Milenial

Bagikan: 946 kali