OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Daftar Harga Bambu Per Batang (Petung, Apus, Wulung, hingga Steger) Terbaru 2023

16 Maret 2023 · 5 min read Author: Nik Nik Fadlah

harga bambu

Ingin menggunakan material bambu untuk bangunan atau furniture? Cek terlebih dahulu daftar harga bambu per batang dalam artikel ini, yuk!

Bambu merupakan salah satu material yang banyak digunakan untuk bangunan.

Biasanya, tanaman dengan batang kokoh ini digunakan untuk membangun rumah.

Tak hanya untuk konstruksi rumah saja, bambu juga bisa dijadikan sebagai bahan utama dalam pembuatan furniture atau anyaman untuk hiasan rumah.

Melihat potensi dan permintaan pasar yang besar, saat ini bambu mudah ditemukan di pasaran dengan harga yang berbeda-beda, bergantung pada jenis dan ukurannya. 

Berikut adalah daftar lengkap harga bambu per batang terbaru. 

Manfaat Bambu

Bambu adalah tanaman yang mudah ditemukan di Indonesia.

Bahkan, jumlah bambu yang ada di Indonesia mencapai 143 jenis.

Tanaman yang dapat tumbuh dengan baik di iklim tropis ini bisa dijadikan sebagai alternatif pengganti kayu.

Tanaman bernama latin bambusoideae ini memiliki masa tumbuh yang lebih cepat.

Kelebihan lainnya, bambu punya ketahanan yang baik terhadap angin dan sangat bagus digunakan sebagai konstruksi bangunan tahan gempa.

Karena kualitasnya tersebut, bambu memiliki banyak manfaat.

Mulai dari bisa dimanfaatkan sebagai perabot rumah, serta bagian daunnya bisa dijadikan sebagai bahan pembungkus makanan dan tanaman obat herbal.

Tak sampai di situ saja, bagian tunas atau rebungnya bisa diolah menjadi makanan.

Sementara, bagian akarnya bisa digunakan sebagai penahan erosi untuk mencegah bencana banjir maupun longsor.

Jenis-Jenis Bambu 

jenis-jenis bambu

Sumber: Gardeningknowhow.com

Sebelum masuk ke dalam pembahasan harga bambu per batang, Property People perlu mengetahui jenis-jenis bambu terlebih dahulu.

Seperti yang sudah dijelaskan, harga bambu bervariasi bergantung pada jenisnya. 

Adapun jenis bambu yang biasanya digunakan untuk konstruksi bangunan yakni:

1. Bambu Andong

Karakteristik utama dari bambu andong yakni memiliki batang berwarna hijau dengan corak garis-garis putih vertikal pada bambu muda.

Panjangnya berkisar antara 17-22 meter dengan diameter pangkal 13,4 cm dan diameter ujung 5,3 cm. 

Seringkali, bambu jenis ini digunakan untuk konstruksi berat. Tapi, perlu proses pengawetan terlebih dahulu. 

2. Bambu Apus

Pada saat masih segar, bambu apus memiliki batang yang berwarna hijau dan krem ketika sudah mengering.

Panjangnya sekitar 11-14 meter dan terdiri dari 29 ruas.

Bambu apus sangat cocok digunakan untuk konstruksi ringan dan bahan pembuatan perabot rumah tangga, anyaman, hingga kandang burung.

3. Bambu Wulung

Bambu wulung memiliki batang yang berwarna hijau ketika masih segar dan batang berwarna kehitaman dan ungu gelap ketika sudah mengering.

Panjang bambu wulung bisa mencapai 12-13 meter, dengan diameter 8-9 cm pada bagian pangkalnya dan 4-5 cm pada bagian ujungnya.

Bambu jenis ini biasanya digunakan sebagai bahan baku utama dari kertas, bahan anyaman, furniture, maupun konstruksi ringan lainnya.

4. Bambu Tutul

Bambu tutul sering digunakan untuk konstruksi ringan, bahan anyaman, hingga pembuatan furniture.

Bambu tutul memiliki panjang sekitar 13 meter dengan diameter bambu 8-9 cm.

Bambu tutul terdiri dari 14 batang dalam satu rumpun.

5. Bambu Ampel

Bambu jenis ampel memiliki panjang sekitar 10-12,3 meter.

Sedangkan, diameternya sekitar 7-8,4 cm pada bagian pangkal dan 2,7-4,4 cm di bagian ujungnya.

Pada bagian permukaan, bambu ampel memiliki ciri khas batang berwarna hijau tanpa adanya garis putih.

Jenis bambu ini sering digunakan sebagai bahan pembuatan perabot rumah dan kerajinan tangan.

6. Bambu Ater atau Jawa

Sama halnya seperti jenis bambu lainnya, bambu ater juga bisa digunakan untuk keperluan pembuatan perabot rumah, kerajinan, hingga konstruksi bangunan.

Untuk panjangnya sendiri, bambu jenis ini berkisar antara 9-10,5 meter dengan diameter pangkal 5,4-8,7 cm dan diameter ujung antara 4,2-6,1 cm.

7. Bambu Petung

Bambu betung atau petung memiliki panjang batang sekitar 14,5-16,5 meter dengan diameter bambu pangkal sekitar 20 cm dan diameter ujungnya sebesar 40-60 cm.

Jika telah melalui proses pengawetan, bambu petung bisa digunakan untuk konstruksi bangunan, bahan pembuatan jembatan, hingga perabot rumah tangga.

Di pasaran, harga bambu petung sangat terjangkau.

Harga Bambu Per Batang 

daftar harga bambu per batang

YouTube/Noal Farm

Nah, berikut adalah daftar harga bambu per batang terbaru dan terlengkap berdasarkan jenis dan ukurannya.

Jenis Bambu Diameter Harga Per Batang
Bambu Apus 1 m
50-60 mm Rp5.500
60-70 mm Rp6.500
70-80 mm Rp7.500
80-90 mm Rp8.500
Bambu Apus 6 m Rp15.000
Bambu Wulung 1 m
50-60 mm Rp6.000
60-70 mm Rp7.000
70-80 mm Rp8.000
80-90 mm Rp9.000
90-100 mm Rp10.000
Bambu Wulung 6 m Rp25.000-Rp35.000
Bambu Tutul 1 m
50-60 mm Rp6.000
60-70 mm Rp7.000
70-80 mm Rp8.000
80-90 mm Rp9.000
Bambu Ater atau Jawa 1 m
70-80 mm Rp7.000
80-90 mm Rp8.000
90-100 mm Rp9.000
100-120 mm Rp10.000
Bambu Ampel 1 m
70-80 mm Rp7.000
80-90 mm Rp8.000
90-100 mm Rp9.000
100-120 mm Rp10.000
Bambu Ampel 6 m Rp15.000-Rp28.000
Bambu Andong 1 m
80-90 mm Rp16.000
90-100 mm Rp18.000
100-120 mm Rp20.000
140-160 mm Rp22.000
Bambu Andong 7 m
50-70 mm Rp15.000
80-90 mm Rp20.000
Bambu Betung 1 m
100-120 mm Rp30.000
120-140 mm Rp33.000
140-160 mm Rp36.000
160-180 mm Rp39.000
Bambu Betung 6 m Rp75.000-Rp175.000
Bambu Betung Hitam 1 m Rp33.000-Rp45.000

***

Itulah daftar harga bambu per batang beserta jenis-jenisnya. 

Baca juga informasi menarik lainnya seputar kabar properti hanya di artikel.rumah123.com.

Kamu juga dapat mengikuti Google News kami agar tak ketinggalan berita terbaru, lo.

Yuk, segera wujudkan keinginan untuk memiliki rumah impian bersama Rumah123.com karena kami selalu #AdaBuatKamu.


Tag: , ,


Nik Nik Fadlah

Content Writer

Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Pasundan yang kini menjadi penulis di Rumah123 dan Berita 99. Memiliki pengalaman menulis di bidang kesehatan, gaya hidup, fashion, teknologi, pendidikan, hingga properti. Hobi membuat digital collage art.
Selengkapnya

IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA