OK

Jusuf Kalla Sebut Muslim di Indonesia Kebanyakan Miskin. Apakah Kamu Setuju?

19/02/2022 by Nico Nadine

jusuf kalla

Mantan Wakil Presiden (Wapres), Jusuf Kalla baru-baru ini mengutarakan hal yang sangat mengejutkan, ia mengatakan kalau kebanyakan muslim di Indonesia adalah orang miskin.

Hal tersebut diungkapkan saat ia menghadiri kegiatan Tablig Akbar Maulid Nabi Muhammad saw., di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (19/10/2021) seperti dilansir laman Suara.com.

Lantas apa alasan di balik pernyataannya tersebut?

Untuk lebih lengkapnya, simak ulasannya di bawah ini!

Alasan Jusuf Kalla Sebut Muslim di Indonesia Kebanyakan Miskin

Melihat Data Orang Kaya di Indonesia

Alasan utama Jusuf Kalla mengatakan hal tersebut menurutnya sesuai dengan data.

Pria yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) itu memaparkan, dari sepuluh orang kaya di Indonesia hanya terdapat satu yang beragama Islam.

Sementara, dari 100 orang miskin, sebanyak 90 persen di antaranya merupakan orang Islam.

“Lihat saja kalau ada 10 orang kaya di Indonesia paling tinggi satu yang muslim yang lainnya non-muslim. Kalau ada 100 orang miskin, saya kira 90 persen yang miskin itu umat Islam,” ujar Jusuf.

Dampak dari Ekonomi

Jusuf Kalla juga menambahkan kalau ketimpangan itu merupakan dampak dari ekonomi umat yang tidak maju.

Persoalan ini juga menjadi satu-satunya kekurangan dari kegiatan ekonomi di Indonesia.

Untuk itu, pemerintah dinilainya harus mampu memajukan ekonomi nasional sekaligus tidak boleh menutup diri dari adanya roda penggerak ekonomi dalam bentuk syariah.

Jusuf Kalla juga berulang kali mengingatkan agar tidak memaknai ekonomi syariah secara sempit.

Menurutnya, semua kegiatan ekonomi yang tidak haram berarti halal. Kemudian, semua ekonomi yang halal berarti ekonomi syariah.

“Sama dengan pusat industri halal, ya semuanya halal, mau industri minum, mau industri baju, industri tekstil, industri mesin semua syariah, jangan bapak tutupi ekonomi ini dengan keterbatasan, karena semua syariah,” tegasnya.

Apa Respons Warganet?

jusuf kalla

sumber: indonews.id/ist

Pernyataan Jusuf Kalla tersebut mengundang sejumlah pendapat, beragam komentar juga muncul dari para warganet di media sosial.

Melansir makassar.terkini.id, influencer Ferdinand Hutahaean mengatakan kalau kekayaan seseorang tidak dapat dihubungkan dengan agamanya.

“Menjadi kaya itu bukan karena agamanya, tapi karena kerja keras, ulet dan niatnya. Kalau pemalas, apapun agamanya pasti miskin. Jadi komentar pak Jusuf Kalla (JK) yang menghubungkan agama dengan kemiskinan atau kekayaan ini tidak tepat dan cenderung provokatif untuk saling membenci,” tulis Ferdinand Hutahaean.

Sebagian menganggap pernyataan itu mengkotak-kotakkan masyarakat Indonesia, dan menuding Jusuf Kalla masih memainkan politik identitas.

“Politik identitas masih acap kali dimainkan yang ingin mencari panggung. Stop membawa politik identitas baik dari suku agama ataupun ras! Lagipula masih banyak urusan di Indonesia yang perlu diperhatikan ketimbang memain-mainkan agama,” tulis Rizmaya

“Hai @Pak_JK 10 orang kaya di Indonesia, 1 muslim saya beritahu ya pak yang 9 itu orang Indonesia STOP mengkotak-kotakan bangsa ini,” tulis pemilik akun @feylazyaw.

***

Itulah ulasan mengenai pernyataan muslim di Indonesia kebanyakan miskin dari Jusuf Kalla.

Jangan lupa, kunjungi artikel rumah123.com dan temukan artikel menarik lainnya.

Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti Grahawangi City View hanya di Rumah123.com dan 99.co/id.