Kebanyakan rumah modern saat ini menggunakan keramik sebagai lantainya.

Jika kamu bosan dengan tampilan lantai yang itu-itu saja, bisa mencoba menggunakan lantai teraso.

Ubin teraso adalah pelapis lantai yang materialnya terbuat dari campuran pecahan marmer, semen, tegel, dan pasir.

Ciri khas dari lantai ini adalah coraknya yang unik dan menambah kesan estetis.

Lantai ini sangat populer digunakan pada rumah zaman dulu.

Meskipun demikian, keindahannya tak lekang oleh waktu sehingga bisa digunakan di rumah kekinian sekalipun.

Jenis lantai teraso dan karakteristiknya yang perlu kamu tahu

Jenis-jenis ubin teraso ada banyak dan kegunaannya berbeda untuk setiap ruangan.

Maka dari itu, jika kamu tertarik untuk mengaplikasikan lantai jenis ini di rumah, perhatikan dulu karakteristik dari masing-masing jenisnya.

1. Teraso mosaik

teraso mozaik

Motif mozaik adalah motif yang paling umum dari ubin teraso.

Ada alasan bersejarah sendiri ternyata di baliknya.

Istilah 'terazzo' yang kemudian diterjemahkan menjadi teraso, pertama kali diciptakan oleh pengrajin kaca mosaik pada abad 15.

Seni teraso memang sangat populer dahulu kala, sehingga masyarakat mengaplikasikannya juga pada dekorasi lantai.

Ketika diaplikasikan pada lantai, teraso mozaik dibuat dengan menggabungkan kaca berwarna maupun bening sehingga membentuk pola maupun gambar tertentu.

Sebelum mengaplikasikannya pada hunian, pemilik rumah harus sudah tahu pola atau gambar apa yang ingin dibuat.

Penempatan ubin teraso mozaik juga harus pada focal point rumah agar desain lantai ini tidak akan tertutup oleh dekorasi lainnya.

2. Teraso polos

teraso polos

Walaupun dikenal dengan ciri khas polanya, ubin teraso juga bisa kok dibuat polos.

Teraso polos cocok untuk kamu yang suka dengan konsep minimalis, karena motifnya mampu memberikan kesan ruangan yang bersih.

Pilihan warna ubin teraso polos juga cocok dikombinasikan dengan konsep rumah minimalis baik itu scandinavian, shabby chic, hingga industrial sekalipun.

Namun, ada catatan khusus dalam perawatan teraso polos.

Ketika membersihkannya, gunakan cairan pembersih lantai dan air hangat agar lantai tidak kusam dan tetap berkilau.

3. Teraso ulir

teraso ulir

Lantai teraso ulir sebenarnya lebih cocok diaplikasikan pada area yang luas, misalnya tempat umum seperti pusat perbelanjaan, taman, atau sekolah.

Sebab, teraso ulir umumnya digunakan untuk menunjukkan arah dari satu tempat ke tempat lain.

Fungsinya memang untuk membantu pengunjung secara elegan.

Sedikit sulit apabila kamu mau mengaplikasikan teraso ulir di rumah.

Namun jika kamu mau tampil beda, tak ada salahnya!

4. Teraso kompas

teraso kompas

Sama seperti teraso ulir, teraso kompas juga berfungsi untuk menjadi penunjuk arah.

Desain lantai teraso satu ini sangat klasik dan unik.

Umumnya, teraso kompas digunakan untuk bangunan berukuran besar, seperti museum, stasiun, masjid, atau rumah besar.

Pada masjid, teraso kompas juga berfungsi sebagai penunjuk arah kiblat.

5. Teraso logo

teraso logo

Pernahkah kamu melihat gedung perkantoran atau gedung sekolah yang menggunakan logo mereka pada lantainya?

Lantai yang digunakan tersebut adalah teraso logo.

Biasanya, unin teraso tersebut digunakan untuk menunjukkan identitas dari organisasi terkait sekaligus sebagai branding.

Apabila kamu mau mengaplikasikannya di rumah, bisa mengganti logo menjadi gambar yang kamu suka.

Misalnya artif favorit, atau gambar geometris yang estetis.

6. Teraso kerikil marmer

teraso kerikil marmer

Teraso kerikik marmer terbuat dari campuran marmer, semen, tegel, dan pasir, namun juga dilengkapi dengan pecahan-pecahan marmer yang sudah dipoles halus.

Model ubin teraso satu ini sangat cocok untuk kamu yang memiliki jiwa seni tinggi.

Sebab, kamu bisa memilih berbagai warna dan memadukannya sendiri sehingga membentuk karya seni yang fantastis.

7. Teraso grafik

teraso grafik

Nama Yayoi Kusama sempat populer di kalangan milenial Indonesia.

Seniman kontemporer asal Jepang ini terkenal melalui motif polka dot dan ide 'lukisan tak terbatas karyanya.

Lantai menjadi satu media yang digunakannya untuk memamerkan karya seninya.

Karyanyayang diaplikasikan pada lantai merupakan salah satu bentuk dari teraso grafik.

Kelebihan dan kekurangan lantai teraso.

Setiap jenis lantai memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, begitu juga dengan teraso.

Beberapa keunggulan dari ubin teraso antara lain:

- Tahan terhadap goresan, bahkan goresan dari pergeseran furniture berat sekalipun

- Tidak licin sehingga aman jika ada lansia atau anak kecil di rumah

- Lebih awet jika dibandingkan dengan keramik lantai karena dibuat dari material pecahan marmer, semen, dan pasir

- Tahan terhadap beban yang berat

- Corak bervariasi sehingga bisa disesuaikan dengan konsep rumah

- Mudah untuk dirawat

Kekurangan lantai teraso

- Harganya cenderung lebih mahal dibandingkan dengan lantai keramik

- Hanya bisa dipasang oleh ahli

- Membutuhkan sealer agar bisa menempel sempurna

Bagimana? Tertarik untuk memasang lantai teraso?

Jangan lupa samakan jenisnya dengan konsep rumahmu ya!

Simak juga artikel lainnya seputar bahan bangunan rumah lainnya hanya di Rumah123!

Bagikan:
2413 kali