OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Kupas Tuntas Anami atau Apartemen Sederhana Milik. Apa Bedanya dengan Rusunami?

13 April 2023 · 3 min read Author: Hanifah

apartemen sederhana milik alias anami

Pernah mendengar tentang anami alias apartemen sederhana milik? Jika belum, yuk pahami makna hingga karakteristiknya dalam artikel berikut ini!

Ada banyak jenis apartemen di Indonesia, salah satunya adalah anami.

Sekilas, istilahnya memang terdengar seperti rusunami atau Rumah Susun Sederhana Milik.

Namun, anami dan rusunami sebenarnya merupakan dua hal yang berbeda, lo.

Untuk lebih jelasnya, berikut ulasan lengkap mengenai anami!

Apa Itu Apartemen Sederhana Milik?

mengenal apartemen sederhana milik anami

Sumber: istockphoto.com

Anami merupakan akronim dari Apartemen Sederhana Milik.

Hunian vertikal satu ini kelasnya berada di atas rusunami, tetapi masih di bawah apartemen komersial.

Kehadirannya diperuntukkan bagi masyarakat kelas menengah, yakni mereka dengan pengeluaran Rp1,2-6 juta per bulan menurut Bank Dunia.

Hal ini tentu berbeda dengan rusunami yang dikhususkan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Nah, karena pasarnya adalah kelas menengah yang dirasa masih mampu secara ekonomi, anami dipasarkan tanpa bantuan subsidi pemerintah.

Ciri Khas Anami

Lantas, bagaimana cara membedakan anami dari rusunami dan apartemen komersil?

Setidaknya, ada lima hal yang bisa kamu cermati:

  • Anami merupakan apartemen nonsubsidi, sedangkan rusunami adalah apartemen subsidi.
  • Proyek pembangunannya cenderung berbasis Transit Oriented Development (TOD) sehingga terintegrasi dengan moda transportasi umum.
  • Pasarnya adalah masyarakat dengan penghasilan pokok di atas Rp7 juga per bulan.
  • Anami tersedia dalam bentuk apartemen tipe 21 (studio) dengan satu kamar hingga 45 dengan tiga kamar.
  • Harga unit apartemen ada di rentang Rp10-16 juta per meter persegi.

Cara Mendapatkan Apartemen Sederhana Milik

kredit pemilikan apartemen

Sumber: istockphoto.com

Apabila tertarik untuk memiliki anami, kamu bisa membelinya secara cash maupun dengan bantuan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA).

Namun, jika ingin mengajukan KPA, pastikan kamu memenuhi syarat umum calon debiturnya terlebih dahulu.

Berikut rincian lengkap syarat-syarat umum tersebut:

  • WNI dan berdomisili di Indonesia
  • Berusia 21 tahun atau sudah menikah
  • Memiliki penghasilan minimal Rp7 juta per bulan
  • Masa kerja atau usaha minimal 1 tahun
  • Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh)
  • Menandatangani Surat Pernyataan di atas materai

Setelah yakin kriteria di atas sesuai dengan dirimu, kamu bisa mulai menyiapkan kelengkapan dokumen pengajuan KPA.

Dokumen-dokumen tersebut adalah sebagai berikut:

  • Formulir aplikasi kredit lengkap dengan pasfoto terbaru pemohon
  • Fotokopi KTP pemohon, Kartu Keluarga, dan Surat Nikah/Akta Cerai (jika ada)
  • Slip gaji terakhir atau Surat Keterangan Penghasilan
  • Fotokopi SK Pengangkatan Pegawai tetap atau Surat Keterangan Kerja untuk pegawai
  • Laporan keuangan 3 bulan terakhir untuk pengusaha
  • SIUP, TDP, dan Surat Keterangan Domisili
  • Fotokopi NPWP
  • Rekening koran atau fotokopi buku tabungan 3 bulan terakhir
  • Surat pernyataan belum memiliki rumah dan belum pernah menerima subsidi rumah dari pemerintah

Nah, langkah selanjutnya adalah pergi ke bank penyedia KPA terdekat untuk menyerahkan berkas pengajuan kredit.

Pihak bank akan menghubungimu langsung jika pengajuan diterima ataupun ditolak.

Biaya Pengajuan KPA

Sebagai informasi tambahan, ketika berhasil mendapatkan KPA ada sejumlah biaya yang harus kamu bayarkan.

Biaya ini meliputi pajak, uang administrasi, asuransi dan lainnya.

Berikut rincian lengkapnya yang perlu kamu pahami:

  • Biaya appraisal sebesar Rp300-750 ribu
  • Biaya provisi sebesar 0,5-1 persen dari total nilai KPA
  • Uang administrasi di rentang Rp250-500 ribu
  • Biaya asuransi selama tenor berlangsung, sekitar 1-2 persen dari total nilai KPA.
  • Pajak penjual sebesar 5 persen dari nilai total transaksi
  • Pajak pembeli Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan sebesar 5 persen dari nilai transaksi dikurangi NJOPTKP
  • Uang muka yang biasanya berada di rentang 15-30 persen dari harga apartemen

***

Semoga informasi mengenai apartemen sederhana milik alias anami di atas bermanfaat, ya.

Dapatkan informasi menarik lain seputar properti melalui laman artikel.rumah123.com.

Tertarik membeli rumah di Urban Signature?

Langsung saja temukan penawaran menariknya hanya di Rumah123.com yang selalu #AdaBuatKamu, ya.

Ikuti juga Google News Rumah123 untuk mendapatkan berita paling update!


Tag: , ,


IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA