OK

Mengenal Sumur Dangkal sebagai Salah Satu Sumber Air Bersih di Rumah, Layak Jadi Pertimbangan!

15/03/2022 by Reyhan Apriathama

Penggunaan sumur dangkal

Untuk memastikan sumber air dalam keadaan yang memadai, penggunaan sumur dangkal bisa jadi pilihan. Cari tahu di sini!

Sumber air bersih saat ini menjadi salah satu hal yang penting untuk kamu ketahui, terlebih menjadi kebutuhan sehari-hari.

Tak hanya menggunakan air PAM hingga sumur artesis, ada banyak sumber air yang bisa kamu olah karena memiliki manfaat yang baik.

Salah satu sumber air yang perlu kamu ketahui adalah sumur dangkal untuk mmenuhi kriteria air bersih.

Seperti apa jenis sumber air yang sarat akan manfaat ini? Simak pembahasannya bersama-sama!

Apa yang Disebut dengan Sumur Dangkal? 

Sumur dangkal

Sumber : Blog.Bekasirayaputra.co.id

Sumur dangkal atau yang sering disebut dengan sumur gali memiliki kedalaman kurang dari 50 meter di atas batuan dasar. 

Sumur resapan dangkal ini mempunyai pasokan air yang berasal dari resapan air hujan, khususnya di dataran rendah.

Adapun, prinsip sumur ini layaknya sumber air bersih pada umumnya biasa tapi memiliki kedalaman yang memadai, sehingga tidak mudah kering.

Lubang yang digali, dicor, diborong atau dibor ke dalam tanah ini digunakan untuk keperluan air sumur, yang mampu mengisi sumur dangkal untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Sumber air sumur adalah akuifer yakni lapisan bawah tanah dari tanah permeabel (seperti pasir atau kerikil) yang mengandung air dan memungkinkan lewatnya air. Kemudian akan terisi saat curah hujan merembes ke bawah melalui tanah. 

Air tanah mengalir melalui tanah permeabel di atas lapisan atau kedap air. Jenis ini cukup dalam untuk menggapai permukaan air paling atas atau mudah dicapai sehingga terkontaminasi.

Perbedaan Sumur Dangkal dan Sumur Dalam 

Kamu bisa cari tahu beberapa perbedaan antara sumur dangkal dan sumur dalam antara lain sebagai berikut : 

1. Letak Sumber Air 

Sumber air sumur dangkal adalah lapisan permukaan air paling atas, maka sumur dalam berasal dari lapisan air kedua.

Kondisi kedua jenis sumber air ini mengalami purifikasi alami air hujan oleh lapisan kulit bumi menjadi air tanah, sehingga tidak terkontaminasi.

Air tanah dangkal ini terletak di atas batuan kedap air. Dibandingkan sumur ini, sumur dalam secara umum memenuhi kebutuhan sanitasi.

2. Debit Air 

Lapisan air memiliki berbagai aliran yang berbeda-beda. Pada lapisan sumur dangkal, debit air dipengaruhi oleh cuaca yang ada di permukaan bumi. Ini akan mempengaruhi ketersediaan air.

Sementara, pada air tanah dalam lajunya terbilang stabil dan tidak berpengaruh terhadap kondisi cuaca sehingga tidak mudah kekeringan. 

3. Pencemaran Air 

Dalam penerapan sumur air bersih, pencemaran bisa saja terjadi baik sumur dalam maupun sumur dangkal.

Karena faktor kedalamannya, sumur dangkal memiliki potensi yang cukup tinggi jika mengalami pencemaran air.

Memiliki letak yang cukup berjauhan, keduanya saling mempengaruhi satu sama lainnya dengan cara berbeda-beda.

Cara Memasang Pompa Sumur Dangkal 

Penggunaan pompa sumur dangkal hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan ringan yang dapat menyedot air dengan kedalaman rendah mulai 5 sampai 9 meter.


Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan antara lain : 

1. Ketika mulai memasang pompa, matikan catu daya dan tiriskan sistem yang ada dari semua tekanan.

2. Tiriskan semua cairan dari sistem dan kencangkan saluran pembuangan. 

3. Periksa sistem supaya mencegah keausan, kerusakan atau area yang lemah, kencangkan sistem dengan erat.

4. Tutup sumur selama pemasangan. Pastikan untuk hati-hati jangan sampai ada benda jatuh ke dalam sumur karena sangat berpengaruh terhadap sama.

5. Saat memulai pompa sumur dangkal, disarankan untuk menjalankannya dan mengambil sampel uji. Setelah air dalam sampel uji jernih dan bebas dari pasir atau lumpur, pompa disiapkan ke rumah.

Masalah Sumur Dangkal yang Perlu Kamu Tahu 

Setiap jenis sumber air pasti ada keunggulan dan kelemahan, kamu bisa cari tahu permasalahannya sebagai berikut : 

1. Air tanah dangkal sangat mudah untuk menyerap zat ke dalam tanah. Ini karena air tanah dangkal tidak dilindungi seperti lapisan air dalam.

2.  Lebih rentan terhadap kontaminasi bakteri.

3. Mengalami rasa besi, mangan dan rasa bau berbeda. Untuk hal ini kamu bisa periksa air secara lebih lanjut.

4. Lebih sensitif terhadap aktivitas tanah atas. Penggunaan pupuk atau pestisida yang tidak tepat, hingga pembuangan limbah berbahaya akan membahayakan penghuni rumah.

Pemilik rumah dengan jenis sumber air ini setidaknya harus menguji sumur tiga sampai lima tahun, termasuk bakteri. Jika ternyata positif bakteri, maka dilakukan klorinasi sumur.

Itulah beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang penggunaan sumur dangkal sebagai jenis saluran air bersih di rumah.

Temukan informasi menarik seputar tips dan trik rumahan, selengkapnya di artikel.rumah123.com sekarang juga.

Wujudkan hunian idaman kamu seperti Gateway Park of LRT City, bersama Rumah123.com dan dan 99.co, yang pastinya #AdaBuatKamu!


Tag: ,


Reyhan Apriathama

Reyhan Apriathama

Seorang mas-mas penulis Rumah123.com yang suka otomotif, sepak bola, gadget, dan musik-musik lawas.