OK
logo rumah123
logo rumah123
Iklankan Properti
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Program Take Over KPR dari 5 Bank Ternama di Indonesia. Mana yang Terbaik?

15 Februari 2024 · 6 min read Author: Gadis Saktika · Editor: M. Iqbal

take over kpr

program take over kpr | sumber: freepik.com

Ada banyak bank yang menawarkan program take over KPR kepada konsumen. Sebagai pembanding, kami akan mengulas program pindah KPR dari lima bank ternama di Indonesia. Siapa tahu, ulasan ini bisa jadi rujukan untukmu!

Property People, apakah kamu merasa bunga cicilan dari KPR yang sedang berlangsung berat?

Apalagi menjelang dan di saat periode bunga floating, cicilan pasti akan terasa lebih berat dibanding tahun-tahun awal saat mencicil rumah.

Tak perlu bingung, ada banyak cara untuk meringankan bunga cicilan yang bisa dicoba.

Adapun salah satunya adalah dengan melakukan take over KPR atau pindah KPR.

Mengutip dari buku Guide to Invest in Property karya Ida Bagus Ascharya, take over KPR adalah kegiatan memindahkan KPR yang sedang berlangsung di suatu bank kepada bank lainnya.

Hal ini juga dilakukan melalui pertimbangan beberapa kondisi terbaru yang lebih cocok atau menguntungkan untuk nasabah.

Umumnya, take over KPR terjadi bila konsumen tertarik dengan bunga rendah yang ditawarkan oleh bank lain.

Apalagi, belakangan ini banyak bank di Indonesia yang menawarkan take over KPR kepada khalayak luas.

Nah, untuk menghadirkan informasi perbandingannya, artikel ini akan mengulas program take over KPR dari lima bank ternama Indonesia.

Semoga ulasan berikut bisa jadi pegangan kamu saat berniat pindah KPR. Simak baik-baik, ya!

Ragam Program Take Over KPR dari 5 Bank Ternama di Indonesia

1. Bank Danamon

Bank Danamon diketahui menawarkan berbagai program pembiayaan rumah, seperti

  • KPR (Konvensional & Syariah);
  • KPA (Kredit Pemilikan Apartemen);
  • KMG (Kredit Multi Guna); dan
  • Take Over.

Khusus untuk pembiayaan take over KPR, Bank Danamon menawarkan suku bunga yang kompetitif, mulai 3,88 persen fix 3 tahun.

Adapun, baik nasabah eksisting dan baru bisa mendapatkan free biaya appraisal*, sedangkan non-nasabah hanya perlu membayar Rp500 ribu untuk appraisal.

Hal ini memungkinkan debitur untuk mendapatkan fasilitas pinjaman dengan biaya yang lebih terjangkau.

Untuk jangka waktu pinjamannya pun sangat fleksibel, bisa sampai dengan 20 tahun, lo.

Ketentuan tersebut tentu bisa membantumu dalam merencanakan pembayaran cicilan yang sesuai dengan kemampuan finansial mereka.

Adapun Bank Danamon pun menawarkan keuntungan benefit KPR lebih bunga hingga Rp0.

Lalu, proses pengajuan KPR lebih cepat dan dokumen lebih simpel berkat program Fast Approval (take over).

Kemudian, kamu juga tak usah khawatir soal sistem keamanannya.

Pasalnya, Bank Danamon telah menjalin kerja sama dengan pengembang properti yang berpengalaman, terutama dengan pengembang terkemuka di bidang Japanese Developer.

Kerja sama itu tentu bisa memastikan bahwa debitur dapat memperoleh akses ke properti berkualitas dari pengembang tepercaya.

Keterjangkauannya pun luas karena program pembiayaan rumah Bank Danamon ini bisa diakses di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Makassar, hingga Medan.

*) Syarat dan ketentuan berlaku.

 2. Bank Mandiri

Program take over KPR selanjutnya datang dari Bank Mandiri.

Bank Mandiri menawarkan program pindah KPR dengan banyak keuntungan, seperti

  • angsuran kredit lebih ringan;
  • tenor panjang, maksimal 20 tahun untuk agunan rumah tinggal dan maksimal 15 tahun untuk apartemen; serta
  • adanya additional limit atau pemindahan fasilitas KPR ke Bank Mandiri dapat dipakai untuk kebutuhan konsumtif lainnya.

Suku Bunga Take Over KPR Spesial*

Keterangan Suku Bunga Fixed Minimum Tenor
Suku Bunga Spesial KPR Take Over Khusus Pegawai & Pembelian dari Agunan Pilihan 2,99% fixed 1 tahun 7 tahun
3,99% fixed 3 tahun 12 tahun
4,99% fixed 3 tahun 7 tahun
5,99% fixed 5 tahun 10 tahun
6,99% fixed 5 tahun 10 tahun
7,99% fixed 5 tahun 5 tahun
8,99% fixed 3 tahun 3 tahun

*) Suku Bunga tersebut berlaku hanya untuk nasabah dengan jenis pekerjaan sebagai pegawai (employee) atau nasabah umum pengajuan take over dengan agunan yang berasal dari Ciputra, Sinarmas, Summarecon, Metland, Pakuwon dan Jaya.

3. OCBC NISP

Selanjutnya program pindah KPR dari bank OCBC NISP.

Menurut laman resminya, bank tersebut menawarkan berbagai keuntungan bagi nasabah yang ingin pindah KPR ke OCBC NISP.

Beberapa keuntungan pindah KPR ke OCBC NISP seperti

  • bunga fix lebih rendah sehingga cicilan pasti lebih ringan
  • proses cepat, dan
  • tidak ribet karena nasabah tinggal mengajukan beberapa dokumen yang umum.

Menariknya, kamu bisa daftar secara online jika tertarik pindah KPR ke bank OCBC NISP.

Suku Bunga

OCBC NISP take over menawarkan suku bunga 3,99 persen untuk tenor 15 sampai 25 tahun.

4. CIMB Niaga

Ada program pindah KPR yang juga cukup menarik dari CIMB Niaga.

Bank yang satu ini mengeklaim punya banyak keunggulan bila nasabah tertarik pindah KPR.

Salah satu keuntungan utama dari take over KPR ke CIMB Niaga adalah kemungkinan mendapatkan bunga atau margin yang lebih ringan, serta angsuran yang lebih rendah.

Ya, CIMB Niaga menawarkan berbagai jenis produk KPR dengan bunga yang kompetitif dan fleksibel, seperti KPR Xtra dengan bunga atau margin ringan.

Adapun suku bunga yang ditawarkan oleh CIMB Niaga untuk produk KPR Xtra Take Over adalah sebagai berikut:

  • Untuk tahun pertama hingga tahun ketiga: 5,30% (fixed)
  • Untuk tahun keempat hingga tahun keenam: 8,30% (fixed)
  • Untuk tahun ketujuh hingga tahun kesembilan: 9,90% (fixed)
  • Untuk tahun kesepuluh hingga tahun kelima belas: 11,90% (fixed)

Nah, setelah masa fixed berakhir, nantinya akan berlaku floating cap.

Ini artinya, suku bunga akan tetap pada tingkat yang disebutkan di atas untuk masing-masing periode waktu tertentu, dan kemudian akan mengikuti mekanisme floating cap setelah masa fixed berakhir.

5. Bank BCA

Bank BCA menjadi salah satu bank terbesar di Indonesia.

Kamu bisa mengajukan pindah KPR lewat Bank BCA melalui program KPR Refinancing.

Ada sederet keunggulan program ini yang didapatkan oleh nasabah, seperti

  • banyak pilihan,
  • angsuran ringan, dan
  • pembiayaan relatif terkendali.

Suku Bunga

Suku bunga yang ditawarkan adalah 8 persen untuk tenor 8 sampai 20 tahun.

Pindah KPR lewat Rumah123 Aja!

pindah kpr

Bagaimana? Menurutmu, mana yang paling menjanjikan?

Berdasarkan ulasan di atas, pindah KPR ke Bank Danamon layak dipertimbangkan.

Itu karena Bank Danamon memiliki memiliki rate suku bunga paling kecil daripada yang lain.

Dengan begitu, cicilan nasabah setiap bulannya jadi lebih ringan dan bisa terhindar dari risiko kredit macet.

Nah, setelah mengetahui program pindah KPR dari lima bank di atas, segera tentukan pilihan agar beban cicilan KPR setiap bulannya bisa menjadi ringan.

Dari ke-5 bank di atas, kamu bisa mengajukan take over KPR lewat Rumah123.

Pindah KPR idealnya di Rumah123 aja sebab ada banyak manfaat yang akan kamu raih.

Beberapa keuntungan itu misalnya kamu bisa menggunakan simulasi pindah KPR yang dapat dipakai dengan mudah secara online.

Selain itu, pengajuan yang dilakukan cepat dan mudah.

Kamu hanya perlu mengisi data diri, nomor telepon, dan email.

Nantinya, tim dari Rumah123 akan menghubungi kamu untuk melakukan proses pindah KPR!

Pindah KPR lewat Rumah123, pasti hemat dan lebih untung #MakinHematLebihUntung.

Pindah KPR sekarang cicilan enteng kemudian, langsung akses laman https://www.rumah123.com/refinancing/pindah-kpr/ sekarang juga!

 ***

Bisa hemat ratusan juta, pindah KPR di Rumah123!

Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kamu, ya.

Cek artikel menarik lainnya hanya di artikel.rumah123.com.

Kalau kamu ingin ngobrolin properti dengan ahlinya, coba deh kunjungi ke Teras123!

Nantinya, kami akan memberi jawaban yang komprehensif soal pertanyaan yang kamu ajukan, lo.

Tak lupa, kunjungi Rumah123 untuk menemukan hunian impian karena #SemuaAdaDisini.


Tag: , ,


Gadis Saktika

Content Writer

Gadis Saktika adalah Content Writer di 99 Group yang sudah berkarier sebagai penulis dan wartawan sejak tahun 2019. Lulusan Bahasa dan Sastra Indonesia UPI ini senang menulis tentang etnolinguistik, politik, HAM, gaya hidup, properti, dan arsitektur.
Selengkapnya