Seorang wanita sedang melakukan kegiatan belanja bulanan - Rumah123.com Seorang wanita sedang melakukan kegiatan belanja bulanan - Rumah123.com

Setiap bulannya, hampir setiap orang akan belanja untuk menyetok persediaan kebutuhan rumah tangga. Tapi, apakah kamu sudah tepat dalam melakukan belanja bulanan? Coba tanyakan lagi pada dirimu.

Sebab, ada kesalahan yang kerap dilakukan banyak orang, sehingga membuat mereka menjadi lebih boros ketika belanja bulanan. Kalau kamu gak mau cepat bangkrut karena rekening bocor, sebaiknya segera perbaiki kesalahan ini!

Terpaku pada satu merek

Apakah kamu selalu membeli produk dari merek yang sama setiap bulannya karena merasa merek tersebut punya kualitas paling baik? Padahal sebenarnya, banyak produk dari merek yang berbeda dibuat di pabrik yang sama dengan produk yang sama, hanya saja resep dan labelnya berbeda. Kalau kualitasnya sama tapi harganya lebih murah, apa salahnya beralih ke merek lain? Apabila mau lebih hemat lagi, coba beli produk dari label supermarket itu sendiri.

Menghindari bahan makanan beku

Penelitian telah menunjukkan bahwa bahan makanan beku sama sehatnya dengan makanan segar. Bahkan sebenarnya, daging dan ikan selalu dibekukan terlebih dahulu dalam perjalanan sebelum masuk ke toko untuk dijual. Tak hanya itu, makanan beku juga bertahan lebih lama sehingga nutrisi tetap terjaga!

Mengabaikan harga per kilogram

Ketika kamu membeli buah, sayur, atau bahan makanan non kemasan di supermarket,  harga ditentukan dari beratnya ketika ditimbang. Tapi, seringkali timbangan tersebut tak benar-benar tepat. Seringkali bahan makanan dalam kemasan cenderung lebih murah dibandingkan yang dibeli kiloan. Untuk itu, sering-seringlah bandingkan dan pilih yang termurah.

Membeli sayur dan buah-buahan di luar musim

Berbeda dengan produk lain, sayur-sayuran dan buah-buahan bersifat musiman dan tak tersedia sepanjang tahun. Ketika bukan musimnya, otomatis pasokan sayur dan buah jenis tertentu menjadi berkurang sehingga harganya akan lebih mahal. Jika mau berhemat, sebaiknya kamu cukup fleksibel dalam memilih jenis sayur dan buah sesuai musimnya. Bukan hanya lebih hemat, rasanya pun dijamin lebih nikmat!

Tak membuat daftar belanja

Tanpa daftar belanja, kamu dijamin akan lepas kendali dan membeli barang yang pada akhirnya tak begitu dibutuhkan. Untuk itu, pastikan cek terlebih dahulu lemari makanan dan kulkas, catat apa saja yang habis dan perlu dibeli. Dengan daftar tersebut, kamu bukan cuma bisa lebih hemat, tapi juga membantu mengurangi sampah makanan.

Tergiur dengan promo

Hanya karena sebuah produk sedang promo, bukan berarti kamu bisa lebih hemat ketika membelinya. Contoh saja promo beli 2 gratis 1. Untuk mendapatkan bonus, kamu harus membeli satu produk lagi. Kalau produk tersebut memang bisa bertahan lama dan sudah pasti digunakan, promo semacam ini memang menguntungkan. Tapi lain lagi ceritanya jika produk tersebut adalah makanan. Bukannya hemat, kamu malah terpaksa mengeluarkan uang untuk hal yang ujung-ujungnya dibuang. 

Tak punya kartu anggota

Kartu anggota mungkin terdengar seperti gimmick semata. Namun jika kamu memang menjadi pelanggan tetap dari supermarket tersebut, memiliki kartu anggota justru bisa menguntungkanmu. Supermarket biasanya memberikan penawaran menarik berupa diskon tambahan, bonus, atau bahkan produk gratis untuk para pelanggan loyalnya. 

Mengambil troli terlalu besar

Troli yang besar memiliki banyak ruang kosong. Secara psikologis, hal ini membuatmu tergoda untuk membeli barang lain karena merasa harus mengisi troli hingga penuh. Sebaiknya ambil keranjang atau troli berukuran kecil untuk menghindari hal ini.

Belanja dalam keadaan lapar

Perut mulai keroncongan? Jangan sekali-kali mengunjungi supermarket dalam kondisi seperti ini. Dalam keadaan lapar, kamu tak akan fokus untuk menjalani misi utamamu yaitu belanja. Akhirnya, tips-tips di atas pun dilupakan begitu saja karena pikiranmu akan penuh oleh rasa lapar. 

Bagikan: 1192 kali