makanan Idul Adha

Setiap daerah di Indonesia ternyata memiliki makanan Idul Adha yang lezat dan unik, seperti apa sih kuliner khas tersebut, pastinya kamu ingin mencoba.

Tak lengkap rasanya bila merayakan Lebaran Haji tanpa makanan Idul Adha sambil berkumpul bersama keluarga.

Meski Idul Adha 2021 harus dilalui di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM.

Namun bukan berarti makanan khas lebaran haji tidak bisa tersaji di meja makan-mu.

Berbicara soal kuliner, tahukah kamu di sejumlah daerah di Tanah Air punya makanan khas untuk menyambut Hari Raya Idul Adha, lo.

Makanan Khas Idul Adha Berbagai Daerah di Indonesia

Bahkan, beberapa di antaranya jadi menu wajib ketika merayakan Hari Raya Kurban. Nah mau tahu apa saja panganan khas itu?

Melansir dari laman Kompas.com, berikut ini makanan khas Idul Adha di Indonesia.

1. Bolu Berendam (Riau)

makanan Idul Adha

Masyarakat melayu banyak memiliki makanan unik yang disajikan pada momen tertentu saja, misalnya saat Idul Fitri dan Idul Adha.

Salah satunya adalah bolu berendam. Makanan ini konon merupakan penganan para raja kerajaan Indragiri Hulu.

Adapun resep bolu rendam terbuat dari larutan gula yang diberi campuran cengkeh,

kayu manis, dan adas. Kemudian, bolu rendam dicetak dalam loyang kecil dari kuningan.

Hal menarik dari proses pembuatan bolu berendam adanya pantangan yang tidak boleh dilakukan.

Contohnya, sang pembuat yang tidak boleh dalam keadaan datang bulan, dan juga tidak boleh berkata-kata kasar.

2. Kue Maksuba (Palembang, Sumatera Selatan)

makanan Idul Adha

Kue dari Palembang ini jadi ciri khas makanan yang disajikan pada Idul Adha di daerah tersebut.

Maksuba dibuat dalam waktu yang lama, kurang lebih 2-4 jam dipanggang dalam oven.

Adapun bahan-bahan dari kue tradisional Sumatera Selatan ini terbuat dari telur, gula, susu, dan tepung gandum.

Kue maksuba memiliki tekstur yang renyah bila dibanding kue basah lainnya, karena dipanggang selapis demi selapis.

3. Sekubal (Lampung)

makanan Idul Adha

Makanan khas masyarakat Lampung ini biasanya disantap khusus pada hari spesial, seperti Lebaran dan Idul Adha.

Dari bentuknya sekilas sekubal mirip lontong nasi yang dibungkus daun pisang.

Memang benar, makanan ini terbuat dari bahan dasar yang sama yakni ketan dan santan kelapa, tapi berbeda cara pengolahannya.

Sekubal bisa dimakan sebagai sajian manis atau pun gurih. Tergantung dengan makanan pendampingnya.

4. Rabeg (Banten)

makanan Idul Adha

Menu khas warga Banteng di hari Raya Idul Adha ini merupakan hasil alkuturasi masakan timur tengah dengan cita rasa lokal.

Adapun bahan dasar dari Rabeg terbuat dari daging dan jeroan kambing.

Bahan-bahan itu dimasak dengan bumbu berupa tomat, garam, merica bubuk, gula merah, kayu manis, pala, dan kecap manis.

Kabarnya, makanan unik ini berawal dari hidangan khas Kesultanan Banten.

Ketika itu sultan mencicipi masakan serupa di Timur Tengah dan mengadopsinya di Banten.

5. Balanga (Gorontalo)

makanan Idul Adha

Satu lagi makanan hasil alkulturasi budaya Timur Tengah dan Indonesia, yakni Balanga khas Gorontalo.

Balanga merupakan masakan kambing muda yang diolah dengan cara dibakar.

Seiring waktu, sajian ini akhirnya dimasak dengan menggunakan wadah masak yang terbuat dari tanah liat bernama belanga.

Sajian ini punya cita rasa rempah yang kuat dari penggunaan rempah semacam jintan dan kapulaga. Ada juga rasa manis dari penggunaan kecap.

Demikianlah makanan  Idul Adha yang menjadi ciri khas di berbagai daerah di Indonesia.

Sebelumnya, Rumah123.com juga mengulas olahan daging sapi jelang Idul Adha, semoga bisa menjadi inspirasi kamu.

Banyak ragam informasi unik lainnya atau gaya hidup sehat di rumah lainnya, hanya di situs properti Rumah123.com.

Pilihan yang terbaik untuk memiliki apartemen atau ingin berinvestasi properti di Bekasi, Jawa Barat pastinya adalah Mega City Bekasi.

Bagikan:
359 kali