Meski sama-sama jadi sumber mata air, ternyata berbagai jenis sumur air berikut memiliki fungsi yang berbeda. Simak ulasannya di sini!

sumur air galian

Kebutuhan akan air bersih di rumah memang sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. 

Untuk mandi, minum, mencuci, dan sebagainya, setiap orang pastinya membutuhkan sumber air yang terjaga sebagai sistem sanitasi di rumah tangga. 

Oleh karena itulah salah satu cara yang biasa digunakan adalah dengan membangun fitur berupa sumur air. 

Jenisnya pun beragam, tapi tidak semua bisa digunakan untuk kebutuhan di rumah. 

Ragam Jenis Sumur Air dan Fungsinya 

Simak dulu beragam jenis sumur air berikut untuk mengetahui mana yang paling cocok untuk kebutuhanmu!

1. Jenis Sumur Bor 

sumur air bor Sumber: Antaranews.com

Jenis sumur air yang pertama merupakan yang cukup populer digunakan untuk memenuhi kebutuhan air di wilayah perkotaan. 

Sumur bor adalah metode penggalian tanah menggunakan mesin hingga mencapai kedalaman tertentu guna mengambil sumber mata air yang terdapat di bawah tanah. 

Penggunaan jenis sumur ini biasa dimanfaatkan untuk menyuplai air ke tempat-tempat atau bangunan berskala masif seperti sekolah, kantor, restoran, hotel, dan lainnya. 

Pembuatan sumur bor membutuhkan teknologi serta peralatan yang canggih mulai dari tahap awal untuk menemukan sumber mata air di dalam tanah sampai ke tahapan penggalian hingga mencapai kedalaman ratusan meter. 

Dengan banyaknya tahapan serta penggunaan teknologi tinggi dalam prosesnya, tak heran biaya sewa jasa sumur bor terbilang lebih mahal dibanding jenis sumur lainnya. 

Pengeluaran biaya tersebut juga bergantung dengan kondisi tanah di sekitar tempat bangunan yang akan membutuhkan suplai air. 

Semakin besar kapasitas air yang dibutuhkan oleh bangunan, maka kedalaman galian juga mengikuti, mulai dari 30 meter sampai ada yang mencapai 200 meter pada skala yang sangat masif.

Kelebihan yang ditawarkannya pun sebanding dengan biaya yang dikeluarkan, yaitu tingkat kegagalan yang lebih minim serta kapasitas air yang pastinya melimpah. 

2. Jenis Sumur Resapan 

sumur resapan Sumber: Republika

Kalau jenis sumur air yang berikutnya memiliki fungsi yang cukup berbeda. 

Bukan dijadikan sebagai sumber mata air, tapi justru sebagai tempat untuk menampung air. 

Sumur resapan kerap digunakan sebagai metode konservasi air tanah di wilayah yang memiliki curah hujan tinggi dan berpotensi banjir. 

Proses pembuatannya sendiri dilakukan secara manual menggunakan tenaga manusia dan alat menggali konvensional. 

Selain mampu meminimalisir resiko banjir, manfaat sumur resapan juga dapat menahan intrusi laut, genangan air, menyuburkan tanah, dan mencegah longsor.

3. Jenis Sumur Artesis

sumur arteris Sumber: Jawapos

Masuk dalam kategori yang sama dengan jenis sumur bor yang menggunakan alat canggih dalam pembuatannya.

Bedanya sumur artesis adalah pada segi pemanfaatan yang memiliki skala lebih masif dibanding sumur bor. 

Kalau sumur bor hanya digunakan pada bangunan tertentu saja, sumur artesis justru kerap dijadikan sumber mata untuk kompleks perumahan atau area yang lebih luas jangkauannya. 

Hal ini dikarenakan pada penggunaan alat canggih berupa mata bor yang dirancang secara vertikal hingga mampu menembus akuifer atau lapisan di mana sumber air mengalir dengan lancar. 

Makanya tak heran kalau kedalaman sumur artesis mampu menyentuh 250 meter. 

Berkat tekanan air dari lapisan akuifer yang sudah sangat tinggi, penggunaan pompa jadi sudah tidak diperlukan karena air akan otomatis naik sendiri ke permukaan tanah. 

4. Jenis Sumur Pompa 

sumur air pompa

Kalau kamu membutuhkan jenis sumur air yang hemat di kantong untuk keperluan rumah tangga, ini dia rekomendasi yang paling cocok. 

Metode konstruksinya sendiri terbilang mirip dengan sumur artesis yang menggunakan teknik pengeboran dalam tanah sampai ke lapisan akuifer. 

Yang membuatnya berbeda adalah penggunaan pompa sumur dalam guna mendorong air keluar ke permukaan agar bisa digunakan dengan sambungan tuas mekanik konvensional. 

Meski terlihat kuno, kelebihan jenis sumur air ini adalah tidak perlu menggunakan listrik sehingga lebih efektif dan murah secara biaya operasional. 

5. Jenis Sumur  Air Galian 

sumur air galian Sumber: Tribunnews.com

Terakhir ada sumur  yang kerap ditemukan di wilayah pedesaan dan bisa dibilang sebagai sistem yang paling tua dibanding dengan jenis sebelumnya. 

Sumur galian dibuat dengan cara menggali tanah secara manual dengan kedalaman 10-20 meter tergantung dari lokasi. 

Sisi sumur kemudian dibuatkan struktur dari batu, semen, dan bata agar tanah di sekitarnya tidak longsor ketika dipenuhi air. 

Namun jenis sumur air ini tidak terlalu efisien karena bergantung pada musim serta lebih mudah terkontaminasi kotoran manusia dan pestisida jika berada terlalu dekat dengan septic tank.  

Temukan beragam informasi menarik lainnya di artikel.rumah123.com

Intip juga proyek properti terbaru di OCBD!

Bagikan:
1543 kali