cara memelihara musang

Sudah tahu cara memelihara musang di rumah? Bagi kamu yang tertarik untuk memelihara hewan ini, yuk simak bagaimana cara melakukannya. 

Orang sudah melirik musang untuk dijadikan hewan peliharaan di rumah terutama setelah tren kopi luwak. 

Awalnya, musang dianggap sebagai yang suka memangsa hewan ternak seperti ayam dan belum menjadi hewan peliharaan. 

Namun, tren kopi luwak ikut membuat orang melirik musang alias luwak ini menjadi hewan peliharaan. 

Sebenarnya, banyak pencinta hewan yang melirik binatang tidak biasa untuk dijadikan hewan peliharaan. 

Hewan ini seperti ular, biawak, iguana, buaya, hingga musang akhirnya menjadi binatang peliharaan.

Musang yang tergolong hewan liar ternyata bisa dipelihara dan dijinakkan sehingga tidak lagi berbahaya. 

Mungkin kamu pernah melihat pecinta binatang yang memamerkan musang peliharaannya di tempat umum. 

Ada sejumlah jenis musang yang menjadi pilihan untuk dipelihara seperti musang pandan, musang rase, musang Lombok, dan lainnya. 

Biasanya, orang awam lebih mengenal musang pandan yang lebih familiar, apalagi musang mengeluarkan air seni berbau pandan. 

Bagi kamu yang ingin memelihara musang, harga binatang ini di pasaran mulai dari Rp250 ribu hingga di atas Rp1,5 juta. 

Situs Rumah123.com akan menjelaskan mengenai cara memelihara musang di rumah, caranya mudah kok. 

Cara Memelihara Musang di Rumah Agar Bisa Jinak 

Seperti halnya memelihara hewan, ada jumlah cara yang mungkin khusus atau malah mirip dalam pelaksanaannya. 

Secara umum, saat memelihara hewan memang memerlukan ketekunan apalagi jika hewan tersebut awalnya tergolong liar. 

1. Mengenal dan Memahami Musang 

Sebenarnya, musang ini termasuk hewan apa sih? Apakah dia memakan daging atau makan buah-buahan. 

Musang adalah hewan mamalia yang termasuk karnivora alias makan daging, ingat kalau musang memangsa ayam kan? 

Kalau ada musang berkeliaran di dekat rumah, biasanya jarang ada tikus lantaran akan menjadi mangsa. 

Namun, musang juga memakan termasuk binatang omnivora lantaran bisa mengonsumsi sejumlah jenis makanan. 

Hewan ini makan biji kopi, kadang juga menghabiskan buah-buahan yang ada di pohon seperti pisang, pepaya, atau jambu. 

Pemilik musang harus memahami jenis musang, karakter dan sifat musang, cara hidup, dan juga makanan yang dikonsumsi. 

Jangan lupa, musang adalah hewan nokturnal yang aktif di malam hari, namun tidur pada siang hari. 

2. Memilih Jenis Musang yang Akan Dipelihara 

Ada berbagai jenis musang mulai dari musang pandan, musang rase, musang bulan, musang Lombok, musang Bali, dan lainnya. 

Musang pandan memiliki wajah yang lucu dan menjadi jenis musang yang paling diminati pencinta hewan. 

Sementara musang bulan memiliki wajah mirip boneka dengan warna dominan hitam dan putih di kepala. 

Kalau musang rase mempunya bentuk dan wajah yang malah lebih mirip kucing dengan ekor cincin.

Ada juga musang akar yang kabarnya menjadi jenis musang yang paling mahal dan bisa ditemukan di Kalimantan atau Jawa. 

3. Memilih Musang yang Masih Kecil 

Musang adalah hewan liar, untuk itu pilihlah musang yang masih berumur 2-3 bulan atau masih kecil. 

Tentunya musang yang masih berusia 2-3 bulan ini akan lebih mudah untuk dijinakkan sejak awal. 

4. Memeriksa Kesehatan Musang 

Pastinya kamu membeli musang dari penjual atau toko hewan, jadi pastikan pemeriksaan kesehatan. 

Periksa kondisi fisik musang mulai dari mata, kaki, dan seluruhnya, apakah ada cacat fisik atau tidak. 

Jangan lupa mengecek nafsu makan musang, jika nafsu makan bagus maka hewan ini tergolong sehat. 

5. Menyiapkan Tempat Tinggal untuk Musang 

Siapkan kandang yang akan menjadi tempat tinggal musang, apalagi hewan ini akan menghabiskan waktu di kandang. 

Pastikan kandang berukuran besar sehingga musang merasa nyaman saat berada di kandang setiap hari. 

Selain itu, berikan alas pada kandang musang agar hewan peliharaan bisa lebih nyaman berada di dalamnya. 

Jangan lupa untuk mengeluarkan musang secara berkala agar dia tidak terus berada di kandang. 

Bersihkan kandang musang secara rutin karena bisa saja ada sisa makanan atau kotoran di dalamnya. 

6. Menyiapkan Tempat Makan dan Minum untuk Musang

Lantaran musang selalu berada di dalam kandang, maka siapkan juga tempat makanan dan minuman. 

Ada kemungkinan tempat makanan atau minuman akan tidak lagi pada tempatnya, tidak ada salah untuk mengikatnya agar tidak jatuh.

7. Mengajak Musang untuk Bermain 

Untuk menjinakkan musang, jangan lupa untuk mengajaknya bermain setiap saat agar ada hubungan antara pemilik dan hewan peliharaan. 

Salah satu caranya adalah memberikan makanan dengan menggunakan tangan seperti halnya kucing. 

Jika hal ini sering dilakukan, maka akan terbentuk hubungan antara pemilik hewan dan juga musang.

Baca juga: 4 Cara Mengusir Musang yang Berkeliaran di Sekitar Rumah

Bagikan:
2592 kali