thr dp rumah

Larangan mudik yang dianjurkan pemerintah membuat masyarakat cenderung berdiam diri di rumah. 

Silaturahmi yang awalnya dilakukan dengan bertandang langsung ke rumah, kini digantikan dengan layar ponsel alias virtual. 

Meski tak bisa bertemu secara langsung, hal itu ternyata cenderung membuat pengeluaran silaturahmi jadi lebih hemat. 

Alhasil THR milikmu jadi lebih utuh karena tidak dipakai untuk biaya perjalanan mudik. 

Untuk itu, beberapa orang kerap menggunakan uang THR untuk membayar DP (down payment) rumah impian.

Kamu salah satunya? Eits, ada beberapa tips nih yang harus kamu perhatikan sebelum menggunakan uang THR sebagai DP rumah

Yuk, simak penjelasannya berikut ini:

Analisa Keuanganmu

Jangan gegabah dengan menggunakan semua uang THR untuk membayar DP rumah. 

Pastikan kamu telah menganalisa keuanganmu terlebih dahulu. 

Mulai dari tabungan, deposito, aset, hingga besaran jumlah THR yang kamu terima tahun ini. 

Dengan begitu, kamu bisa mempertimbangkan apakah rumah impianmu lebih baik dibeli secara tunai bertahap atau KPR. 

Jika belum memungkinkan membelinya secara tunai bertahap, KPR bisa jadi pilihan yang tepat untukmu. 

Jika kamu mempunyai tabungan yang cukup, kamu bisa menggunakan sebagian uang THR sebagai pembayaran DP rumah. 

Besaran DP rumah sendiri didasarkan pada peraturan pemerintah yang ditetapkan Bank Indonesia sejak Desember 2019 lalu. 

Uang muka di sektor properti biasanya mulai dari 5%, namun tetap disesuaikan dengan tipe dan harga rumah yang dibeli. 

Pastikan Ketersediaan Dana Darurat

merencanakan dana sebelum membeli rumah cluster

Jangan asal membeli rumah impian dengan KPR ya. 

Pastikan kamu telah memperhitungkan ketersediaan dana darurat yang kamu miliki sehingga kamu masih mempunyai anggaran jika ada sesuatu yang tidak diinginkan terjadi. 

Sebaiknya kamu menyisihkan sebagian uang THR sebagai dana darurat dan jangan gunakan untuk membeli rumah. 

Lunasi Hutang-hutang Konsumtif

Tak hanya menyediakan dana darurat, pastikan kamu juga telah melunasi berbagai hutang konsumtifmu. 

Jangan sampai kamu mengalami kredit macet saat memutuskan untuk mencicil rumah karena harus membayar berbagai hutang konsumtifmu. 

Untuk itu, sebaiknya jangan berhutang untuk hal-hal yang kurang penting saat kamu memutuskan untuk mencicil rumah dengan KPR. 

Pilih KPR yang Menguntungkan

Tips KPR Subsidi

Jika kamu memutuskan untuk memilih program KPR, maka pilihlah bank yang memiliki KPR paling menguntungkan. 

Sesuaikan dengan anggaran dan kondisi keuanganmu sehingga tidak akan membebanimu di masa mendatang. 

Perhatikan pula tenor KPR yang akan kamu ambil, sesuaikan besaran cicilan dengan pendapatan bulananmu. 

Cari Tahu Promo Bank

Beberapa bank biasanya akan menawarkan promo melalui program KPR. 

Pilihlah promo KPR yang biasanya menguntungkan seperti promo KPR Ramadan atau Idul Fitri

Bandingkan bank-bank yang menjadi incaranmu, lalu pilih yang memberikan promo paling menarik. 

Pastikan kamu juga melihat suku bunga serta biaya-biaya lain yang harus dikeluarkan saat membeli rumah. 

Kumpulkan Dana THR untuk Investasi

KPR Syariah Tidak Menggunakan Uang Muka

Jika uang THR masih belum mencukupi untuk membeli rumah, janganlah menyimpan semuanya di dalam tabungan. 

Cobalah untuk menginvestasikannya ke dalam berbagai bisnis usaha. 

Kamu bisa menggunakannya untuk menjual makanan, pakaian, atau bahkan berinvestasi emas. 

Terlebih lagi jika kamu tidak ingin membeli rumah di beberapa tahun mendatang. 

Maka, melakukan investasi bisa jadi salah satu cara untuk menghasilkan dana yang lebih besar lagi. 

Bahkan, bisa jadi kamu tak perlu lagi membeli secara KPR jika investasimu sukses. 

Itulah enam tips penting sebelum menggunakan THR Lebaran untuk DP rumah. 

Semoga membantumu ya!

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk dapatkan artikel menarik lainnya seputar properti. 

Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti Serpong Garden Apartment hanya di www.rumah123.com.

Bagikan:
292 kali