Portrait of cheerful young friends looking at smart phone while sitting in cafe. Mixed race people sitting at a table in restaurant using mobile phone. Ilustrasi (Rumah123/iStockphoto)

Penelitian terbaru terkait generasi milenial memaparkan bahwa anak-anak muda jaman sekarang lebih cenderung memilih memiliki pengalaman dibandingkan dengan punya rumah.

Semua ini terungkap lewat riset yang dilakukan oleh Airbnb dengan melakukan riset terhadap 1000 anak muda berusia 18 hingga 35 tahun di Amerika Serikat, Inggris, dan Tiongkok.

Baca juga: Generasi Milenial: Beli Rumah? Mendingan Jalan-jalan!

Para responden dari tiga negara ini diwawancarai dalam rentang waktu antara 27 September hingga 12 Oktober 2016.

Airbnb sendiri adalah laman marketplace untuk homestay ingin memasarkan huniannya dan juga pelanggan yang ingin menyewa properti seperti rumah, apartemen, atau villa dengan jangka waktu singkat.

Baca juga: Developer Hong Kong Belum Beradaptasi dengan Generasi Milenial DINC

Airbnb berdiri pada 2008. Perusahaan ini bersifat privat dan berkantor pusat di San Francisco, Amerika Serikat. Pada Oktober 2016, Airbnb memiliki daftar 2 juta properti yang tersebar di 34 ribu kota dan 191 negara.

Sementara, generasi milenial ini sebuah kelompok demografik setelah Generasi X. Belum ada yang memastikan kapan generasi ini dimulai atau berakhir.

Baca juga: Waduh, Generasi Milenial AS Enggan Punya Rumah Sendiri

Ahli riset dan pakar demografi biasanya menentukan awal generasi ini lahir pada awal era 1980-an hingga akhir 1990-an dan awal 2000-an.

Buat generasi jadul, alur hidupnya memang lurus saja mulai dari menjadi orang dewasa, memiliki pekerjaan tetap, dan kemudian membeli rumah.

Baca juga: Penting Banget Nih Buat Generasi Milenial, Tren Jalan-jalan 2017 (Bagian 3)

Tetapi, buat generasi milenial, mereka lebih memilih menghabiskan waktu dan uang untuk berkeliling dunia dibandingkan membeli properti.

Para respoden di Amerika Serikat, Inggris, dan Tiongkok menempatkan plesir di posisi teratas pilihan mereka dan lebih penting dibandingkan mempunyai rumah.

Baca juga: Penting Banget Nih Buat Generasi Milenial, Tren Jalan-jalan 2017 (Bagian 2)

Generasi milenial memang dikenal sebagai orang-orang yang demen sosialisasi. Mereka adalah generasi yang saling terhubung dan selalu mencari peluang untuk menambah wawasan.

Belajar dan memperoleh pendidikan yang baik adalah bukti lain yang menyatakan kalau mayoritas generasi milenial memang peduli terkait pengeluaran uang untuk memperoleh pengalaman dibandingkan kepemilikan barang seperti properti.

Baca juga: Penting Banget Nih Buat Generasi Milenial, Tren Jalan-jalan 2017 (Bagian 1)

Membeli rumah sepertinya bukan menjadi bagian dari identitas generasi milenial, lantaran 70 persen generasi milenial yang menjadi responden survei ini mengungkapkan kalau wisata memang bagian tidak terpisahkan dari diri mereka.

Fakta lainnya terungkap kalau generasi milenial di Inggris Raya menyatakan kalau jalan-jalan itu lebih penting dibandingkan membayar cicilan biaya pendidikan.

Baca juga: Generasi Milenial Pilih Wisata Yang Lebih Menantang

Sementara di Amerika Serikat, prioritas generasi milenial antara wisata dengan membayar cicilan biaya pendidikan relatif seimbang, padahal biayanya mencapai US 37 ribu (Rp 490 juta).

Di negara-negara Barat memang menjadi hal lazim untuk meminjam biaya pendidikan pada lembaga keuangan dan kemudian mencicilnya, meski cicilan mungkin baru lunas ketika sudah bekerja.

Bagikan: 1654 kali