Memelihara ikan bisa memberikan banyak manfaat, terutama untuk kesehatan jiwa. Ikan dipercaya mampu menjernihkan pikiran, menjadi obat stress, hingga mengobati penyakit alzheimer. Bagi pecinta ikan, umumnya ikan yang dipelihara adalah ikan air tawar. Sebab, memelihara ikan jenis ini jauh dari kata merepotkan. Bagaimana dengan ikan hias air laut? 

Memelihara ikan hias air laut memang gampang-gampang susah. Lebih banyak yang harus diperhatikan ketimbang ikan hias air tawar. Namun, bukan berarti kamu tak bisa merawatnya. Jika kamu memilih jenis ikan yang tepat, maka perawatannya juga akan lebih mudah. Apa saja jenis-jenis ikan hias tersebut?

Blue tang

Ikan hias air laut blue tang - Rumah123.com Ikan hias air laut blue tang - Rumah123.com

Kamu pasti pernah mendengar Dory di Finding Nemo kan? Yap, Dory di film tersebut merupakan ikan dengan jenis Blue Tang. Seperti namanya, ikan hias air laut ini memiliki tubuh berwarna biru dengan ekor berwarna kuning dan hitam. Tubuhnya bulat namun ramping, dan menyerupai angka enam. Makanan utamanya ketika berusia anak adalah plankton. Sedangkan ketika dewasa, mereka menjadi omnivora dan memakan plankton serta algae. 

Clown fish

Ikan hias air laut clown fish - Rumah123.com Ikan hias air laut clown fish - Rumah123.com

Jika tadi ada Dory, tentu tidak lupa untuk menyebut si pemeran utama, Nemo! Nemo masuk ke dalam jenis ikan badut atau clown fish. Warna oranye terang dan putih, dengan pola bergaris hitam menyerupai badut, sehingga ia disebut ikan badut. Ikan badut lebih suka tinggal di bawah laut. Untuk merawat ikan ini, kamu hanya perlu terumbu karang di dalam akuarium. 

Angelfish

Angelfish, ikan hias air laut dengan corak unik - Rumah123.com Angelfish, ikan hias air laut dengan corak unik - Rumah123.com

Jangan bingung dulu, angelfish yang satu ini berbeda dengan angelfish yang dikenal sebagai ikan air tawar yang berbentuk seperti layangan. Angelfish ini adalah ikan hias air laut yang memiliki warna wajah lebih cerah dibandingkan tubuhnya. Terdapat corak biru, kuning dan hitam pada wajahnya. Uniknya, ikan angel pada awal masa hidupnya secara seksual berstatus ikan betina, kemudian berubah menjadi jantan setelah mencapai ukuran tertentu. Ikan Angel merupakan ikan yang sangat kuat dan dapat hidup dalam waktu yang lama bila dirawat dengan baik.

Mandarin fish

Ikan hias air laut Mandarin fish, dengan corak seperti batik - Rumah123.com Ikan hias air laut Mandarin fish, dengan corak seperti batik - Rumah123.com

Ikan mandarin atau yang biasa disebut “Naga Cina”, adalah ikan mungil yang yang bercorak cerah dan warna warni, yang masuk dalam familia dragonet. Panjangnya hanya mencapai 6 cm saja. Terdapat garis-garis warna hijau, jingga, dan kuning, dengan warna biru menyelimuti sekujur tubuhnya. Ikan dengan corak seperti batik ini hanya keluar dari karang di pagi dan malam hari untuk mencari makan. 

Firefish

Firefish, ikan hias air laut dengan nama lain Roket Merah - Rumah123.com Firefish, ikan hias air laut dengan nama lain Roket Merah - Rumah123.com

Firefish lebih dikenal dengan nama roket merah di Indonesia. Seperti namanya, ikan satu ini memiliki bentuk memanjang yang semakin runcing di bagian kepala, mirip dengan bentuk roket. Siripnya memiliki warna mencolok. Sifatnya sangat aktif, gesit, dan tidak konfrontatif. Karena sifatnya tersebut, ikan roket merah bisa disatukan dengan ikan lainnya yang bersifat sama di dalam satu akuarium

Lion fish

Ikan hias air laut Lion fish, cantik namun beracun - Rumah123.com Ikan hias air laut Lion fish, cantik namun beracun - Rumah123.com

Selanjutnya, ada ikan hias air laut bernama Lion Fish. Tampilannya sangat memukau karena berbeda dengan ikan-ikan lainnya. Duri pada siripnya akan mengembang ketika ia merasa terancam atau sedang berburu. Inilah yang membuat kecantikannya semakin menonjol. Namun, jangan pernah menyentuh ikan ini. Sebab, terdapat racun berbahaya pada duri di sirip ikan ini. 

Cara merawat akuarium air laut

Itu dia 6 jenis ikan hias air laut yang mudah untuk dirawat dan cocok untuk para pemula. Lalu, bagaimana dengan perawatan akuarium air laut? Berbeda dengan akuarium air tawar, perawatannya cukup rumit. Perhatikan sejumlah hal ini:

- Pastikan temperatur dalam akuarium selalu berada di antara 23 dan 28 derajat Celsius

- Pastikan jumlah garam yang larut dalam air sekitar 34 hingga 37 bagian per 1.000 unit air. Ukur derajat keasinan dengan hidrometer atau refraktometer

- Pastikan air dalam akuarium memiliki tingkat pH yang sesuai

Bagikan:
13556 kali