umur 26 Andik Wiko Sumartono dan Istrinya Putri Eka Bisa Membeli Rumah Saat Umur 26 Tahun (Foto: Rumah123.com/Jhony Hutapea)

Andik Wiko Sumartono dan Putri Eka baru berumur 26, namun sudah memiliki rumah. Ada sejumlah keuntungan punya rumah saat masih muda. 

Siapa bilang generasi milenial tidak tertarik membeli rumah? Coba dong lihat Andik Wiko Sumartono.

Pada umur 26 tahun, pria yang bekerja pada sebuah perusahaan e-commerce ini sudah bisa mempunyai rumah sendiri pada 2017 lalu. 

Tanpa dibantu dana dari orang tua, Andik dan istrinya Putri Eka (26 tahun) mampu membeli rumah di kawasan Ciledug, Tangerang yang tergolong kelas menengah seharga Rp440 juta. 

Uang muka atau down payment (DP) rumah, dia dapatkan dari menabung bonus yang didapatkan dari perusahaan setiap tahun. 

“Kalau gaji saya sih gak terlalu besar, yang besar itu bonus tiap tahun yang saya dapatkan,” ujarnya pada Rumah123.com beberapa waktu lalu.

Selain mengumpulkan uang dari bonus, Andik juga memiliki usaha sampingan yakni photo booth.

Dari dua sumber pemasukan tersebut, tidak mustahil bagi dia untuk mengumpulkan dana sekitar Rp90 juta lebih untuk membayar uang muka. 

“Total tabungan sekitar Rp40 jutaan dan yang dari abis nikah dapat sekitar Rp50 jutaan. Itu saya ngorek-ngorek juga dari tabungan yang lain,” lanjut Andik. 

Semula, uang yang diperoleh dari hasil resepsi ingin dia digunakan untuk membeli mobil, namun kemudian Andik berubah pikiran. 

Dia dan istri berembuk, hasilnya pasangan muda ini memutuskan untuk membeli rumah saja ketimbang mobil. 

“Sejak awal menikah memang ingin punya rumah dulu dibanding kendaraan,” ujar Andik menjelaskan alasan membeli rumah pertama. 

“Buat investasi jangka panjang juga. Nyari rumah kan sudah sulit sekarang, apalagi yang pas sama keluarga,” lanjutnya. 

Saat membeli rumah dengan harga Rp440 juta, pasangan harus membayar uang muka sebesar Rp100 juta. 

Sisanya, mereka mencicil pembayaran rumah melalui skema KPR (Kredit Pemilikan Rumah) yang lebih meringankan. 

“Isteri saya kerja di bank dan dia ikut bantu sisihkan gajinya buat bayar cicilan rumah kami,” ujarnya. 

“Saya cuma patokin dari dia minimal Rp1 juta, dan sisanya saya. Jadi, kami bangun komitmen berdua untuk membayar cicilannya,” pungkasnya. 

Andik dan istri merupakan potret sejumlah generasi milenial yang bisa membeli rumah saat masih muda. 

Situs properti Rumah123.com juga sering mewawancarai kaum milenial baik yang sudah menikah ataupun masih lajang tetapi sudah memiliki rumah. 

Sebenarnya, ada sejumlah keuntungan kalau kamu bisa mempunyai rumah saat masih muda, umur 26 seperti halnya Andik dan Putri. 

Baca juga: 52,4% Kepala Rumah Tangga Milenial Belum Punya Rumah, Tapera Jadi Harapan

Keuntungan Membeli Rumah Saat Masih Muda 

umur 26

Sebenarnya, ada dua keuntungan bagi kamu kalau bisa membeli rumah masih saat muda seperti Andik dan Putri yang baru berumur 26.

Jika kamu membeli rumah lebih awal, harga bisa lebih terjangkau jika dibandingkan dengan menundanya. 

Selain itu, jangka waktu cicilan KPR bisa lebih lama karena kamu baru mulai bekerja atau merintis karier. 

1. Cicilan Rumah Masih Tergolong Murah 

Kalau kamu masih berusia 20-an tahun, berstatus lajang, dan memiliki gaji Rp5 juta per bulan, kamu bisa membeli rumah murah. 

Tentunya kamu bisa menyisihkan 30 persen dari penghasilan alias Rp1,5 juta untuk menabung DP atau membayar cicilan. 

Jika kamu masih tinggal bersama orang tua, sebenarnya kamu bisa menyisihkan penghasilan hingga 50 persen atau Rp2,5 juta, bahkan bisa lebih. 

Kalau kamu sudah menikah, tentunya ada joint income yang bisa dimanfaatkan untuk membeli rumah. 

Pengeluaran kamu cukup untuk ongkos pergi pulang ke kantor, makan siang di kantor, kuota internet smartphone, dan sedikit biaya lifestyle.

Cari saja rumah murah yang berada di kawasan penyangga Jakarta dan dekat akses KRL Commuter Line.

2. Cicilan Rumah Bisa dalam Waktu Jangka Panjang

Kalau kamu mulai mencicil rumah saat masih berusia 25 tahun, kamu mengambil pilihan jangka waktu antara 15 atau malah 20 tahun.

Jangka waktu yang pastinya lama, namun kamu akan memperoleh cicilan KPR yang terjangkau. 

Bandingkan kalau kamu hanya mengambil cicilan dengan jangka waktu 5 atau 10 tahun, pastinya memberatkan. 

Baca juga: 5 Ide Desain Rumah Minimalis Milenial ala Vietnam. Cocok Jadi Inspirasi!

Tips Beli Rumah Untuk Generasi Milenial 

umur 26

Generasi milenial susah membeli rumah? Sepertinya tidak, masih banyak kaum milenial yang memiliki properti. 

Ada sejumlah tips membeli rumah untuk kaum milenial yang bisa dilakukan, tidak sulit kok sebenarnya untuk melakukan langkah tersebut. 

Pilihan membeli rumah untuk kaum milenial memang suatu keharusan karena harga properti yang terus naik. 

1. Mempunyai Target untuk Membeli Rumah 

Kamu harus mempunyai target untuk membeli rumah, misalnya target pencarian dalam waktu 6 bulan.

Misalnya kamu mencari rumah di Depok yang dekat akses KRL Commuter Line dengan harga Rp500 juta. 

2. Memiliki Target untuk Menabung DP 

Selama masa pencarian rumah, kamu bisa menabung uang muka membeli rumah dengan menyisihkan dari gaji. 

Ketika kamu menemukan rumah yang diinginkan, kamu bisa menghitung berapa sisa kekurangannya. 

3. Mencari KPR yang Sesuai 

Cari bank dengan suku bunga KPR yang ringan sehingga kamu tidak terbebani saat membayar cicilan. 

Kamu juga bisa mencari KPR Syariah jika tidak ingin menggunakan skema KPR konvensional yang berkonsep riba. 

Nah, tidak ada alasan bagi generasi milenial untuk tidak membeli rumah sejak muda seperti Andik dan Putri yang berumur 26. 

Situs properti Rumah123.com selalu menghadirkan artikel-artikel menarik mengenai tips membeli rumah. 

Artikel ini merupakan kolaborasi penulisan antara Wita Lestari dengan Dodiek Adyttya Dwiwanto.

Bagikan:
6903 kali