Pompa Sanyo, Shimizu, atau pompa air lainnya, berfungsi sebagai alat penyedot air dari dalam sumur.

Berkat alat ini, kamu tidak perlu repot-repot menimba dan mengambil air dari jarak sumur yang jauh. Kamu tinggal menyalakan pompa Sanyo, Shimizu, atau pompa air merek lainnya dengan menyambungkan ke energi listrik, maka air akan mengalir dengan cepat.

Lantaran fungsinya sangat esensial, kerusakan pompa Sanyo, pompa Shimizu, atau pompa air merek lainnya yang dipasang di rumah, membuat kegiatan di rumah menjadi terganggu. Namun kerusakan pompa air bukanlah hal yang bisa dihindari.

Berikut beberapa kasus umum kerusakan pompa air yang banyak ditemui, mulai dari yang ringan hingga berat, dan cara memperbaikinya.

Air yang keluar dari pompa Sanyo, Shimizu, atau pompa air lainnya cenderung kecil

Penyebab dari kecilnya air yang keluar biasanya karena daya hisap pompa yang kecil. Biasanya hal ini banyak terjadi pada pompa air yang menggunakan impeler berbahan kuningan. Impeler adalah jantung dari mesin pompa air listrik. Impeler ini bisa aus dan bisa dilihat dengan jelas jika terjadi keausan. Ketika hal ini terjadi, kamu bisa mengganti tutup impeler dan membelinya di toko yang menyediakan alat khusus pompa air.

Baca juga: 5 Cara Menghilangkan Karat Pada Perabotan Besi dan Logam di Rumah

Air tidak mau keluar meskipun pompa air hidup

Hal ini paling sering terjadi akibat terjadi kebocoran pada foot klep di dasar pipa hisap. Bocor bisa disebabkan karena karet foot klep yang sudah aus atau karena terganjal pasir. Solusinya, coba buka tutup pancingan pada blog pompa air. Apabila air di dalamnya kosong, maka sudah pasti terjadi kebocoran pada foot klep. Isi dengan air hingga penuh, dan hidupkan pompa air kembali. Biasanya air akan langsung mengalir lagi. Apabila terjadi kerusakan yang sama, artinya foot klep harus diganti.  

Baca juga: Cara Mengusir Tikus dengan Ampuh Menggunakan 9 Bahan Dapur

Pompa Sanyo, Shimizu, atau pompa air merek lainnya mati total

Banyak hal yang bisa jadi penyebab masalah ini. Misalnya dinamo pompa air terbakar karena korsleting listrik, kapasitor mati, atau kabel power pada pompa air terputus. Apabila kerusakan disebabkan karena dinamo terbakar, kamu bisa bisa membawa mesin air tersebut ke tempat tukang gulung dinamo. Apabila kapasitor mati atau lemah, untuk solusinya kita bisa menggantinya dengan yang baru. Apabila kabel power pompa air terputus, urutkan kabel satu per satu dan sambungkan kembali menggunakan isolasi.

Itu dia sejumlah tips memperbaiki pompa air yang rusak. Temukan tips-tips lainnya seputar rumah hanya di Rumah123.com!
Bagikan: 2016 kali