rumah type 21

Rumah type 21 menjadi salah satu ukuran rumah minimalis yang ada di Indonesia. Yuk, cari tahu mengenai defisini dari rumah type 21 ini. 

Kalau membicarakan rumah type 21 tentunya terkait dengan rumah yang dipasarkan oleh perusahaan pengembang. 

Saat kamu ingin membeli rumah yang dibuat dan dipasarkan oleh developer, maka kamu akan mendapatkan beberapa pilihan rumah. 

Perusahaan pengembang akan menawarkan rumah type 21, rumah type 36, rumah type 45, dan lainnya. 

Saat ini, sejumlah developer malah ada yang menawarkan rumah type 27, rumah type 33, hingga rumah type 54. 

Ketika kamu mendapatkan brosur dari developer atau menerima e-brochure dari perusahaan pengembang, maka informasi tipe rumah bisa didapatkan. 

Pengembang menawarkan sejumlah tipe rumah dari ukuran terkecil, sedang, hingga yang paling besar. 

Perusahaan pengembang baik skala kecil hingga yang membangun kota mandiri memang membangun rumah tipikal. 

Developer akan membangun rumah dengan luas tanah dan luas bangunan yang sama plus spesifikasi yang sama. 

Sebaliknya, jika kamu mau membeli rumah yang tidak dibangun oleh perusahaan pengembang, maka hal ini tidak akan ditemukan. 

Ketika kamu membeli rumah dari perorangan, maka hal ini tidak terjadi. Sepertinya tidak ada yang menjual rumah type 21 di perkampungan padat penduduk. 

Penjual hanya menyebutkan luas tanah dan luas bangunan, namun dia tidak akan menyatakan rumah type 21. 

Meskipun rumah memang berukuran 21 meter persegi (m2), namun hunian ini bukan rumah type 21. 

rumah type 21

Rumah Type 21 Jadi Ukuran Rumah Minimalis 

Bagi kamu yang menerima brosur rumah atau sedang menerima penjelasan dari marketing properti mengenai rumah type 21 sebenarnya apa sih?

 

Rumah Type 21 ukuran berapa sih? Rumah type 21 maksudnya adalah rumah dengan ukuran luas bangunan 21 meter persegi (m2). 

Jadi kalau ada rumah type 27, 33, 36, 45, dan 54 itu maksudnya merujuk pada luas bangunan rumah. 

Mudah sekali bukan? Kamu tidak perlu menghafalkan, namun sudah mendapatkan petunjuk sederhana. 

Rumah tipe 21 sudah tentu merupakan rumah tapak paling kecil karena luasnya yang memang terbatas. 

Biasanya, rumah tipe 21 hanya memiliki luas tanah 60 m2 dengan dimensi 6x10 meter, 5x12 meter, atau lainnya. 

Jadi bisa dibayangkan kalau rumah ini memang kecil, kan? Namun, saat ini memang menjadi standar rumah terkecil untuk ukuran luas bangunan dan luas tanah. 

Bandingkan dengan rumah orang tua atau paman bibi kamu ketika membeli rumah dari developer. 

Biasanya, perusahaan pengembang memasarkan ukuran terkecil seluas 90 m2 pada era 1980-an. 

Jadi bisa dibayangkan kalau luas bangunan dan luas tanah dari rumah tapak memang semakin lama semakin kecil. 

rumah type 21

Isi dan Denah Rumah Type 21

Rumah tapak ini hanya terdiri dari satu kamar tidur, satu kamar mandi, satu ruang tamu merangkap ruang keluarga. 

Dapur mempunyai ukuran minimalis, sedangkan ruang makan tidak ada. Harap maklum kalau ukuran rumah memang terbatas. 

Rumah tapak ini mempunyai carport dan juga taman di bagian depan rumah. Pemilik rumah bisa menaruh mobil atau motor di carport

Yang menjadi kelebihan rumah ini adalah bagian belakang yang lumayan luas untuk dijadikan kamar tidur. 

Sisa tanah yang ada di halaman belakang rumah masih bisa dijadikan satu kamar tidur dan juga ruang makan. 

rumah type 21

Harga Rumah Type 21 

Bagi kamu yang tertarik untuk membeli rumah type 21, masih ada sejumlah developer yang merilis tipe ini. 

Rumah123.com mengutip informasi dari laman BTN btnproperti.co.id bahwa Citra Kebun Mas memasarkan rumah type 21. 

Perumahan yang berada di Karawang, Jawa Barat ini memasarkan type 21 dengan harga Rp116 juta. 

Sementara perusahaan pengembang besar seperti Ciputra juga masih memasarkan rumah ukuran terkecil. 

Hanya saja Citra Maja Raya memang tidak memasarkan rumah type 21 melainkan rumah type 22. Ya, berbeda sedikit. 

Rumah dengan tipe ini dipasarkan dengan harga Rp180 juta. Citra Maja Raya merupakan salah satu kota mandiri yang akan berkembang. 

rumah type 21

Berapa Biaya Membangun Rumah Type 21 

Mungkin kamu malah sudah memiliki lahan sendiri dan ingin membangun rumah type 21. Lantas berapa biaya membangun rumah type 21. 

Jika menggunakan kontraktor dengan sistem borongan tentu lebih mudah untuk menghitungnya. 

Pembangunan hunian dengan sistem borongan menggunakan penghitungan per meter persegi. Biayanya saat ini sekitar Rp2,5 juta hingga Rp3,5 juta per meter persegi. 

Jadi biaya pembangunan rumah type 21 minus harga tanah adalah Rp52,5 juta hingga Rp73,5 juta. 

Perbedaan harga ini tentunya tergantung spesifikasi bahan bangunan yang ingin digunakan untuk rumah. 

Situs properti Rumah123.com juga memberikan sejumlah ilustrasi rumah type 21 yang mungkin bisa memberikan inspirasi. 

Ada sejumlah denah dan juga gambar mengenai rumah type 21 yang dilansir dari beberapa sumber. 

Baca juga: Yuk, Cari Tahu Ukuran Rumah Minimalis di Indonesia

Bagikan:
10132 kali